Konsep Kehidupan dalam Islam, Apa Maknanya Menurut Alquran?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alquran dan hadits memuat berbagai aturan kehidupan yang penting bagi umat manusia. Aturan tersebut wajib dipatuhi jika seseorang ingin mencapai kesuksesan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun akhirat.
Karena itu, segala sesuatu yang menyangkut kehidupan, mulai dari makna hidup hingga hubungan antara manusia dan lingkungan, juga harus didasarkan pada kedua sumber hukum tersebut. Begitu pula dengan konsep kehidupan dalam Islam secara keseluruhan.
Konsep kehidupan dalam Islam harus dipahami setiap Muslim dengan baik agar mereka bisa menjalaninya sesuai syariat, bukan malah sebaliknya. Agar lebih mudah memahaminya, simak ulasan berikut ini.
Baca juga: Tujuan Akidah Islam Bagi Umat Muslim beserta Dalil Tentangnya
Konsep Kehidupan dalam Islam
Dirangkum dari buku Gapai Bias Mentariku susunan Tim NuBar Area Jatim, berikut konsep kehidupan dalam Islam beserta maknanya yang perlu dipahami umat Muslim.
1. Hidup adalah Ibadah
Hidup dalam Islam adalah ibadah. Keberadaan makhluk hidup di dunia ini tidak lain hanya untuk beribadah kepada Allah. Dalam Alquran disebutkan:
“Dan Aku tidak menciptakan dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Karena itu, wajib bagi setiap Muslim menjalankan ibadah sesuai perintah-Nya. Ibadah tersebut tidak hanya sholat, puasa, zakat, atau haji, tetapi juga ibadah lain yang berkaitan dengan segala aspek kehidupan.
2. Hidup adalah Ujian
Allah berfirman dalam surat Al-Mulk ayat 2: “(Allah) yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.”
Melalui ayat tersebut, Allah mengingatkan bahwa hidup adalah ujian bagi setiap hamba-Nya. Seorang Muslim harus bisa melalui ujian tersebut dengan baik untuk mendapatkan pahala dan ampunan dari Allah SWT.
Baca juga: Tujuan Hidup Menurut Islam dan Maknanya bagi Seorang Muslim
3. Kehidupan di Akhirat Lebih Baik dari Kehidupan di Dunia
Kehidupan di dunia sejatinya bersifat sementara dan hanya menjadi jembatan menuju akhirat. Tidak ada yang tahu seperti apa kehidupan di akhirat kelak. Namun, Allah berjanji kepada hamba-Nya untuk memberikan kehidupan yang lebih baik. Allah berfirman:
“Dan sesungguhnya hari kemudian (akhirat) itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).” (QS. Ad-Dhuha: 4)
Dalam surat Ali Imran ayat 14 disebutkan, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”
4. Kehidupan Itu Singkat
Hidup merupakan perjalanan yang singkat dan berisi kesenangan sementara. Setelah menyelesaikan kewajibannya di dunia, manusia akan melanjutkan hidup mereka di akhirat. Sesungguhnya kehidupan di akhirat itulah yang kekal. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran:
“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al-Mu’min)
(ADS)
Baca juga: Mengenal Alam Syahadah, Tujuan Penciptaan, dan Cara Mengelolanya
Frequently Asked Question Section
Apa tujuan kita hidup di dunia menurut Islam?

Apa tujuan kita hidup di dunia menurut Islam?
Keberadaan makhluk hidup di dunia ini tiada lain hanya untuk beribadah kepada Allah.
Bagaimana kehidupan di akhirat?

Bagaimana kehidupan di akhirat?
Allah berjanji kepada umat-Nya untuk memberikan kehidupan yang lebih baik di akhirat.
Apakah hidup itu ujian?

Apakah hidup itu ujian?
Melalui Alquran, Allah mengingatkan bahwa hidup adalah ujian bagi setiap umat-Nya.
