Cara Taubat dari Dosa Zina dengan Melaksanakan Sholat Taubatan Nasuha

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zina adalah salah satu perbuatan dosa besar yang paling dibenci Allah SWT dan wajib dijauhi oleh umat Islam. Umumnya, apabila seseorang yang berbuat dosa besar tersebut ingin sekali bertaubat dan mendapat ampunan dari Allah SWT, ia harus melakukan taubat nasuha.
Sebagaimana telah dijelaskan oleh Muhammad Nasrullah dalam buku Ibadah-Ibadah Paling Terhormat Bagi pelaku Maksiat, taubat nasuha merupakan sebuah kewajiban yang tidak bisa ditunda. Seorang Muslim yang ingin bertaubat harus melakukan taubat nasuha ini dengan sungguh-sungguh atas dosa yang sudah dilakukan, baik besar maupun kecil.
Dalam hatinya juga wajib diliputi rasa penyesalan yang begitu dalam karena telah melakukan perbuatan maksiat tersebut. Seseorang dianggap sudah benar-benar bertaubat jika ia berjanji dengan sepenuh hati untuk tidak mengulangi segala dosa dan kemaksiatan yang pernah diperbuat.
Taubat ini tentunya harus diiringi dengan menunaikan sholat taubat nasuha. Sholat sunnah ini dimaksudkan sebagai media penyampaian doa dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa yang telah dilakukannya.
Dengan cara ini, hati pelaku taubat nasuha akan semakin dekat dengan Allah SWT. Kedekatan ini sendiri akan mendatangkan rahmat dan petunjuk menuju jalan yang lurus dari Allah. Dengan demikian, ia akan terlindung dari perbuatan-perbuatan maksiat yang dilarang oleh-Nya.
Lantas, bagaimana tata cara sholat taubat nasuha? Sebelum membahasnya, mari simak waktu pelaksanaan sholat taubat nasuha terlebih dahulu.
Baca Juga: Sholat Nisfu Syaban Berapa Rakaat? Ini Ketentuan dan Tata Cara Mengerjakannya
Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat
Sholat taubat merupakan sholat sunnah mutlak yang bisa dikerjakan kapan saja. Namun, waktu yang terbaik untuk melakukan sholat ini adalah di malam hari, selepas sholat Isya sampai tengah malam.
Mengutip buku DWWH (Diary Wanita-wanita Hebat): Curhatan Hati Para Wanita oleh Widi Oktapiani, dkk., di samping itu, ada beberapa waktu larangan sholat sunnah yang perlu diperhatikan. Adapun waktu larangan tersebut sebagai berikut:
Dari selesai sholat shubuh sampai terbit matahari.
Dari selesai sholat ashar sampai tenggelam matahari.
Baca Juga: Doa Sholat Witir 3 Rakaat Beserta Terjemahannya yang Biasa Dibaca!
Niat dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha
Sama seperti sholat lainnya, urutan pelaksanaan sholat taubat nasuha dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Adapun bacaan niat sholat taubat nasuha yang dikutip melalui buku Ayat-Ayat Nasihat karya Mohamad As’adi bin Tawi adalah sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَي
Ushallii sunnatat tawbati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: “Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.”
Setelah itu, bacaan dan gerakan sholat selanjutnya adalah sama dengan sholat sunnah pada umumnya. Hanya saja, surat yang disarankan dibaca pada rakaat pertama setelah membaca Al-Fatihah yaitu Al-Kafirun. Sementara pada rakaat kedua, disarankan untuk membaca surat Al-Ikhlas.
Selesai sholat, duduklah dengan posisi tetap menghadap kiblat. Pusatkan pikiran agar menjadi lebih khusyuk dilanjutkan dengan berdzikir membaca:
Tasbih (Subhanallah) sebanyak 33x
Tahmid (Alhamdulillah) sebanyak 33x
Takbir (Allahu akbar) sebanyak 33x
Kalimat tauhid (Laa ilaaha ilaallah) sebanyak 33x atau 100x
Shalawat nabi (Allahumma shalli ala muhammad)
Selanjutnya bacalah istighfar 100x untuk memohon ampunan kepada Allah. Berikut bacaan istighfar yang dianjurkan untuk dibaca:
Astaghfirullahal ‘azhiim, alladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilahi.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah, Dzat yang tidak ada sesembahan kecuali Dia. Yang Maha hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Dan aku bertaubat kepada-Nya."
Baca Juga: Doa untuk Orang Umroh Lengkap dengan Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya
Doa Sholat Taubat Nasuha
Sebelum beranjak dari duduk, alangkah baiknya untuk membaca doa taubat nasuha sebagai penutup dari rangkaian sholat taubat yang Anda lakukan. Berikut doanya:
Allaahumma inni as-aluka taufiiqa ahlil hudaa wa a’aamala ahlit taubati wa ‘azma ahlish shabri wa jidda ahlil khasyyati wa thalaba ahlir raghbati wa ta’abbuda ahlil wara’i wa ‘irfaana ahlil ‘ilmi hatta akhaafaka.
Allaahumma inni asaluka makhaafatan tahjuzunii ‘an ma’aashiika hatta a’mala bithaa’atika ‘amalan astahiqqu bihii ridhaaka hatta unaashihaka fit taubati khaufan minka wa hatta akhlisha lakan nashiihata hubban laka wa hatta atawakkala ‘alaika fil umuuri kullihaa wa husna zhanni bika. Subhaana khaaliqi nuurin.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada Mu Taufiq (pertolongan)nya orang-orang yang mendapatkan petunjuk (hidayah), dan cita-cita orang-orang yang sabar, dan kesungguhan orang-orang yang takut, dan pencariannya orang-orang yang cinta, dan ibadahnya orang-orang yang menjauhkan diri dari dosa (wara’), dan makrifatnya orang-orang berilmu sehingga takut kepada-Mu.
Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada-Mu rasa takut yang membentengi hamba dari durhaka kepada-Mu, sehingga hamba menunaikan ketaatan kepada-Mu yang berhak mendapatkan ridha-Mu sehingga hamba tulus kepada-Mu dalam bertaubat karena takut kepada-Mu
Dan sehingga hamba mengikhlaskan ketulusan untuk-Mu karena cinta kepada-Mu, dan sehingga hamba berserah diri kepada-Mu dalam semua urusan, dan hamba memohon baik sangka kepada-Mu. Maha Suci Dzat yang Menciptakan Cahaya.”
(IMR)
