Konten dari Pengguna

Idgham Bilaghunnah: Pengertian, Cara Membaca, dan Contohnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 5 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al-Qur'an. Foto: Freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-Qur'an. Foto: Freepik.com

Idgham merupakan hukum bacaan tajwid yang termasuk ke dalam hukum nun sukun dan tanwin. Ada dua macam idgham dalam ilmu tajwid Al-Qur'an, yaitu idgham bighunnah dan idgham bilaghunnah.

Hukum memperlajari ilmu tajwid ialah fardu kifayah. Namun, dikutip dari NU Online, jika sudah memahami ilmu tajwid, tartil wajib diaplikasikan saat membaca Al-Qur'an karena hukumnya menjadi fardu ain. Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 121:

"Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab [termasuk Al-Qur'an] kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya," (QS. Al-Baqarah [2]: 121).

Dari banyaknya ilmu tajwid yang ada, kali ini akan diuraikan hukum bacaan idgham bilagunnah, mulai dari pengertian hingga contohnya dalam Al-Qur'an.

Apa yang Dimaksud dengan Idgham Bilagunnah?

Idgham artinya memasukkan atau melebur, sedangkan bilaghunnah artinya tidak mendengung. Jadi, idgham bilaghunnah adalah menyembunyikan nun mati dan tanwin dengan memasukkannya pada huruf sesudahnya dan dibaca tanpa mendengung.

Baca Juga: Tafsir dan Hukum Tajwid Surah Al-Baqarah Ayat 5 Lengkap dengan Penjelasannya

Idgham bilaghunnah terjadi jika nun mati (نْ) atau tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu dengan salah satu huruf idgham bilaghunnah, yakni lam (ل) ro’ (ر).

Namun itu dikecualikan untuk nun mati menghadapi ra’ pada Surah Al-Qiyamah ayat 27. Sebab, pada bacaan tersebut berlaku hukum saktah. Berikut ayatnya:

Foto: Brainly

Apa Saja Contoh Huruf Idgham Bilaghunnah?

Ilustrasi membaca tajwid idgham bilaghunnah dalam Al Quran. Foto: Pinterest

Agar lebih memahami idgham bilaghunnah dan cara membacanya, perhatikan contoh dari idhgam bilaghunnah berikut ini.

يَكُنْ لَّهُ (Al Ikhlas ayat 4)

Dibaca yakul-lahu karena nun sukun bertemu huruf lam.

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَ (Al Ma’un ayat 4)

Dibaca fa wai lul-lil mu salliin karena tanwin (dhommatain) bertemu huruf lam.

شۡتَاتًا ۙ لِّيُرَوۡا اَعۡمَالَهُمۡؕ (Az Zalzalah ayat 6)

Dibaca ash tatal liyuraw karena tanwin (fathatain) bertemu huruf lam.

اَنۡ رَّاٰهُ اسۡتَغۡنٰىؕ (Al Alaq ayat 7)

Dibaca ar-ra aahus taghnaa karena nun sukun bertemu huruf ro’.

خَيْرٌ لَّكَ (Ad Dhuha ayat 4)

Dibaca khairul laka karena tanwin (dhommatain) bertemu huruf lam.

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ (Al-Humazah ayat 1)

Dibaca humazatil lumaza karena tanwin bertemu huruf lam.

فَهُوَ فِي عِيشَةٍ رَّاضِيَةٍ (Al-Qari'ah ayat 7)

Dibaca tir radiyah, karena tanwin bertemu huruf ro.

إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ (At-Takwir ayat 27)

Surah At-Takwir ayat 27 merupakan hukum bacaan idhgam bilagunnah, karena tanwin bertemu huruf lam.‎

مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ (Abasa ayat 32)

Ayat tersebut termasuk idhgam bilaghunnah karena terdapat tanwin bertemu huruf lam.

إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَىٰ (An-Nazi'at ayat 26)

An Naziat ayat 26 menunjukkan tanwin bertemu dengan lam.

أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُ أَحَدٌ (Al-Balad ayat 7)

Ayat tersebut menunjukan nun sukun bertemu huruf lam.‎

هَلْ فِي ذَٰلِكَ قَسَمٌ لِّذِي حِجْرٍ (Al-Fajr ayat 5)

Al Fajr ayat 5 menunjukkan tanwin bertemu dengan lam.

فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُعَذِّبُ عَذَابَهُ أَحَدٌ (Al-Fajr ayat 25)

Dibaca maizilla karena ada tanwin bertemu lam.

إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ (At-Thariq ayat 4)

Ayat tersebut menunjukan tanwin bertemu lam‎

إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ (Al-Insyiqaq ayat 14)

Surat Al-Insyiqaq ayat 14 menunjukan hukum bacaan idhgam bilagunnah karena tanwin bertemu dengan huruf lam.

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ (Al-Muthaffifin ayat 1)

Surah Al-Muthaffifin ayat 1 menunjukan hukum bacaan idhgam bilagunnah, sebab, tanwin bertemu dengan huruf lam.

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ (Al-Muthaffifin ayat 10)

Surah Al-Muthaffifin ayat 10 menunjukan hukum bacaan idhgam bilagunnah, sebab, tanwin bertemu dengan huruf lam.

كَلَّا إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ (Al-Muthaffifin ayat 15)

Surah Al-Muthaffifin ayat 1 menunjukan hukum bacaan idhgam bilagunnah. Sebab, nun mati bertemu huruf ro dan ada juga tanwin bertemu dengan huruf lam.

إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌ (Al-Adiyat ayat 11)

Dibaca maizil lahobir, karena tanwin bertemu huruf lam.

كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ (Al-Alaq ayat 15)

Dibaca il lam, karena nun mati bertemu huruf lam.

أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ (Al-Balad ayat 5)

Bacaan di atas menunjukkan nun mati bertemu huruf lam.

يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًا (Al-Balad ayat 6)

Surah Al-Balad Ayat 6 menunjukan hukum bacaan idhgam bilagunnah, sebab, tanwin bertemu dengan huruf lam.

Bagaimana Bacaan Idgham Bilaghunnah?

Ilustrasi membaca Alquran. Foto: Freepik.com

Mengutip dari buku Ilmu Tajwid Lengkap oleh Sams ul Amin, cara membaca hukum idgham bilaghunnah, yaitu dengan memasukkan suara nun sukun atau tanwin sepenuhnya ke huruf lam atau ro’ tanpa disertai dengan dengung atau sengau.

Selain itu, saat mengidghamkan, suara harus ditasydidkan ke huruf idgham sesudahnya seraya menahannya sejenak. Sehingg lafaz kedua huruf hijaiah tersebut seakan-akan diberi tanda tasydid dan tanpa dikuti suara berdengung (ghunnah).

Apa Perbedaan Bacaan Idgham Bighunnah dan Idgham Bilaghunnah?

Contoh idhgam bigunnah. Foto: Freepik

Seperti disebutkan di atas, idhgam terbagi menjadi dua bagian, yaitu idhgam bigunnah dan idhgam bilaghunnah. Lalu, apa perbedaan dari kedua idhgam tersebut? Simak perbedaan selengkapnya di bawah ini.

Idhgam Bighunnah

Hukum tajwid Idgham bighunnah sering juga disebut sebagai idgham maal ghunnah. Idgham bighunnah terjadi ketika nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ya [ي], nun [ن], mim [م] dan wau [و].

Cara membacanya, yaitu dengan memasukkan atau meleburkan nun mati [نْ] atau tanwin [ـًـــٍـــٌ] yang bertemu dengan huruf idgham bighunnah dan diiringi dengungan dua hingga tiga harakat.

Adapun syarat sah idgham adalah saat nun mati dan huruf idgham bighunnah berada pada kalimat yang berbeda. Sebab, jika nun mati bertemu dengan huruf idgham bighunnah dalam satu kata, hukumnya adalah idzhar muthlaq.

Idgham Bilaghunnah

Hukum bacaan tajwid Idgham bilaghunnah dikenal juga dengan sebutan idgham bighairi ghunnah. Idgham bilaghunnah ditandai dengan nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf lam [ل] atau ra’ [ر]. Cara membacanya larut menjadi huruf selanjutnya tanpa berdengung.

Demikianlah penjelasan seputar idhgam bilaghunnah, mulai dari pengertian, huruf, contoh, cara membaca, dan perbedaannya dengan idhgam bighunnah. Semoga bermanfaat!

(ADS) dan (ZHR)