Contoh dan Keutamaan Bacaan Sholawat 3x

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nabi Muhammad merupakan utusan Allah SWT yang memberikan syafaat atau pertolongan pada umatnya di hari kiamat nanti. Salah satu ikhtiar seorang muslim agar bisa mendapatkan syafaat Nabi Muhammad kelak adalah dengan mengamalkan bacaan sholawat.
Umumnya, bacaan selawat yang umum dilafalkan ialah "Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad", yang artinya:
"Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu pada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad".
Allah pun memerintahkan umat Islam untuk senantiasa memanjatkan selawat pada Nabi Muhammad. Perintah ini tertuang dalam Al-Qur'an Surah al-Ahzab ayat 56 sebagai berikut.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan padanya."
Baca Juga: Bacaan Sholawat Jibril Beserta Doa Pelengkapnya untuk Melancarkan Rezeki
Contoh Bacaan Sholawat
Mengutip dari buku Love Banget Sama Sholawat oleh Kinoysan, menjadikan selawat nabi sebagai amalan sehari-hari dapat mengubah kehidupan menjadi lebih berkah dan urusan akan makin dipermudah. Hukum membaca selawat adalah sunah muakkad.
Namun sebagai salah satu rukun salat, selawat tentu wajib dan selalu dibaca pada tasyahud akhir. Adapun bacaan sholawat pendek yang bisa diamalkan oleh umat Islam sehari-hari adalah sebagai berikut.
اللّهـُمَ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّـدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّـدٍ
Allahumma sholli ala muhammad wa ala ali muhammad
Artinya: "Ya Allah, semoga Engkau limpahkan rahmat pada Nabi Muhammad dan keluarganya."
Bacaan selawat ini bisa dibaca 3 kali, 7 kali, hingga 1.000 kali dalam waktu-waktu yang ditentukan. Membaca selawat merupakan bentuk ibadah pada Allah SWT. Di dalamnya terdapat berbagai keistimewaan dan keutamaan bagi umat Islam yang mengamalkannya.
Sholawat Paling Mustajab dan Keutamaannya
Bacaan selawat yang dapat diamalkan pun beragam dan memiliki faedahnya masing-masing. Beberapa contoh bacaan sholawat 3x yang dipercaya paling mustajab di antaranya Selawat Thibbil Qulub, Selawat Nariyah, dan Selawat Munjiyat.
Dikutip dari buku Menjadikan Shalawat sebagai Do'a Mustajab untuk Mewujudkan segala Kebutuhan dan Hajat oleh K.H. Aziz Masyhuri, membaca selawat memiliki banyak keutamaan.
Salah satunya, menenteramkan hati dan menghilangkan kesedihan. Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Mundah dan Jabir, bahwa Rasulullah SAW bersabda.
"Siapa membaca selawat padaku 100 kali maka Allah akan mengijabahi 100 kali hajatnya; 70 hajatnya di akhirat dan 30 di dunia... Dan hadis Rasulullah yang mengatakan; Perbanyaklah selawat padaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan." (HR. Ibnu Mundah dan Jabir)
Selain keutamaan di atas, dikutip dari buku Rahasia Dahsyat Shalawat Keajaiban Lafadz Rasulullah Saw oleh Ustaz M. Kamaluddin, terdapat 11 keutamaan dan faedah membaca selawat, lima di antaranya adalah sebagai berikut.
Membaca selawat satu kali, faedah dari Allah SWT berupa rahmat dan maghfiroh (pengampunan) sepuluh kali lipat. Membaca 10 kali dibalas 100 kali dengan 100 kali membaca selawat dicatat dan dijamin bebas dari munafik dan bebas dari neraka serta digolongkan dengan para syuhada.
Sebagai amal kebaikan, penghapusan keburukan dan mengangkat derajat bagi yang membaca selawat.
Manusia yang banyak membaca selawat ialah yang paling utama di sisi Rasulullah SAW dan paling dekat dengan beliau kelak di hari kiamat.
Selawat berfungsi sebagai istigfar dan memperoleh jaminan maghfiroh dari Allah SWT.
Selawat merupakan pengawal doa untuk memperoleh keridaan Allah dan pembersih segala amal.
Bacaan Sholawat Thibbil Qulub
Dilansir dari laman NU Online, Selawat Thibbil Qulub memiliki arti ‘obat’ atau ‘penyembuh hati’. Selawat ini juga dikenal sebagai selawat Nurul Abshar yang artinya ‘cahaya mata hati. Sebab, selawat ini dapat dijadikan obat jasmani maupun rohani.
Hal tersebut juga dijelaskan dalam kumpulan zikir Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyah. Isinya menyatakan bahwa:
“Selawat Tibbil Qulub ini teruji (berfaedah) untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat segala penyakit dzahir ataupun batin” (KH Muhammad bin Abdullah Faqih, Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyah, hal. 47).
Manfaat di atas berlaku bagi umat Islam yang istikamah membaca Selawat Thibbil Qulub dalam bilangan berapa pun. InsyaAllah akan diberi kesehatan lahir dan batin serta diberi kesembuhan dari berbagai penyakit atas izin Allah SWT.
Berikut bacaan Selawat Thibbil Qulub dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya:
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allahumma sholli `ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa `afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshori wa dhiya-iha wa `ala alihi wa sahbihi wa sallim.
Artinya : "Ya Allah curahkanlah rahmat pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga selawat dan salam tercurahkan pula pada keluarga serta para sahabat-sahabatnya."
Bacaan Sholawat Nariyah
Bacaan selawat lainnya yang bisa diamalkan oleh umat Islam, yakni Selawat Nariyah. Dalam buku Sholawat Populer: Esensi Shalawat Bagi Ummat Nabi Muhammad SAW oleh KH. Suhaidi Ghazali, Selawat Nariyah adalah sebuah selawat yang disusun oleh Syekh Nariyah.
Selawat Nariyah memiliki banyak keutamaan, salah satunya dipercaya sebagai selawat yang mujarab mengabulkan berbagai jenis hajat, utamanya rezeki dan dimudahkannya segala urusan.
Berikut bacaan Selawat Nariyah dalam bahasa Arab, latin, dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia:
أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Allaahumma sholi sholaatan kaamilatan wasalim salaaman taamman ‘alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju wa tunaalu bihar-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustaqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa’alaa aalihii wa shohbihi fii kulii lamhatin wa nafasin bi’adadi kulli ma’luumin laka.
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah selawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh pada junjungan Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan pada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan napas sebanyak bilangan semua diketahui oleh Engkau.”
Bacaan Sholawat Munjiyat
Selawat Munjiyat juga dikenal sebagai selawat penyelamat. Umumnya, selawat ini dibaca di awal pembacaan doa lainnya, salah satunya doa tahlil. Bagi setiap muslim yang membaca selawat yang satu ini, insyaAllah segala hajatnya akan dipermudah dan dibukakan pintu rezeki.
Berikut bacaan sholawat Munjiyat yang dikutip dari buku Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi:
اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii'is-sayyi'aati wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-ghaayaati min jamii'il-khairaati fil-hayaati wa ba'dal-mamaati
Artinya, “Ya Allah, limpahkanlah rahmat pada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan selawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan dari semua cobaan; dengan selawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami; dengan selawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan; dengan selawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat paling tinggi; dengan selawat itu pula, Engkau akan menyampaikan kami pada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati.”
Itulah penjelasan mengenai bacaan selawat yang dapat diamalkan sebagai pengiring dan penambah nilai ibadah. Semoga bermanfaat!
(IPT & ANM)
