Konten dari Pengguna

Daya Tampung IPB 2025 untuk Jalur SNBP dan SNBT

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Foto: ipb.ac.id
zoom-in-whitePerbesar
Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Foto: ipb.ac.id

Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang menjadi incaran banyak calon mahasiswa baru di SNPMB 2025. Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan di sini, penting untuk mengetahui informasi seputar daya tampung IPB 2025 yang ada di setiap prodi.

Dengan mengetahui jumlah daya tampung setiap program studi, calon mahasiswa dapat memprediksi peluang lolos seleksi, baik lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Kuota untuk jalur SNBP di setiap PTN minimal sebesar 20%. Sementara itu, kuota untuk jalur SNBT 2025 ditetapkan minimal 40% untuk PTN BLU dan PTN Satker, serta minimal 30% untuk PTN-BH. Untuk lebih jelasnya, simak artikel berikut ini.

Daya Tampung IPB 2025

Ilustrasi calon mahasiswa baru sedang mengecek daya tampung IPB untuk jalur SNBP dan SNBT 2025. Foto: Pexels

IPB membuka pendaftaran untuk tahun akademik 2025 melalui berbagai jalur seleksi, termasuk SNBP dan SNBT. Berdasarkan data admisi IPB, tersedia 2.238 kursi untuk jalur SNBP dan 1.591 kursi untuk jalur SNBT.

Berikut adalah rincian daya tampung IPB di setiap jurusan untuk tahun 2025 berdasarkan jalur seleksi SNBP dan SNBT:

Daya Tampung IPB untuk SNBP 2025

1. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

  • Teknologi & manajemen perikanan budidaya: 54

  • Manajemen sumberdaya perairan: 45

  • Teknologi hasil perairan: 45

  • Teknologi & manajemen perikanan tangkap: 54

  • Ilmu dan teknologi kelautan: 59

2. Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)

  • Teknik pertanian dan biosistem: 54

  • Teknologi pangan: 52

  • Teknik industri pertanian: 52

  • Teknik sipil dan lingkungan: 40

3. Fakultas Pertanian (Faperta)

  • Smart agriculture: 18

  • Manajemen sumberdaya lahan: 41

  • Agronomi dan hortikultura: 102

  • Proteksi tanaman: 45

  • Arsitektur lanskap: 40

4. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Bioinformatika: 10

  • Meteorologi terapan: 45

  • Biologi: 50

  • Kimia: 54

  • Fisika: 54

  • Biokimia: 50

5. Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

  • Ekonomi pembangunan: 52

  • Manajemen: 60

  • Agribisnis: 72

  • Ekonomi sumberdaya dan lingkungan: 59

  • Ilmu ekonomi syariah: 52

6. Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB)

  • Kedokteran hewan: 88

  • Sains biomedis: 20

7. Fakultas Peternakan (Fapet)

  • Teknologi produksi ternak: 54

  • Nutrisi dan teknologi pakan: 72

  • Teknologi hasil ternak: 45

8. Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SMI)

  • Statistika dan sains data: 48

  • Matematika: 45

  • Ilmu komputer: 68

  • Aktuaria: 32

  • Kecerdasan buatan: 28

9. Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan)

  • Manajemen hutan: 63

  • Teknologi hasil hutan: 50

  • Konservasi sumberdaya hutan & ekowisata: 56

  • Silvikultur: 50

10. Fakultas Ekologi Manusia (Fema)

  • Ilmu gizi: 40

  • Ilmu keluarga dan konsumen: 48

  • Komunikasi dan pengembangan masyarakat: 70

11. Sekolah Bisnis (SB)

  • Bisnis: 92

12. Fakultas Kedokteran (FK)

  • Kedokteran: 10

Baca juga: Daya Tampung UNJ untuk Jalur SNBP dan SNBT 2025

Daya Tampung IPB untuk SNBT 2025

1. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

  • Teknologi & manajemen perikanan budidaya: 36

  • Manajemen sumberdaya perairan: 30

  • Teknologi hasil perairan: 30

  • Teknologi & manajemen perikanan tangkap: 36

  • Ilmu dan teknologi kelautan: 39

2. Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)

  • Teknik pertanian dan biosistem: 36

  • Teknologi pangan: 39

  • Teknik industri pertanian: 39

  • Teknik sipil dan lingkungan: 30

3. Fakultas Pertanian (Faperta)

  • Smart agriculture: 12

  • Manajemen sumberdaya lahan: 27

  • Agronomi dan hortikultura: 68

  • Proteksi tanaman: 30

  • Arsitektur lanskap: 30

4. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

  • Bioinformatika: 15

  • Meteorologi terapan: 30

  • Biologi: 33

  • Kimia: 36

  • Fisika: 36

  • Biokimia: 33

5. Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

  • Ekonomi pembangunan: 39

  • Manajemen: 45

  • Agribisnis: 54

  • Ekonomi sumberdaya dan lingkungan: 39

  • Ilmu ekonomi syariah: 39

6. Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB)

  • Kedokteran hewan: 66

  • Sains biomedis: 15

7. Fakultas Peternakan (Fapet)

  • Teknologi produksi ternak: 36

  • Nutrisi dan teknologi pakan: 48

  • Teknologi hasil ternak: 30

8. Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SMI)

  • Statistika dan sains data: 36

  • Matematika: 30

  • Ilmu komputer: 51

  • Aktuaria: 24

  • Kecerdasan buatan: 21

9. Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan)

  • Manajemen hutan: 42

  • Teknologi hasil hutan: 33

  • Konservasi sumberdaya hutan & ekowisata: 42

  • Silvikultur: 33

10. Fakultas Ekologi Manusia (Fema)

  • Ilmu gizi: 30

  • Ilmu keluarga dan konsumen: 36

  • Komunikasi dan pengembangan masyarakat: 53

11. Sekolah Bisnis (SB)

  • Bisnis: 69

12. Fakultas Kedokteran (FK)

  • Kedokteran: 15

(RK)