Konten dari Pengguna

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kerang? Ini Penjelasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjelasan bolehkah ibu hamil makan kerang. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjelasan bolehkah ibu hamil makan kerang. Sumber: Pexels

Saat hamil, seorang perempuan harus berhati-hati saat mengonsumsi beberapa jenis makanan laut. Mengetahui bolehkah ibu hamil makan kerang menjadi penting untuk menghindari racun yang membahayakan janin.

Selama kehamilan, sistem kekebalan tubuh berkurang secara signifikan. Ibu hamil rentan terkena bakteri dari makanan terutama dari sajian laut yang terkontaminasi.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Kerang?

Ilustrasi penjelasan bolehkah ibu hamil makan kerang. Sumber: Pexels

Kerang adalah makanan laut yang kaya nutrisi tapi juga mudah terkontaminasi. Pada laman Healthline dituliskan bahwa ibu hamil yang berada pada trimester pertama dan kedua harus menghindari konsumsi kerang.

Pada awal kehamilan, ibu hamil lebih sensitif terhadap bau amis dari kerang. Selain itu, konsumsi kerang dapat memantik rasa mual yang tidak nyaman.

Namun, kerang bisa kembali dikonsumsi saat ibu hamil menginjak trimester ketiga. Bahkan, kerang bisa dimasukkan ke dalam daftar menu diet sehat dan seimbang yang dikonsumsi ibu hamil.

Baca Juga: 6 Manfaat Strawberry untuk Ibu Hamil

Penting untuk diketahui, kerang yang dikonsumsi oleh ibu hamil harus segar dan siap masak. Saat mengolah kerang, pastikan bahan makanan ini dimasak sampai matang sepenuhnya.

Ibu hamil harus menghindari konsumsi kerang di tempat makan atau restoran dengan kualitas kebersihan rendah. Jika ingin mengonsumsi kerang tanpa harus masak, lebih baik pesan dari restoran yang sudah terjamin kebersihan dan kualitas produknya.

Cara Memasak Kerang yang Aman untuk Ibu Hamil

Ilustrasi olahan kerang. Foto: Atsushi Hirao/Shutterstock

Kerang mentah mengandung beberapa jenis bakter yang berbahaya jika sampai masuk ke tubuh. Maka, ibu hamil harus memasak kerang dengan cara yang benar agar semua bakteri yang terkandung di dalamnya mati.

Penting untuk diingat, ibu hamil wajib mengenakan sarung tangan saat menyentuh kerang mentah di dapur. Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memasak kerang hingga matang sepenuhnya:

  • Beli kerang segar di supermarket yang terjamin kualitas produknya. Kerang dianggap segar bila cangkangnya tertutup sepenuhnya. Jika ada kerang dengan cangkang terbuka, coba ketuk hingga tertutup.

  • Saat hendak memasak, periksa kembali kerang yang dibeli. Ibu hamil harus membuang kerang dengan cangkang terbuka, retak, atau pecah karena memiliki kualitas yang kurang baik.

  • Kerang harus berbau seperti lautan dan makanan laut pada umumnya. Jika kerang berbau busuk, segeralah buang karena kualitasnya bisa jadi kurang baik.

  • Ibu hamil bisa merebus kerang setidaknya selama 5-7 menit dengan panci tertutup untuk memastikannya kerang terendam sepenuhnya. Masak hingga cangkang terbuka. Jika ada cangkang yang tidak terbuka, segera buang kerangnya.

  • Saat merebus, pastikan kerang dimasak dengan suhu yang tepat yaitu 145°F atau 62,8°C.

  • Jika tidak ada kerang segar di supermarket, ibu hamil bisa membeli kerang yang dijual dengan keadaan beku karena lebih aman dibandingkan kerang yang dijual di pasar.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Mangga untuk Ibu Hamil

(ALS)

Frequently Asked Question Section

Kapan kerang bisa dikonsumsi oleh ibu hamil?

chevron-down

Kerang bisa kembali dikonsumsi saat ibu hamil menginjak trimester ketiga.

Berapa suhu yang tepat untuk merebus kerang?

chevron-down

Saat merebus, pastikan kerang dimasak dengan suhu yang tepat yaitu 145°F atau 62,8°C.

Bolehkah menyentuh kerang mentah dengan tangan?

chevron-down

Sarung tangan harus digunakan saat menyentuh kerang mentah di dapur untuk menjaga kebersihannya.