Cara Membuat Pupuk Kompos dari Daun Kering yang Mudah Dilakukan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Halaman rumah yang dipenuhi daun kering membuatnya tidak enak dipandang. Namun, keberadaan daun kering justru bisa menjadi berkah jika Anda merupakan pecinta tanaman. Sebab, Anda bisa mencari tahu cara membuat pupuk kompos dari daun kering tersebut.
Mengutip Membuat Pupuk Kompos Cair susunan Sukamto Hadisuwito, kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang sudah digunakan sejak lama. Pupuk kompos terdiri dari bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi mikroorganisme atau bakteri pembusuk.
Selain daun kering, bahan organik yang dibutuhkan untuk membuat pupuk kompos adalah jerami, rumput, sisa ranting atau dahan, kotoran hewan. Semua bahan organik tersebut akan mengalami pelapukan yang diakibatkan oleh mikroorganisme yang tumbuh subur di lingkungan lembab dan basah.
Merujuk pada laman DLH Palangkaraya, sisa limbah rumah tangga seperti kulit telur, ampas kopi, kotoran hewan (ayam/kambing/sapi) juga bisa ditambahkan dalam pembuatan pupuk kompos.
Agar lebih paham, berikut adalah cara membuat pupuk kompos dari daun kering dan bahan rumah tangga lainnya.
Baca juga: Satgassus Polri Cek Kualitas Pupuk Subsidi di 6 Daerah, Apa Hasilnya?
Cara Membuat Pupuk Kompos dari Daun
1. Alat dan Bahan
Wadah untuk menyimpan pupuk kompos.
Siapkan wadah seperti ember besar atau tong beserta penutupnya.
Sampah rumah tangga seperti dedaunan, potongan sayur (mentah), kulit buah, kulit telur, dan sebagainya.
Tanah.
Air secukupnya.
Sekam atau arang (optional)
Kapur pupuk Cairan EM4.
2. Cara Membuat Pupuk Kompos
Masukkan tanah ke dalam ember atau tong hingga dasarnya tertutup.
Masukkan sampah organik yang telah dipotong kecil ke dalam tong.
Tutup dengan tanah kembali dengan ketebalan yang tidak terlalu tinggi.
Siram dengan air di permukaan tanahnya secukupnya saja.
Masukkan arang sekam di atas lapisan tanah serta taburi dengan kapur pertanian. Jika tidak ada, arang tidak perlu digunakan.
Siram kembali dengan air campuran EM4.
Tutup lagi dengan lapisan tanah.
Tutup wadah tong rapat-rapat.
Simpan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari hingga 3 pekan.
Jika bentuknya sudah menjadi seperti tanah gembur, pupuk kompos siap digunakan.
Pastikan bahan organik pembuat pupuk kompos tidak bercampur dengan plastik, kaca, aluminium, kaleng, botol, dan kertas aluminium foil. Ketika masa pengomposan dilakukan, pastikan tong tidak kemasukan atau terendam air hujan.
Baca juga: Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Subsidi Aman
Sampah yang Tidak Bisa Dijadikan Pupuk Kompos
Meskipun dibuat dari sampah atau limbah rumah tangga, namun bukan berarti semua jenis sampah dapat dijadikan bahan untuk membuat pupuk organik. Ada beberapa sampah daur ulang rumah tangga yang tak bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos, antara lain:
Tumbuhan yang terkena penyakit
Kertas kado metalik
Boks minuman yang dilapisi bahan metal
Kaca, besi, alumunium
Boks kardus makanan bertekstur greasy (seperti boks pizza)
Plastik
Kaleng bekas makanan/minuman
Botol bekas
Frequently Asked Question Section
Apa itu kompos?

Apa itu kompos?
Kompos adalah bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi mikroorganisme atau bakteri pembusuk dalam bahan organik tersebut.
Apa saja alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat pupuk kompos?

Apa saja alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat pupuk kompos?
Siapkan wadah seperti ember besar atau tong beserta penutupnya, sampah rumah tangga, tanah serta air secukupnya, sekam atau arang (optional), dan kapur pupuk cairan EM4.
(ANS)
