Gejala Kekurangan Vitamin A dan Cara Mengatasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gejala kekurangan vitamin A adalah sejumlah kondisi pada tubuh yang terjadi akibat kurangnya vitamin A. Gejala ini bisa timbul pada berbagai bagian tubuh, khususnya mata.
Vitamin A, yang juga dikenal sebagai retinol, merupakan nutrisi penting untuk kesehatan mata, pertumbuhan, pembelahan sel, reproduksi, dan kekebalan tubuh. Vitamin A juga berperan sebagai antioksidan dan membantu organ tubuh seperti jantung dan paru-paru berfungsi dengan baik.
Kekurangan vitamin A bisa menyebabkan berbagai gangguan pada tahu. Oleh karena itu, penting untuk memahami seperti apa gejala kekurangan vitamin A.
Gejala Kekurangan Vitamin A
Dirangkum dari buku Pengantar Biokimia Klinis karya R. Haryo Bimo Setiarto, S.Si, M.Si Dr. Marni Br Karo, gejala kekurangan vitamin A dapat mencakup beberapa hal, yaitu:
Kulit Kering: Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan kasar, bahkan bersisik.
Mata Kering dan Iritasi: Salah satu gejala umum kekurangan vitamin A adalah mata kering atau iritasi mata.
Rabun Senja: Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan, terutama pada kondisi pencahayaan yang rendah yang dikenal sebagai rabun senja.
Infertilitas dan Sulit Mengandung: Vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan reproduksi. Jika kekurangan, itu dapat berdampak pada masalah infertilitas dan kesulitan untuk hamil.
Pertumbuhan Tertunda: Anak-anak yang kekurangan vitamin A berisiko mengalami pertumbuhan yang terhambat dan perkembangan yang kurang optimal.
Infeksi Tenggorokan dan Dada: Kekurangan vitamin A dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi, termasuk infeksi pada tenggorokan dan dada.
Baca Juga: 4 Akibat Kekurangan Vitamin B bagi Tubuh dan Gejalanya
Cara Mengatasi Kekurangan Vitamin A
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, disimpulkan bahwa prevalensi defisiensi vitamin A di kalangan penduduk dewasa Indonesia cukup tinggi, yakni sebesar 44,8%. Angka ini berarti masih banyak masyarakat yang kebutuhan akan vitamin A-nya belum terpenuhi.
Jika mengalami gejala kekurangan vitamin A, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut:
Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A seperti hati, daging ayam dan sapi, ikan salmon, telur, susu dan olahannya, buah-buahan, dan sayuran seperti wortel, paprika, bayam, dan ubi.
Mengonsumsi suplemen vitamin A sesuai dengan dosis yang direkomendasikan oleh dokter.
Mengikuti program pemberian vitamin A bagi anak usia di setiap bulan Februari dan Agustus yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Jangan merokok karena dapat mengurangi penyerapan vitamin A.
Hindari konsumsi alkohol yang berlebihan karena dapat mengganggu penyerapan vitamin A.
Jaga kesehatan saluran pencernaan karena gangguan pada saluran pencernaan dapat menurunkan penyerapan vitamin A.
Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mendeteksi kekurangan vitamin A dan mengatasi gejala yang muncul.
(SAI)
