Konten dari Pengguna

Fungsi Asesmen Formatif dalam Kegiatan Pembelajaran untuk Siswa dan Guru

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siswa SD Foto: Ridho Robby/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siswa SD Foto: Ridho Robby/kumparan

Asesmen formatif adalah sebuah proses yang digunakan oleh guru dan siswa selama kegiatan pembelajaran. Asesmen ini dilakukan dengan cara memberikan umpan balik guna meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.

Sifat asesmen formatif adalah terencana dan berkelanjutan. Mengutip buku Menggunakan Asesmen Kinerja untuk Pembelajaran Sains dan Penelitian karya Ana Ratna (2018), dalam proses asesmen ini, tersedia sejumlah informasi dan bukti tentang kegiatan pembelajaran siswa.

Nantinya, informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memaksimalkan hasil pembelajaran di sekolah. Fokus dari asesmen ini adalah frekuensinya. Jadi semakin sering dilakukan, tentu akan semakin baik.

Asesmen formatif dapat menjadikan siswa lebih giat dan mandiri. Apa fungsi asesmen formatif dalam kegiatan pembelajaran? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.

Fungsi Asesmen Formatif dalam Kegiatan Pembelajaran

Pada dasarnya, asesmen formatif lebih melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Asesmen ini memberikan pengalaman belajar yang efektif, sehingga siswa mampu menganalisis pencapaiannya selama proses tersebut.

Ilustrasi murid dan guru. Foto: Thinkstock

Asesmen formatif berfungsi sebagai bahan refleksi yang nantinya bisa digunakan untuk mengonfirmasi capaian hasil belajar siswa. Pelaksanaan asesmen ini dapat sejalan dengan tujuan yang hendak dicapai oleh guru.

Secara khusus, fungsi asesmen formatif dapat dikelompokkan menjadi lima poin utama. Dikutip dari buku Strategi Pembelajaran susunan Dr Arifuddin, dkk., berikut penjelasannya:

  • Mendiagnosis kemampuan awal dan kebutuhan belajar peserta didik.

  • Umpan balik bagi pendidik untuk memperbaiki proses pembelajaran agar lebih bermakna.

  • Umpan balik bagi peserta didik untuk memperbaiki strategi pembelajaran.

  • Mendiagnosis daya serap materi peserta didik dalam aktivitas pembelajaran di kelas.

  • Memacu perubahan suasana kelas, sehingga dapat meningkatkan motvasi belajar peserta didik dengan program-program pembelajaran yang positif, suportif, dan bermakna.

Asesmen formatif memiliki perbedaan dengan assessment for learning. Hasil dari asesmen formatif biasanya digunakan guru untuk mengevaluasi pencapain belajar siswa, sementara hasil assessment for learning digunakan oleh siswa itu sendiri.

Masole dan Howie dalam buku Exploring Teachers' Assessment.(2013) mengatakan bahwa semakin sering dilakukan, maka asesmen formatif akan menghasilkan data yang semakin valid dan reliabel.

Baca juga: Kompetensi Pedagogik: Pengertian, Tujuan, dan Aspek Pembelajarannya

Bentuk Asesmen Formatif

Ilustrasi murid dan guru Foto: Thinkstock

Secara garis besar, bentuk asesmen formatif dapat diuraikan menjadi dua teknik penilaian utama. Dikutip dari buku Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila karya Nurhijrah (2022), berikut penjelasannya:

1. Pengamatan

  • Penerapan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dan life skill (berkebhinnekaan global dan kreatif).

  • Kemampuan berkomunikasi dan untuk kerja peserta didik dalam LK dan bekerja dalam projek.

  • Kemampuan mengemukakan pendapat dan menghasilkan ide-ide kreatif dalam menyelesaikan masalah kebhinnekaan budaya, baik secara lisan maupun tulisan.

2. Tes tertulis atau lisan

  • Mengonfirmasi pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran.

  • Menerapkan umpan balik pada peserta didik.

Baca juga: Mengenal Perbedaan KTSP dan K13 sebagai Kurikulum Pendidikan Formal

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu asesmen formatif?
chevron-down

Asesmen formatif adalah sebuah proses yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan cara memberikan umpan balik guna meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.

Apa fungsi asesmen formatif secara umum?
chevron-down

Asesmen formatif berfungsi sebagai bahan refleksi yang nantinya bisa digunakan untuk mengonfirmasi capaian hasil belajar siswa.

Bagaimana sifat asesmen formatif?
chevron-down

Sifat asesmen formatif yaitu terencana dan berkelanjutan.