Kapan Sholat Taubat Dilakukan? Ini Ketentuan Lengkapnya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat taubat merupakan salah satu ibadah sunah yang bisa dilakukan untuk memohon ampunan kepada Allah Swt. Sebelum melakukannya, hal yang harus Anda ketahui adalah kapan sholat taubat dilakukan.
Umumnya, sholat taubat dilakukan seseorang untuk mengakui dosa-dosanya, menyesalinya secara tulus dan berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahannya lagi.
Jadi, sholat taubat juga mencerminkan kesadaran seseorang atas kesalahan yang diperbuat dan keinginan untuk bertaubat dengan sungguh-sungguh.
Untuk mengetahui kapan sholat taubat dilakukan dan juga ketentuan lengkapnya, simak informasinya di bawah ini.
Waktu Melakukan Sholat Taubat
Pada dasarnya, sholat taubat dapat dilakukan kapan saja, baik di siang maupun malam hari. Disadur dari buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah), Saiful Hadi El Sutha, sholat taubat bisa dilakukan setelah melakukan sholat fardhu lima waktu.
Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat taubat adalah pada sepertiga malam terakhir. Pada waktu ini, suasana tenang dan khusyuk, sehingga seseorang dapat lebih fokus dalam memohon ampunan serta merenungi kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat.
Terlebih, di waktu sepertiga malam inilah waktu yang mustajab untuk berdoa kepada Allah Swt. Pasalnya, di waktu tersebut Allah Swt lebih dekat dengan hamba-Nya dan doa-doa lebih mudah dikabulkan.
Niat dan Tata Cara Sholat Taubat
Secara umum, tata cara sholat taubat tidak berbeda jauh dengan sholat sunah lainnya. Dirangkum dari buku Panduan Shalat untuk Wanita Panduan Bersuci Untuk Sholat, Ria Khoirunnisa S.Pd, berikut tata cara sholat taubat.
Bacaan dan juga gerakan sholat taubat sama persis dengan sholat wajib.
Dilakukan secara perorangan atau sendiri.
Sholat taubat dikerjakan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak 6 rakaat. Lalu, pada setiap 2 rakaatnya 1 kali salam.
Niat shalat taubat
Niat dalam hati adalah hal yang sangat penting sebelum memulai sholat. Berikut bacaan niatnya:
أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnat taubati rak’ataini lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku berniat sholat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
1. Tata cara rakaat pertama
Berikut tata cara rakaat pertama sholat taubat:
Takbiratul ihram: Membaca niat dalam hati dan mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan.
Membaca doa iftitah (opsional).
Membaca surat Al-Fatihah.
Membaca surah pendek, seperti surat Al-Ikhlas, Al-Falaq atau An-Naas.
Rukuk sambil membaca tasbih rukuk tiga kali: Subhaana rabbiyal 'adziimi wa bihamdih.
I’tidal dengan membaca: Sami’allahu liman hamidah, rabbana lakal hamdu.
Sujud pertama sambil membaca tasbih sujud tiga kali: Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdih.
Duduk di antara dua sujud sambil membaca: Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii wa ‘aafinii warzuqnii.
Sujud kedua sambil membaca tasbih sujud tiga kali: Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdih.
2. Tata cara rakaat kedua
Berikut tata cara melaksanakan rakaat kedua sholat taubat:
Berdiri untuk rakaat kedua sambil mengucapkan “Allahu Akbar.”
Membaca surat Al-Fatihah.
Membaca surat pendek, disarankan Surah Al-Ikhlas atau lainnya.
Melakukan rukuk dan membaca tasbih rukuk tiga kali.
I’tidal dengan membaca: Sami’allahu liman hamidah, rabbana lakal hamd.
Sujud pertama dengan membaca tasbih sujud tiga kali.
Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa duduk.
Sujud kedua dengan tasbih tiga kali.
Duduk tasyahud akhir dan membaca tasyahud.
Membaca selawat kepada Nabi Muhammad saw.
Mengucapkan salam untuk mengakhiri sholat.
Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat
Setelah mengerjakan sholat taubat, dianjurkan untuk membaca doa. Tujuannya adalah untuk memohon ampunan dari dosa-dosa yang telah dilakukan sebelumnya kepada Allah Swt.
Dikutip dari buku 79 Macam Shalat Sunnat: Ibadah Para Kekasih Allah oleh Al'aydarus, berikut bacaan doa setelah sholat taubat, lengkap dengan bacaan latin dan terjemahannya:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدِ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.
"Astaghfirullaahal 'azhimal-ladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku linafsihi dharran wa la naf’an walaa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuraa."
Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung. Aku mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup terus selalu jaga.
Aku memohon taubat kepada-Nya dengan taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai daya upaya untuk berbuat mudharat atau manfaat, untuk mati atau hidup, maupun bangkit nanti."
Selain bacaan di atas, Anda juga bisa memperbanyak bacaan sayyidul istighfar, berikut ini bacaannya:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي، فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
"Allaahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana'abduka wa ana'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu
a'uudzubika min syarri maa shana'tu. abuu ulaka bini'matika 'alayya wa abuu u bidzanbi fahghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta."
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu, aku berada dalam perjanjian dan janji-Mu semampuku.
Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku lakukan. Aku mengakui semua nikmat yang Engkau berikan kepadaku, dan aku mengakui dosaku.
Maka, ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau."
Baca Juga: Haji Tamattu, Ibadah Umrah Dahulu baru Kemudian Melaksanakan Ibadah Haji
(SFN)
