Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan untuk Mendapat Lailatul Qadar

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan memanjatkan doa. Waktu ini dianggap istimewa dan mustajab karena permohonan seorang hamba akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah Swt.
Pada malam-malam tersebut dipercaya terdapat Lailatul Qadar, malam yang kemuliaannya lebih baik daripada seribu bulan. Banyak ulama menyebutkan bahwa malam ini kemungkinan terjadi di malam-malam ganjil penghujung Ramadhan.
Untuk meraih keutamaan tersebut, terdapat beberapa doa yang dapat diamalkan. Simak bacaan doa 10 malam terakhir Ramadhan selengkapnya dalam artikel berikut!
Doa 10 Malam Terakhir Ramadhan
Sepuluh hari terakhir Ramadhan dimulai setelah memasuki malam ke-21 hingga akhir bulan puasa. Pada periode ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa. Dalam buku Kitab Doa Harian Rasulullah karya A.R. Shohibul Ulum dan laman NU Online, terdapat beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam-malam tersebut, yaitu:
Bacaan Doa Pertama
Doa ini dikenal sebagai doa yang sering dibaca pada malam Lailatul Qadar, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allaahumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.
Artinya, “Ya Allah, sungguh Engkau Tuhan Maha Pengampun lagi Maha Mulia, suka mengampuni, maka ampunilah aku."
Bacaan Doa Kedua
Riwayat lain juga menyebutkan doa yang hampir serupa, sebagaimana diriwayatkan oleh lima imam hadis selain Imam Abu Dawud.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allāhumma innaka afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī.
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Pemaaf. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku."
Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadhan
Puncak keutamaan Ramadhan terdapat pada malam Lailatul Qadar. Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Dalam buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa dijelaskan bahwa Lailatul Qadar berada pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Para ulama berbeda pendapat dalam menetapkan waktu pastinya.
Sebagian ulama menyebutkan bahwa waktu tersebut dirahasiakan oleh Allah. Namun ada pula yang berpendapat bahwa Lailatul Qadar kemungkinan besar terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Aisyah: "Carilah malam qadar pada satu malam ganjil di antara sepuluh malam yang terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Nasai'i dan Ibnu Majah).
Al-Qur’an juga menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar ketimbang menjalankan ibadah selama seribu bulan.
Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, beristighfar, memohon ampunan, beritikaf di masjid, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026.
Baca Juga: 3 Contoh Materi Kultum tentang Malam Lailatul Qadar yang Menyentuh Hati
(SA)
