Konten dari Pengguna

2 Khutbah Jumat tentang Menjemput Malam Lailatul Qadar yang Penuh Hikmah

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi khutbah jumat tentang menjemput malam laialtul qadar. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi khutbah jumat tentang menjemput malam laialtul qadar. Foto: Pexels

Di antara berbagai keistimewaan bulan suci Ramadan, terdapat satu malam mulia yang disebut Lailatul Qadar. Malam ini dianggap lebih baik dari seribu bulan, serta memiliki keutamaan lain yang sangat besar menurut ajaran Islam.

Kemuliaan Lailatul Qadar kerap disyiarkan lewat ceramah-ceramah singkat, termasuk khutbah Jumat. Berikut ini beberapa contoh khutbah tentang menjemput malam Lailatul Qadar yang bisa Anda simak untuk meningkatkan takwa.

Khutbah Jumat tentang Menjemput Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi khutbah jumat tentang menjemput malam laialtul qadar. Foto: Pexels

Dihimpun dari buku Khutbah Jumat: Tema-Tema Kontemporer karya Najamuddin Petta Solong dkk serta dari laman Kementerian Agama, berikut beberapa contoh khutbah Jumat tentang menjemput malam Lailatul Qadar.

Khutbah 1

Jamah yang dimuliakan Allah,

Betapa banyak amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan selama bulan Ramadan. Mulai dari memperbanyak ibadah sunnah, sahur, membaca Al-Qur’an, melaksanakan salat Tarawih, hingga berbagai amalan kebaikan lainnya. Salah satu anjuran utama di bulan yang agung ini adalah berusaha meraih malam Lailatul Qadar.

Namun demikian, tidak ada seorang pun yang dapat memastikan kapan malam istimewa tersebut terjadi, apakah pada awal Ramadan, pertengahan, atau di penghujung bulan. Jika diibaratkan, malam Lailatul Qadar seperti permata berharga yang tersimpan di tempat tersembunyi.

Banyak orang menginginkan keberkahan Lailatu Qadar, tetapi hanya dapat memperkirakan kapan malam tersebut datang. Dalam sebuah hadits tentang malam Lailatul Qadar, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ هَذَا الشَّهْرَ قَدْ حَضَرَكُمْ وَفِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَهَا فَقَدْ حُرِمَ الْخَيْرَ كُلَّهُ وَلاَ يُحْرَمُ خَيْرَهَا إِلَّا  مَحْرُومٌ.

Artinya, "Sesungguhnya bulan ini (Ramadhan) telah datang kepada kalian. Di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang terhalangi dari (meraih)nya, sungguh ia telah terhalangi dari semua kebaikan. Dan tidak ada yang terhalangi (darinya), kecuali orang yang memang terhalangi dari kebaikan.” (HR Ibnu Majah)

Walaupun kepastian waktu terjadinya malam Lailatul Qadar tidak diketahui, sebagian ulama menyebutkan bahwa malam tersebut dapat dikenali melalui beberapa tanda atau gejala alam. Tanda-tanda tersebut disebutkan dalam sejumlah hadits Nabi.

Di antaranya, pada pagi hari setelahnya sinar matahari tidak terlalu terik dan suasana terasa sejuk. Selain itu, malamnya digambarkan terasa tenang, langit tampak cerah, udara tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin.

Dalam hadits lain Rasulullah juga bersabda,

لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيْفَةٌ حَمْرَاءُ

Artinya, “Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan tampak kemerah-merahan.” (HR Ath-Thayalisi dan Al Baihaqi)

Namun demikian, tanda-tanda tersebut tidak dapat dijadikan kepastian untuk menentukan kapan datangnya malam Lailatul Qadar. Yang dapat dilakukan adalah memperbanyak ibadah selama bulan Ramadan dengan harapan dapat meraih malam yang penuh kemuliaan tersebut.

Demikian khutbah singkat ini disampaikan. Semoga pada Ramadan tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk meraih malam yang lebih baik dari seribu bulan. Aamiin.

Khutbah 2

Kaum muslimin jamaah salat Jumat yang dimuliakan Allah

Setiap tahun, khususnya pada bulan suci Ramadan, umat Islam memiliki sebuah malam yang sangat istimewa, yaitu malam Lailatul Qadar. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana firman Allah SWT:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya: "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)

Makna dari ayat tersebut menunjukkan bahwa amal ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar, seperti salat malam, doa, serta ibadah lainnya, memiliki nilai yang lebih baik daripada amalan yang dilakukan selama seribu bulan.

Keutamaan lainnya dari malam Lailatul Qadar adalah menjadi malam pengampunan dosa bagi orang-orang yang menghidupkannya dengan ibadah. Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari).

Selain itu, Lailatul Qadar juga merupakan malam yang penuh keberkahan karena pada malam tersebut Al-Qur’an diturunkan. Pada malam ini pula para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan.

Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT:

تَنَزَّلُ الْمَلَئِكَةُ وَالْرُّوحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِهِّمْ مِّنْ كُلِّ أَمْرٍ

Artinya: "Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan." (QS. Al-Qadr: 4)

Dengan adanya malam Lailatul Qadar ini, sudah sepatutnya umat Islam meningkatkan ketakwaan serta memperbanyak amalan ibadah selama bulan Ramadan.

Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Baca Juga: 4 Puisi tentang Malam Lailatul Qadar yang Menyentuh Hati

Menjelang Lebaran, tradisi mudik kembali menjadi perjalanan yang penuh makna untuk pulang dan berkumpul bersama keluarga. Melalui semangat #KebaikanBersama, kumparan menghadirkan beragam informasi seputar mudik, dari kondisi rute perjalanan, tips mudik, hingga rekomendasi kuliner khas daerah.

Temukan info selengkapnya di kum.pr/mudik2026

(SA)