Konten dari Pengguna

4 Perbedaan SNBP dan SNBT yang Perlu Dipahami Sebelum Mendaftar

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siswa kelas 12 sedang memahami SNBP dan SNBT. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siswa kelas 12 sedang memahami SNBP dan SNBT. Foto: Unsplash

Calon mahasiswa yang berencana masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), penting untuk memahami perbedaan antara SNBP dan SNBT. Dengan begitu, mereka akan lebih mudah memilih jalur masuk kuliah yang sesuai dengan keinginan.

SNBP dan SNBT adalah dua jalur seleksi dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) ke perguruan tinggi negeri yang harus diikuti oleh siswa kelas XII. Untuk memahami perbedaan keduanya, simak penjelasan berikut ini.

Apa itu SNBP dan SNBT?

Ilustrasi apa itu yang dimaksud dengan SNBP dan SNBT? Foto: Unsplash

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2022, ada tiga jalur masuk PTN, yaitu SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri. SNBP dan SNBT dikelola oleh Panitia SNPMB, sedangkan Seleksi Mandiri dikelola oleh masing-masing PTN.

Dikutip dari laman uny.ac.id, SNBP atau Seleksi Nasional Berbasis Prestasi merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik, meliputi nilai rapor serta portofolio akademik dan non-akademik siswa.

Berbeda dengan SNBP, Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang penilaiannya dilakukan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), ditambah dengan kriteria lain sesuai ketentuan dari PTN Akademik.

Perbedaan SNBP dan SNBT

Ilustrasi perbedaan antara SNBP dan SNBT. Foto: Unsplash

Meskipun mirip, SNBP dan SNBT memiliki perbedaan yang signifikan. Dengan memahami perbedaan yang ada, Anda dapat lebih mudah untuk menentukan jalur mana yang paling sesuai dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

Dikutip dari laman Telkom University dan Universitas Multimedia Nusantara, berikut adalah beberapa perbedaan utama antara SNBP dan SNBT dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

1. Sistem Seleksi

Perbedaan pertama antara SNBP dan SNBT terletak pada sistem seleksinya. SNBP menggunakan nilai raport dan prestasi, sementara dalam SNBT dilakukan tes masuk yang jadwalnya telah ditentukan oleh Panitia SNPMB. Adapun mekanisme dari seleksi SNBP dan SNBT sebagai berikut:

SNBP

  • Sekolah mengajukan daftar siswa yang memenuhi syarat ke SNPMB.

  • SNPMB kemudian melakukan penilaian berdasarkan Indeks Prestasi Sekolah (IPS), nilai rapor, dan prestasi akademik lainnya.

  • Pengumuman kelulusan disampaikan oleh SNPMB.

SNBT

  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SNPMB.

  • Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang meliputi Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

  • Penilaian dilakukan berdasarkan hasil UTBK, dan pengumuman kelulusan diumumkan oleh SNPMB.

2. Kriteria Peserta

Peserta SNBP adalah siswa kelas 12 dari SMA/MA/SMK yang memenuhi syarat sebagai siswa eligible. Sedangkan peserta SNBT dapat diikuti oleh siswa kelas 12 dan siswa yang telah lulus dalam tiga tahun terakhir. Berikut kriteria lengkapnya:

SNBP

  • Peserta direkomendasikan oleh sekolah berdasarkan prestasi akademik dan nilai rapor.

  • Memiliki nilai rapor yang baik selama 6 semester terakhir.

  • Harus memenuhi persyaratan khusus yang ditetapkan oleh PTN pilihan.

SNBT

  • Peserta adalah lulusan SMA/SMK/sederajat atau Paket C dan siswa yang lulus dalam kurun tiga tahun terakhir.

  • Tidak pernah mengikuti SNMPTN atau UTBK-SBMPTN tahun sebelumnya.

  • Harus memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan oleh SNPMB.

3. Daya Tampung

SNBP dan SNBT juga menyediakan daya tampung yang berbeda. Jalur SNBP memiliki kuota yang lebih kecil dibandingkan dengan SNBT. Pada SNBP, perguruan tinggi hanya menyediakan 20 persen dari total daya tampung untuk calon mahasiswa.

Sebaliknya, SNBT menawarkan kuota yang lebih besar, yaitu 40 persen dari daya tampung perguruan tinggi untuk calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Selain itu, untuk PTN Badan Hukum (PTN-BH), kuota SNBT yang disediakan minimal sebesar 30 persen.

4. Biaya Pendaftaran

Perbedaan paling mendasar antara SNBP dan SNBT selanjutnya adalah biaya pendaftaran. Peserta SNBT dikenakan biaya sebesar Rp 200.000, sementara pendaftaran SNBP tidak dipungut biaya.

Namun, siswa yang mendaftar SNBT dan berasal dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan fasilitas biaya gratis melalui Program KIP Kuliah yang dapat diakses di kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Baca juga: Apakah Gap Year Bisa Ikut SNBT 2025? Ini Syarat dan Ketentuannya

(RK)