Kapan Muhammadiyah Lebaran 2026? Catat Tanggalnya!

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Muhammadiyah secara resmi telah menetapkan tanggal Lebaran 2026. Dalam penentuannya, organisasi ini menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai acuan.
Sistem ini menyatukan kalender Hijriah secara global dengan perhitungan astronomi. Melalui metode KHGT tersebut, Muhammadiyah pun dapat menentukan awal Syawal jauh hari sebelumnya tanpa perlu menunggu rukyatul hilal secara lokal.
Lantas, kapan Muhammadiyah Lebaran 2026? Ketahui tanggalnya berikut ini.
Kapan Muhammadiyah Lebaran 2026?
Penetapan Lebaran 2026 oleh Muhammadiyah telah tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025. Dalam maklumat tersebut disebutkan bahwa Idulfitri 1447 H menurut Muhammadiyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Penentuan ini didasarkan pada hasil hisab yang menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 30 Ramadhan. Saat matahari terbenam pada hari ijtimak tersebut, terdapat wilayah di muka bumi yang telah memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1.
Di wilayah tersebut, posisi bulan tercatat memiliki ketinggian lebih dari 5 derajat dengan elongasi mencapai 8 derajat. Kondisi ini menandakan telah masuknya awal bulan Syawal dalam sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Baca Juga: Jadwal Liburan Sekolah Lebaran 2026, Catat Tanggalnya!
Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026
Jika Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Lebaran 2026 dari jauh hari sebelumnya, pemerintah sebaliknya. Belum ada tanggal Idulfitri yang ditetapkan pemerintah karena masih menunggu pelaksanaan sidang isbat untuk menetapkan awal Syawal.
Dalam sidang tersebut, pemerintah akan melakukan pengamatan rukyatul hilal guna memastikan posisi bulan sebagai penanda awal Syawal.
Dikutip dari situs Kementerian Agama (Kemenag), sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H. Sidang ini akan digelar di Auditorium H. M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
Pelaksanaan sidang isbat didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang telah diverifikasi. Proses ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti pakar astronomi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.
Perkiraan Lebaran 2026 Versi Pemerintah
Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag, Lebaran 2026 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Perkiraan ini juga sejalan dengan penjelasan peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin.
Melalui kanal YouTube pribadinya (tdjamaluddin), Thomas menjelaskan bahwa pada saat Maghrib, 19 Maret 2026, posisi hilal di wilayah Asia Tenggara belum memenuhi kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).
Dari pengamatannya tersebut, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Hal ini menunjukkan adanya kemungkinan perbedaan Lebaran 2026 antara pemerintah dan Muhammadiyah.
Di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamika kehidupan yang terus bergerak, Ramadan menjadi momen untuk refleksi diri dan kembali pada nilai empati serta kepedulian. Sepanjang bulan suci ini, kumparan hadir dengan beragam program, liputan langsung, dan informasi relevan seputar Ramadan.
Cek informasi selengkapnya di kum.pr/ramadan2026
(NSF)
