Berapa Gaji Mitra BPS? Ini Kisaran Nominalnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjelang sensus dan survei nasional tahun 2026, rekrutmen Mitra Statistik BPS kembali menarik perhatian publik. Rekrutmen ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk ikut serta dalam proses pendataan dan pengolahan informasi yang mendukung laporan nasional.
Nantinya, para mitra akan menjalankan tugas seperti pencacahan lapangan, pengumpulan data, dan penginputan hasil survei secara digital. Selain menambah pengalaman, minat masyarakat juga muncul karena peluang insentif yang ditawarkan cukup kompetitif.
Nilai honor umumnya disesuaikan dengan wilayah penugasan dan jenis pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mitra. Lantas, berapa kisaran gaji yang diterima para mitra BPS? Berikut penjelasan lengkap yang dapat menjadi acuan.
Perkiraan Gaji Mitra BPS
Dikutip dari laman BPS, Mitra Statistik bukanlah pegawai tetap seperti PNS atau PPPK. Mereka direkrut berdasarkan kontrak untuk membantu proses pengumpulan data penting, mulai dari penyebaran hingga pengumpulan kuesioner yang menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan negara.
Peran para mitra sangat krusial dalam memastikan kegiatan sensus dan survei berjalan lancar. Tanpa dukungan mereka di lapangan, proses pencacahan sulit mencapai hasil yang akurat dan tepat waktu.
Terkait skema gaji, BPS tidak merilis rincian resmi mengenai besaran honor bagi para mitra. Nilainya dapat berbeda di tiap daerah bergantung pada kebijakan kantor BPS setempat.
Setiap kantor BPS di tingkat kabupaten, kota, atau provinsi memiliki kewenangan menentukan honor sesuai dengan kompleksitas kegiatan pendataan. Selain itu, honor juga dipengaruhi oleh Indeks Harga Kemahalan (IHK) di tiap daerah, sehingga nilai yang diterima mitra tidak seragam.
Mengutip laman BPS Kabupaten Kapuas, honor untuk kegiatan berskala besar seperti sensus atau pendataan door to door umumnya menggunakan sistem orang per bulan (O-B). Skema ini merupakan bentuk perjanjian kerja yang menetapkan bahwa pembayaran dilakukan per bulan dan disesuaikan dengan target yang telah disepakati.
Adapun berdasarkan penjelasan dari kanal YouTube Uzma Ulya, terdapat gambaran honor yang pernah diterapkan pada sejumlah kegiatan besar BPS.
Contohnya, pada Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022, Petugas Pendata Lapangan (PPL) menerima kurang lebih 3,9 juta rupiah, Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) memperoleh 4,2 juta rupiah, dan mitra pengolahan menerima 3 juta rupiah.
Sementara itu, pada Sensus Pertanian 2023, honor PPL berada di kisaran 3,8 juta rupiah, PML mendapatkan 4 juta rupiah, dan mitra pengolahan berada pada angka 3 juta rupiah.
Di periode selanjutnya, pada Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024, honor mitra pendataan tercatat di atas 4 juta rupiah, sedangkan mitra pengolahan berada di atas 3 juta rupiah.
Secara umum, baik petugas pendataan maupun pengolahan wajib mencapai target yang ditetapkan untuk mendapatkan honor penuh. Apabila kegiatan berjalan selama dua bulan dan target pada bulan pertama tercapai, mitra dapat melanjutkan kontrak ke bulan berikutnya dengan honor yang sama. Namun, jika target tidak terpenuhi, kontrak umumnya tidak diperpanjang.
Baca Juga: Apa Saja Kegiatan Petugas Pendataan Lapangan? Ini Penjelasannya
(ANB)
