Apa Saja Komponen Utama dalam Kurikulum? Ini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kurikulum merupakan suatu sistem yang dirancang untuk memastikan proses pendidikan berjalan secara terarah. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan berbagai komponen kurikulum yang saling berkaitan dan bekerja secara terpadu dalam setiap proses pembelajaran.
Dengan adanya komponen-komponen tersebut, penyelenggaraan pendidikan memiliki pedoman yang jelas. Komponen ini mengatur tujuan pembelajaran, materi yang diajarkan, metode pembelajaran, hingga sistem penilaian sehingga pelaksanaan pendidikan memiliki standar dan hasil yang terukur.
Lantas, apa saja komponen utama dalam kurikulum yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan? Simak penjelasan lengkap mengenai setiap komponen beserta fungsinya di bawah ini.
Apa Saja Komponen Utama dalam Kurikulum?
Dikutip dari laman Kemendiktisaintek, kurikulum merupakan sebuah sistem yang terdiri atas empat komponen utama, yaitu komponen tujuan, komponen isi atau materi, komponen metode atau strategi, serta komponen evaluasi. Keempat komponen tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Setiap komponen memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling mendukung agar proses pembelajaran berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan. Apabila salah satu komponen tidak berjalan dengan baik atau tidak selaras dengan komponen lainnya, maka pelaksanaan kurikulum juga akan kurang optimal. Berikut penjelasan masing-masing komponennya.
1. Komponen Tujuan
Komponen tujuan berkaitan dengan arah atau hasil yang ingin dicapai melalui proses pendidikan. Tujuan pendidikan disusun secara bertingkat, mulai dari tujuan yang bersifat umum hingga tujuan yang lebih spesifik dan dapat diukur dalam bentuk kompetensi.
Secara umum, tujuan pendidikan dibedakan menjadi empat, yaitu:
Tujuan Pendidikan Nasional (TPN): Arah umum penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.
Tujuan Institusional (TI): Tujuan yang ingin dicapai oleh setiap jenjang atau satuan pendidikan.
Tujuan Kurikuler (TK): Tujuan yang ditetapkan dalam setiap mata pelajaran atau bidang studi.
Tujuan Instruksional atau Tujuan Pembelajaran (TP): Tujuan yang harus dicapai peserta didik dalam setiap kegiatan pembelajaran.
2. Komponen Isi atau Materi Pelajaran
Komponen isi atau materi mencakup seluruh pengalaman belajar dan bahan ajar yang dirancang untuk membantu peserta didik mencapai tujuan pendidikan. Materi tersebut disusun secara sistematis agar sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan peserta didik.
Secara umum, isi kurikulum dikelompokkan menjadi tiga aspek, yaitu:
Logika: Pengetahuan yang berkaitan dengan konsep benar dan salah berdasarkan kaidah keilmuan.
Etika: Pengetahuan yang membahas nilai, moral, serta perilaku baik dan buruk.
Estetika: Pengetahuan yang berkaitan dengan keindahan, seni, dan apresiasi terhadap karya.
3. Komponen Metode atau Strategi
Metode atau strategi merupakan komponen yang mengatur cara pelaksanaan pembelajaran agar tujuan kurikulum dapat tercapai. Komponen ini memegang peranan penting karena menjadi jembatan antara tujuan yang telah ditetapkan dengan proses belajar yang berlangsung di kelas.
Tujuan kurikulum yang baik tidak akan tercapai tanpa strategi pembelajaran yang tepat. Oleh karena itu, guru perlu memilih metode, pendekatan, dan teknik pembelajaran yang sesuai agar peserta didik dapat memperoleh hasil belajar secara optimal.
4. Komponen Evaluasi
Komponen evaluasi berfungsi untuk mengukur sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai. Melalui evaluasi, pendidik dapat mengetahui efektivitas proses pembelajaran sekaligus menilai keberhasilan pelaksanaan kurikulum.
Selain mengukur hasil belajar peserta didik, evaluasi juga menjadi bahan umpan balik untuk memperbaiki strategi pembelajaran, materi, maupun pelaksanaan kurikulum. Dengan demikian, proses pendidikan dapat terus ditingkatkan agar semakin efektif.
Baca Juga: Pengertian dan Tujuan Kurikulum Merdeka
(ANB)
