Konten dari Pengguna

Hubungan Garis dan Sudut Lengkap dengan Pengertian dan Jenis-jenisnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Matematika. Foto: kaprik/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Matematika. Foto: kaprik/Shutterstock

Materi tentang garis dan sudut dalam pelajaran matematika saling berkaitan satu sama lain. Garis didefisikan sebagai kumpulan dari titik-titik, sedangkan sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua garis lurus yang bertemu pada satu titik pangkal.

Mengutip buku Asyiknya Belajar Pengukuran Garis dan Sudut susunan Yuli Rohmatun (2020), titik pertemuan atau titik perpotongan antara dua garis disebut sebagai titik sudut. Sedangkan sinar dan ruas garisnya dinamakan kaki sudut.

Besarnya garis dinyatakan dalam satuan meter (m), sementara besarnya sudut dinyatakan dalam satuan derajat (°). Sebuah garis dapat dinamai dengan dua huruf, sedangkan sudut harus dengan tiga huruf. Misalnya garis AB dan sudut ABC.

Agar lebih memahaminya, simaklah penjelasan tentang garis dan sudut selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Baca juga: Kumpulan Soal Garis dan Sudut Kelas 7 beserta Pembahasannya

Hubungan Antara Garis dan Sudut

Ilustrasi Matematika. Foto: Faizal Ramli/Shutterstock

Garis dan sudut memiliki hubungan yang cukup erat. Keduanya saling berkaitan membentuk sifat, karakter, dan jenisnya masing-masing.

Garis adalah kumpulan dari titik-titik. Garis lurus dapat dilukiskan dengan menghubungkan dua titik. Misalnya garis g yang melalui titik A dan B.

Berdasarkan kedudukannya, garis dapat dibedakan menjadi tiga kelompok utama, yakni garis sejajar, garis berpotongan, dan garis berimpit. Mengutip buku Patas Matematika SMP susunan Drs. Sobirin (2007), garis berpotongan dapat membentuk berbagai jenis sudut.

Misalnya garis g dan h berpotongan di satu titik yang diberi nama A. Maka A tersebut dapat menjadi titik potong yang akhirnya memunculkan sudut-sudut.

Baca juga: Fungsi dan Ukuran Sudut yang Tersedia pada Penggaris Segitiga

Pengertian Garis dan Jenis-jenisnya

Ilustrasi Matematika. Foto: Hyejin Kang/Shutterstock

Garis adalah susunan titik–titik yang saling bersebelahan serta berderet memanjang ke dua arah (kanan kiri atau atas bawah). Hubungan antar garis bergantung pada dimensi yang dibicarakan.

Misalnya hubungan dua garis dalam dimensi dua (bidang datar) akan berbeda dengan dimensi tiga (bangun ruang). Masing-masing akan menciptakan jenis-jenis garis yang berbeda.

Dikutip dari Modul Pembelajaran Matematika MTs: Garis dan Sudut susunan Vera Kusmayanti, dkk., berikut jenis-jenis garis selengkapnya yang bisa Anda simak:

1. Garis sejajar

Dinamakan garis sejajar apabila garis tersebut berada dalam satu bidang datar dan tidak akan pernah bertemu atau berpotongan. Garis tersebut diperpanjang hingga tak hingga.

Lambang dua garis sejajar yaitu //. Garis ini berada pada satu bidang dan perpanjangannya tidak akan pernah berpotongan.

2. Garis berpotongan

Dua buah garis disebut berpotongan jika mempunyai suatu titik potong atau titik persekutuan. Kedua garis tersebut membentuk 4 sinar garis yang bersekutu pada satu titik awal, yakni titik T.

3. Garis berhimpit

Dua buah garis disebut berhimpit jika mempunyai dua titik potong. Sebagai contoh jarum jam pada saat menunjukkan pukul 12.00 pas. Maka, kedua jarum tersebut saling berhimpit.

4. Garis bersilangan

Dua buah garis saling bersilangan jika tidak sejajar dan tidak terletak pada satu bidang yang sama. Garis yang bersilangan akan membentuk sebuah sudut. Dalam teori matematika, garis yang memotong dua atau lebih garis disebut sebagai garis transversal.

Baca juga: Alat untuk Mengukur Besar Sudut dan Cara Menggunakannya

Pengertian Sudut dan Jenis-jenisnya

Ilustrasi Matematika. Foto: Rawpixel.com/Shutterstock

Sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua buah penggalan garis lurus yang bertemu pada titik pangkal. Besarnya sudut dinyatakan dalam derajat (°).

Ada banyak jenis-jenis sudut yang diciptakan dari garis lurus. Dikutip dari buku Jago Matematika SMP susunan Martina Dwi Suryani (2006), berikut penjelasannya:

  • Sudut lancip: Besarnya kurang dari seperempat putaran penuh (0°<α <90°)

  • Sudut siku-siku: Besarnya seperempat putaran penuh (α = 90°)

  • Sudut tumpul: Besarnya lebih dari seperempat putaran penuh (90°<α <180°)

  • Sudut lurus: Besarnya setengah putaran penuh (α = 180°)

Besarnya sudut tidak ditentukan oleh panjang pendeknya kaki sudut. Untuk mengukurnya secara akurat, Anda memerlukan busur derajat.

Namun busur derajat tersebut hanya mampu mengukur dalam satuan derajat terdekat. Bentuknya berupa setengah lingkaran dengan pusat tertentu dan di sekelilingnya terdapat bilangan-bilangan yang menyatakan skala derajat.

Baca juga: Contoh Soal Kekongruenan Bangun Datar beserta Jawabannya

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan garis?

chevron-down

Garis didefisikan sebagai kumpulan dari titik-titik.

Apa yang dimaksud dengan sudut?

chevron-down

Sudut adalah daerah yang dibatasi oleh dua garis lurus yang bertemu pada satu titik pangkal.

Apa saja jenis-jenis sudut?

chevron-down

Ada sudut lancip, sudut tumpul, sudut siku-siku, dan sudut lurus.