5 Penyebab Kucing Belekan dan Cara Mengatasinya

Berita Hari Ini
Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
3 Januari 2023 11:54 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi kucing belekan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing belekan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kucing belekan merupakan salah satu kondisi yang harus diperhatikan secara khusus oleh pemilik anabul. Meski sebetulnya wajar, belek pada kucing rupanya bisa mengindikasikan berbagai masalah kesehatan.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman Maddie's Fund, belekan pada kucing umumnya berupa cairan bening dan encer. Saat sedang belekan, kucing biasanya menggosok-gosokkan wajahnya karena merasa tidak nyaman.
Jika kucing masih nafsu makan, energi yang normal, serta tidak menunjukkan gejala penyakit lainnya, tidak apa-apa untuk memantaunya selama beberapa hari sembari membersihkan beleknya tiap muncul.
Namun, jika dalam beberapa hari jumlah kotoran mata tersebut meningkat serta berubah warna jadi kekuningan/kehijauan dan konsistensinya semakin kental, tandanya kesehatan kucing Anda sedang terganggu.
Lantas, apa sebenarnya penyebab kucing belekan dan bagaimana cara mengatasinya? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.

Penyebab Kucing Belekan

Ilustrasi kucing ramah. Foto: Shutterstock
Kucing memiliki mata yang jernih dan cerah. Dijelaskan dalam laman Pets WebMD, itu merupakan salah satu ciri-ciri kucing yang sehat. Sebaliknya, jika mata kucing belekan hingga mengganggu kenyamanannya, artinya hewan berkaki empat tersebut tengah sakit.
ADVERTISEMENT
Seperti yang disebutkan, penyebab kucing belekan beragam, dari penyakit biasa sampai yang serius. Berikut beberapa penyebab yang umum terjadi:

1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Kondisi ini bisa disebabkan oleh masuknya virus seperti feline calicivirus, penyakit pernapasan menular, pneumonitis atau rhinotracheitis (herpesvirus), bakteri, dan protozoa.
Gejalanya sendiri bisa ringan atau berkembang menjadi sesuatu yang lebih serius, misalnya keluarnya belek atau cairan mata seperti nanah yang lengket.
Perawatan khusus dapat dilakukan tergantung penyebab serta seberapa seriusnya infeksi tersebut. Untuk penanganan awal, Anda dapat mengatasinya dengan obat mata, antibiotik, atau dekongestan. Jika tak kunjung membaik, segera bawa kucing ke vet atau dokter hewan.

2. Konjungtivitis (Mata Merah)

Konjungtivitis adalah peradangan pada lapisan merah muda di sekitar mata kucing. Kondisi ini dapat menyebabkan mata kucing terlihat merah dan bengkak, lebih sensitif terhadap cahaya, dan mengeluarkan lendir bening, berair, atau kental.
ADVERTISEMENT
Selain belekan, konjungtivitis juga bisa diiringi dengan demam, diare, dan sesak napas. Meski jarang terjadi, infeksi seperti ini dapat berpotensi fatal jika tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Konjungtivitis yang disebabkan debu, gulma, atau iritan lain dapat diobati dengan salep steroid. Jika kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri, salep antibiotik lebih direkomendasikan.

3. Gangguan Kornea

Ilustrasi mengadopsi kucing jalanan. Foto: Shutter Stock
Kornea merupakan permukaan berbentuk kubah yang menutupi bagian depan mata kucing. Apabila salah satu bagian mata yang terpenting ini meradang atau terluka, produksi air mata akan meningkat drastis dan memicu munculnya belek.
Perawatannya sendiri tergantung seberapa parah kondisinya, mulai dari menjaga kebersihan mata kucing, menggunakan salep atau tetes mata antibiotik, sampai operasi atau pembedahan.
ADVERTISEMENT

4. Uveitis

Uveitis adalah peradangan lapisan tengah mata (uvea) yang disebabkan oleh trauma, kanker, ataupun infeksi lainnya. Kondisi ini ditandai dengan beberapa gejala, salah satunya munculnya belek pada kucing secara berlebihan.
Salep dan obat tetes mata dapat digunakan untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit pada mata kucing. Untuk mendapat perawatan lebih lanjut, Anda dapat membawa kucing kesayangan ke dokter tepercaya.

5. Mata Kering

Kurangnya produksi air mata dapat mengakibatkan mata kering dan bisa berujung pada peradangan kornea. Akibatnya, cairan mata yang kuning dan lengket mungkin akan keluar dalam jumlah berlebih sehingga mengganggu kenyamanan kucing.
Perawatan mata kering dapat berupa obat tetes mata, salep, atau antibiotik. Sedangkan untuk membersihkan mata kucing yang belekan bisa menggunakan kapas yang dibasahi air hangat.
ADVERTISEMENT
(ADS)