Contoh Tugas Aksi Nyata PMM, Topik Mengapa Kurikulum Perlu Berubah

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Guru yang mengikuti pelatihan mandiri di Platform Merdeka Mengajar (PMM) perlu menyelesaikan tugas aksi nyata dengan topik yang telah dipelajari. Salah satu topik dalam pelatihan ini yaitu Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?
Sebagai refrensi, guru bisa mempelajari contoh aksi nyata PMM mengapa kurikulum perlu berubah yang terdapat pada artikel ini. Tugas ini wajib diselesaikan guru setelah menyelesaikan pelatihan mandiri.
Pada dasarnya, tugas aksi nyata merupakan sebuah laporan atau esai yang menjelaskan pemahaman guru terhadap suatu topik. Tujuannya adalah untuk menguji sejauh mana guru memahami topik tersebut.
Contoh Aksi Nyata PMM Mengapa Kurikulum Perlu Berubah
Mengutip buku Berkarya Untuk Perubahan: Kumpulan Best Practices Peningkatan Mutu Pendidikan oleh Ahmad Saepi Zulpikar, aksi nyata merupakan aktivitas atau tugas yang dilakukan oleh guru setelah menyelesaikan pelatihan mandiri. Tugas aksi nyata yang telah dikerjakan guru dapat diunggah di PMM.
Berikut adalah contoh aksi nyata PMM dengan topik Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?
Kurikulum Berubah, Apakah Solusi yang Tepat?
Perubahan kurikulum adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam dunia pendidikan. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo, menegaskan bahwa kurikulum harus mampu merespons perubahan zaman dan kebutuhan peserta didik.
Tanpa kurikulum yang relevan, pendidikan akan tertinggal dan tidak mampu mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan masa depan.
Apa Itu Kurikulum?
Kurikulum adalah panduan utama dalam proses pendidikan yang mengatur tujuan, isi, metode, dan evaluasi pembelajaran. Kurikulum dapat diibaratkan sebagai peta yang memandu perjalanan pendidikan peserta didik, memastikan mereka sampai pada tujuan pembelajaran yang diharapkan. Tanpa kurikulum yang baik, arah pendidikan akan menjadi tidak jelas dan sulit diukur keberhasilannya.
Ralph Tyler, seorang ahli pendidikan, menyebutkan empat komponen utama dalam kurikulum, yaitu:
1. Tujuan: Sasaran yang ingin dicapai dalam pendidikan.
2. Konten: Materi atau isi pembelajaran yang diajarkan.
3. Metode: Cara atau strategi dalam proses pembelajaran.
4. Evaluasi: Proses penilaian untuk melihat efektivitas pembelajaran.
Mengapa Kurikulum Perlu Berubah?
Kurikulum perlu berubah untuk menjawab berbagai tantangan yang terus berkembang di dunia pendidikan. Berikut beberapa alasannya:
1. Dunia terus berubah dengan cepat, terutama dalam teknologi dan ilmu pengetahuan.
2. Generasi saat ini memiliki cara belajar dan kebutuhan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.
3. Peserta didik perlu dibekali keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi untuk bersaing di era global.
Sebagai contoh, dulu pelajaran teknologi dan komputer mungkin baru diperkenalkan di tingkat SMA, itu pun hanya mencakup dasar-dasar seperti mengetik dan menyalakan komputer.
Namun, saat ini anak-anak sudah akrab dengan teknologi sejak usia dini. Jika kurikulum tidak menyesuaikan dengan hal ini, maka pendidikan akan tertinggal jauh dan gagal mempersiapkan peserta didik untuk masa depan.
Apakah Kurikulum Bisa Berubah?
Tentu saja bisa! Kurikulum bersifat dinamis dan adaptif. Artinya, kurikulum dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman, kebutuhan peserta didik, dan konteks lokal masing-masing sekolah.
Perubahan kurikulum juga harus mempertimbangkan beberapa faktor penting, seperti:
1. Setiap daerah memiliki tantangan dan keunggulan yang berbeda yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum.
2. Fokus pada keterampilan yang relevan untuk masa depan peserta didik.
3. Dukungan pelatihan dan sumber daya yang memadai untuk guru sangat penting dalam implementasi kurikulum baru.
Dengan pendekatan yang tepat, kurikulum dapat terus berkembang dan menjadi alat yang efektif dalam mencapai tujuan pendidikan.
Bagaimana Mewujudkan Perubahan Kurikulum yang Efektif?
Perubahan kurikulum yang efektif memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, siswa, dan masyarakat.
Ada beberapa langkah penting untuk mewujudkan perubahan kurikulum yang berhasil:
1. Semua elemen harus berperan aktif dalam proses pengembangan kurikulum.
2. Kurikulum harus dirancang berdasarkan kebutuhan dan minat siswa.
3. Guru perlu mendapatkan pelatihan yang memadai untuk memahami dan menerapkan kurikulum baru.
4. Kurikulum harus terus dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya dan disesuaikan dengan kebutuhan yang berkembang.
Melalui kerja sama yang baik dari semua pihak, kurikulum yang relevan dan efektif dapat diwujudkan untuk membentuk peserta didik yang siap menghadapi masa depan.
Kesimpulannya, perubahan kurikulum bukanlah sekadar tren, melainkan kebutuhan yang mendesak dalam dunia pendidikan. Dengan kurikulum yang dinamis dan adaptif, pendidikan dapat terus berkembang dan menghasilkan generasi yang kompeten, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat penting untuk memastikan keberhasilan perubahan kurikulum di masa mendatang.
Terima kasih.
Baca Juga: 7 Contoh Aksi Nyata dalam Topik Disiplin Positif PMM
(SAI)
