Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.99.0
Konten dari Pengguna
Doa Memakai Pakaian dan Adab-adabnya
27 November 2023 16:21 WIB
·
waktu baca 7 menitDiperbarui 15 Mei 2024 15:49 WIB
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Saat ingin mengenakan pakaian, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa memakai pakaian.
ADVERTISEMENT
Dengan membaca doa ini, umat Islam dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT.
Sebagaimana yang diketahui, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa melibatkan Allah SWT dalam berbagai aktivitas kehidupannya. Dengan demikian, kita bisa membaca doa ketika ingin mengenakan pakaian.
Doa memakai pakaian sendiri adalah salah satu sunah yang dianjurkan oleh Allah SWT. Simak bacaan dpa memakai pakaian dan adab-adabnya di bawah ini.
Apa Itu Doa Memakai Pakaian?
Doa memakai pakaian adalah salah satu sunah yang diajarkan Rasulullah SAW. Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk membaca doa ketika hendak memakai pakaian.
Tujuannya adalah agar kita mendapatkan keberkahan dan terhindar dari segala keburukan.
Doa memakai pakaian sendiri adalah doa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam riwayat yang disampaikan oleh Sa'ad bin Malik bi Sinan, ia berkata:
ADVERTISEMENT
Dengan demikian, doa memakai pakaian ini adalah amalan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Dengan membaca doa saat memakai pakaian, kita dapat memperoleh berkah yang besar dari Allah SWT.
Baca Juga: Doa Menjenguk Orang Sakit dan Adab-adabnya
Bacaan Doa Memakai Pakaian
Rasulullah SAW mengajarkan beberapa doa yang disunahkan saat memakai pakaian.
Berikut ini beberapa doa memakai pakaian yang disunnahkan dalam Islam:
Doa yang pertama adalah doa yang diajrukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam salah satu riwayat. Dalam hadis riwayat Ibnu Sunni, Nabi Muhammad SAW mengenakan baju, gamis, selendang besar, atau serban sambil membaca doa:
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَ خَيْرِ مَا هُوَ لَهُ وَ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا هُوَ لَهُ"
(Allahumma innii as'aluka min khairihi wa khairi ma huwa lahu wa a'udzu bi-ka min syarrihi wa syarri ma huwa lahu.)
ADVERTISEMENT
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan yang diciptakan untuknya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang diciptakan untuknya."
Selain itu, ketika memakai pakaian baru, disunnahkan membaca doa berikut ini:
اللّٰهُمَّ لَكَ الحَمْدُ اَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَ خَيْرَ مَا صُنِعَ لَهُ، وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
(Allahumma lakal-hamdu anta kasautanihi, as'aluka khairahu wa khaira ma shuni'a lahu, wa a'udzu bi-ka min syarrihi wa syarri ma shuni'a lahu.)
Artinya:
"Ya Allah, segala puji bagi-Mu, Engkau lah yang memberikan pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu kebaikan pakaian ini dan kebaikan yang diciptakan untuknya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan yang diciptakan untuknya."
ADVERTISEMENT
Keutamaan Membaca Doa Memakai Pakaian
Ada beberapa keutamaan yang dapat diperoleh dari membaca doa memakai pakaian, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Bernilai Ibadah
Membaca doa saat memakai pakaian tidak hanya sekadar aktivitas, melainkan merupakan bentuk amalan ibadah yang mendatangkan banyak keberkahan.
Setiap gerakan untuk menutup tubuh menjadi kesempatan untuk mengingat keagungan Allah SWT dan memahami bahwa setiap aspek hidup adalah ibadah yang bernilai.
2. Bentuk Rasa Syukur kepada Allah SWT
Doa ini menjadi ungkapan syukur atas nikmat berpakaian yang diberikan Allah SWT.
Membaca doa menciptakan ikatan kuat dengan Allah SWT sebagaiSang Pemberi Nikmat, mengingatkan kita bahwa pakaian adalah anugerah dan tanda kasih sayang-Nya.
3. Memberikan Perlindungan dan Keselamatan
Ketika membaca doa ini, kita memperoleh perlindungan yang dapat mengganggu kita saat memakai pakaian,
ADVERTISEMENT
Doa ini bukan hanya upaya untuk melibatkan Allah SWT dalam keselamatan harian, tetapi juga sebagai amalan untuk memohon perlindungan diri
4. Memberikan Pengaruh Positif pada Psikologis
Membaca doa sebelum berpakaian tidak hanya mengubah pandangan terhadap pakaian, tetapi juga memberikan dampak positif pada kesejahteraan psikologis.
Artinya, dengan membaca doa ini, kita akan memperoleh kpercayaan diri dan kedamaian batin saat memakai pakaian.
5. Bentuk Tanggung Jawab dan Akhlak dalam Berpakaian
Doa membantu membentuk tanggung jawab terhadap pemilihan pakaian. Memilih pakaian dengan bijaksana, sesuai dengan nilai-nilai agama, mencerminkan akhlak yang baik.
6. Memohon Keberkahan atas Pakaian
Dalam doa, kita memohon kebaikan pakaian dan keberkahan segala yang terkandung di dalamnya. Pakaian tidak hanya menjadi sarana menutup aurat, melainkan juga menjadi medium untuk meraih keberkahan hidup.
Hal ini mengingatkan bahwa pemakaian pakaian yang baik dapat membawa dampak positif pada keseharian.
ADVERTISEMENT
7. Memupuk Rasa Syukur dan Qana'ah (Puas Hati)
Doa menciptakan wadah untuk menyampaikan rasa syukur atas nikmat pakaian dan mengajarkan untuk bersikap qana'ah, puas dengan rezeki yang telah diberikan.
Dengan demikian, doa bukan hanya sebagai ucapan, tetapi juga sebagai amalan nyata dalam memupuk sikap rendah hati dan menjauhkan diri dari sifat serakah.
Dengan membaca doa saat memakai pakaian, kita menghadirkan nilai-nilai spiritual dalam setiap langkah kehidupan sehari-hari, menjadikan setiap detik sebagai momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Adab dalam Berpakaian Menurut Islam
Selain membaca doa, umat Muslim juga dianjurkan untuk memakai pakaian yang halal dan sesuai dengan adab berpakaian dalam Islam.
Adab berpakaian dalam Islam menjadi penting bagi umat Muslim untuk menampilkan kepribadian yang sesuai dengan ajaran dan tuntutan agama.
ADVERTISEMENT
Adapun adab-adab berpakaian dalam Islam adalah sebagai berikut:
1. Menutup Aurat
Adab yang pertama adalah menutup aurat. Aurat adalah bagian tubuh yang tidak boleh diperlihatkan kepada orang-orang yang bukan mahram.
Laki-laki menutup aurat dari pusat hingga lutut, sedangkan perempuan menutup aurat seluruh anggota badannya, kecuali wajah, tapak tangan, dan tapak kakinya.
Menutup aurat sendiri merupakan perintah dari Allah SWt sebagaimana yang telah disebutkan dalam surat Al-Araf ayat 26:
2.Mengenakan Pakaian yang Tidak Menampakkan Tubuh
Adab selanjutnya adalah mengenakan pakaian yang tidak menonjolkan tubuh.
Pakaian yang jarang sehingga menampakkan aurat tidak memenuhi syarat menutup aurat.
Pakaian jarang bukan saja menampak warna kulit, malah boleh merangsang nafsu orang yang melihatnya.
ADVERTISEMENT
Dalam surat Al-Ahzab ayat 59, Allah SWT berfirman:
Dengan demikian, kita dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang menutupi tubuh sesuai dengan syariat Islam.
3. Mengenakan Pakaian yang Tidak Ketat
Pakaian yang ketat atau terlalu menampulkan dapat mengancamkan nafsu orang lain. Maka dari itu, pakaian ini tidak dianjurkan untuk digunakan.
Menurut hadis Nabi Muhammad SAW, wanita dilarang untuk mengenakan pakaian ketat di tempat umum seperti pasar, jalan raya, kantor, dan lain sebagainya. Sebab, ini bisa mengundang syahwat lawan jenis yang melihatnya
4. Tidak Menimbulkan Perasaan Riya
Pakaian yang dipilih dengan cara yang tepat dan sesuai dengan kebijakan Islam tidak harus menimbulkan perasaan riya pada penggunanya.
ADVERTISEMENT
5. Mengenakan Pakaian Halal
Menggunakan pakaian halal merupakan prinsip yang sangat penting dalam Islam.
Pakaian halal mencakup pemilihan pakaian yang sesuai dengan aturan agama, mulai dari menutup aurat, tidak menonjolkan tubuh, hingga diperoleh dari cara yang halal.
6. Tidak Menyerupai Lawan Jenis
Tidak menyerupai lawan jenis adalah prinsip yang dianjurkan dalam Islam, terutama dalam hal berpakaian. Setiap orang tidak dianjurkan untuk berpakaian yang menyerupai lawan jenis.
Prinsip ini mendorong untuk menjaga identitas gender masing-masing dan menghindari kebingungan serta kemungkinan munculnya godaan atau fitnah.
7. Memulai dari Sebelah Kanan
Adab lainnya dalam berpakaian adalah dengan menarik pakaian dengan mengenakan baju dari sebelah kanan, menunjukkan kepribadian yang baik dan berharga.
Dalam berpakaian, umat Muslim juga harus mematuhi syarat menutup aurat dan tidak menampakkan tubuh. Selain itu, pilihan pakaian yang sesuai dengan kebijakan Islam dan menjaga adab berpakaian.
ADVERTISEMENT
(SAI)