Konten dari Pengguna

5 Ciri Suami yang Baik Menurut Islam beserta Dalil Al-Qurannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri suami yang baik dalam Islam dan Al-Quran. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri suami yang baik dalam Islam dan Al-Quran. Foto: Unsplash

Menjadi suami yang baik dalam rumah tangga merupakan keharusan bagi setiap laki-laki. Untuk mewujudkan hal tersebut, seorang suami harus selalu berusaha memenuhi kewajibannya terhadap sang istri.

Penggambaran terkait sosok suami yang baik menurut Islam sebenarnya juga telah disampaikan dalam Al-Quran maupun sunnah, salah satunya adalah ayat berikut.

وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِسْمَاعِيلَ إِنَّهُ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُولًا نَّبِيًّا وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِسْمَاعِيلَ إِنَّهُ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ

Artinya: “Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam al-Qur’an. Sesungguhnya dia adalah seorang yang benar janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi. Dan dia (selalu) memerintahkan kepada keluarganya untuk (menunaikan) shalat dan (membayar) zakat, dan dia adalah seorang yang di ridhoi di sisi Allah.” (QS Maryam: 54-55).

Mengacu pada ayat di atas, potret kepala keluarga sekaligus suami yang baik menurut Islam dicontohkan oleh Nabi Ismail. Beliau senantiasa membimbing dan memotivasi keluarganya untuk selalu taat kepada Allah.

Baca Juga: Hak Istri Terhadap Gaji Suami dalam Islam, Seperti Apa?

Ciri-Ciri Suami yang Baik Menurut Islam

Ilustrasi ciri-ciri suami yang baik dalam Islam. Foto: Pexels

Selain apa yang tercantum dalam surat Maryam ayat 54-55, seorang suami yang baik menurut Islam juga dapat dilihat dari beberapa ciri lain. Dihimpun dari buku Panduan Lengkap Muamalah karya Muhammad Al-Baqir, berikut adalah ciri-ciri yang dimaksud.

1. Bertanggung jawab dalam memberi nafkah

Suami yang baik menurut Islam adalah mereka yang selalu memenuhi kewajibannya untuk memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya. Hal ini sejalan dengan perintah Allah SWT yang tercantum dalam ayat berikut.

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ ۗ

Artinya: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS an-Nisaa: 34).

2. Saleh dan taat beribadah

Ciri lain dari seorang suami yang baik dalam Islam adalah saleh dan taat beribadah. Suami yang memiliki ketakwaan tinggi kepada Allah SWT tentu mampu menjaga dirinya sendiri dari segala hal yang berada di luar syariat.

Tidak hanya itu, suami yang taat beribadah juga akan membimbing keluarganya menuju jalan yang diridhai Allah. Dalam surat tath-Thalaaq ayat 4, Allah SWT berfirman:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً

Artinya: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) urusannya.” (QS. ath-Thalaaq:4).

3. Berperilaku baik dan sabar

Suami yang baik harus mampu memaklumi kekurangan yang dimiliki istrinya. Ia juga harus bersabar dan tidak berhenti membimbing sang istri ke arah yang lebih baik.

Dalam pergaulan sehari-hari, seorang suami juga harus memperlakukan istri dengan cara yang baik dan tidak menyakiti sebagaimana tercantum dalam surat An-Nisa ayat 19 berikut.

وَعَاشِرُوْهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ ۚ فَاِنْ كَرِهْتُمُوْهُنَّ فَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّيَجْعَلَ اللّٰهُ فِيْهِ خَيْرًا كَثِيْرًا

Artinya: “Dan bergaulah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (QS an-Nisaa: 19)

4. Selalu membimbing istri dan anaknya dalam hal agama

Ciri lain dari suami yang baik menurut Islam adalah selalu membimbing keluarganya untuk menjalankan perintah agama. Hal ini dilakukan semata-mata untuk melindungi keluarga dari api neraka sebagaimana firman Allah dalam ayat berikut.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (QS at-Tahriim:6)

5. Selalu mendoakan kebaikan bagi istri dan anaknya

Selain berusaha untuk membimbing dan mengajarkan, suami yang baik juga akan senantiasa mendoakan kebaikan bagi keluarganya. Doa yang dipanjatkan merupakan harapan agar istri dan anak-anaknya selalu dilindungi oleh Allah SWT. Dalam surat Al-Furqaan ayat 74, Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا

Artinya: “Dan orang-orang yang berkata: “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam (panutan) bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS al-Furqaan: 74).

Baca Juga: Hak Istri Terhadap Suami dalam Ajaran Islam

(AAA)

Frequently Asked Question Section

Apa tugas dan kewajiban seorang suami dalam rumah tangga?
chevron-down

Menurut surat An-Nisa ayat 34, salah satu kewajiban seorang suami yang baik dalam Islam adalah memberikan nafkah.

Apa ayat Al-Quran yang memerintahkan untuk menggauli istri dengan baik?
chevron-down

Surat An-Nisa ayat 19 yang berbunyi: “Dan bergaulah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

Surat apa yang membahas kewajiban untuk melindungi keluarga dari api neraka?
chevron-down

Surat at-Tahrim ayat 6 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.”