Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4 di Pintar Kemenag

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 10 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pelatihan di Pintar Kemenag. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelatihan di Pintar Kemenag. Foto: Unsplash

Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di platform Pintar Kemenag pada 22–28 April 2026. Dalam program ini, peserta harus menyelesaikan seluruh modul dan evaluasi yang tersedia, termasuk Modul 4.4 tentang Cinta Ilmu.

Setelah menuntaskan materi yang ada di modul tersebut, peserta diwajibkan mengerjakan soal pilihan ganda sebagai syarat kelulusan. Agar lebih mudah dalam mengerjakannya, berikut kunci jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4 yang dapat dijadikan referensi.

8 Modul Pembelajaran dalam Pelatihan KBC

Ilustrasi 8 modul pembelajaran di Pelatihan KBC. Foto: Unsplash

Dikutip dari laman padang.kemenag.go.id, pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman guru dalam menerapkan KBC, yaitu pendekatan yang menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, saling menghargai, serta pembentukan karakter dalam proses pembelajaran.

Adapun materi pelatihan dibagi ke dalam delapan modul yang saling terhubung, yakni:

  • Modul 1: Pembukaan dan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

  • Modul 2: Filosofi KBC.

  • Modul 3: Pancacinta 1 – Cinta Allah dan Rasul-Nya.

  • Modul 4: Pancacinta 2 – Cinta Ilmu.

  • Modul 5: Pancacinta 3 – Cinta Alam.

  • Modul 6: Pancacinta 4 – Cinta Diri dan Sesama.

  • Modul 7: Pancacinta – Cinta Tanah Air.

  • Modul 8: Implementasi KBC dalam Pembelajaran.

Kunci Jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4

Ilustrasi kunci jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4. Foto: Unsplash

Dirangkum dari video yang diunggah di kanal YouTube Madrasah ID, berikut ini adalah kunci jawaban Modul 4.4 Cinta Ilmu Bagian 4.

1. Pendidikan yang baik seharusnya tidak berhenti pada penguasaan ilmu, tetapi juga membentuk kepribadian. pernyataan paling tepat adalah…

A. Nilai tidak perlu diajarkan dalam pendidikan

B. Pendidikan harus menggabungkan ilmu, nilai, dan makna

C. Spiritualitas tidak berhubungan dengan pembelajaran

D. Ilmu cukup untuk membentuk manusia seutuhnya

Jawaban: B. Pendidikan harus menggabungkan ilmu, nilai, dan makna

2. Guru Akidah Akhlak menemukan siswa mampu menghafal banyak materi pelajaran yang diajarkan oleh guru ke kelas, namun belum menunjukkan perubahan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Sikap belajar yang perlu ditumbuhkan dalam diri siswa yang benar adalah …

A. Mempelajari materi hanya untuk ujian

B. Mengaitkan ilmu dengan perilaku sehari-hari

C. Menghafal lebih banyak agar nilainya tinggi

D. Menunggu arahan guru sepenuhnya

Jawaban: B. Mengaitkan ilmu dengan perilaku sehari-hari

3. Seorang murid mampu menghafal teori dengan baik, tetapi kesulitan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan yang tepat untuk mengembangkan kontekstualisasi pengetahuan adalah …

A. Memberikan materi tambahan untuk ditulis dipresentasikan di kelas

B. Memberikan lebih banyak soal dalam bentuk konsep sebagai pengetahuan utama

C. Menugaskan murid menjelaskan makna dan penerapan konsep dalam kehidupan nyata

D. Memberikan materi berdasarkan data-data lebih banyak untuk dihafalkan

Jawaban: C. Menugaskan murid menjelaskan makna dan penerapan konsep dalam kehidupan nyata

4. Konsep makrokosmos dan mikrokosmos, penjelasan yang paling tepat dalam perspektif ilmu hudhuri adalah …

A. Tanda kebesaran Tuhan dapat dianalisis melalui keterkaitan antara alam dan Manusia

B. Manusia adalah pusat dari alam semesta dan menjadi wakil tuhan untuk mengelola alam semesta

C. Tanda kekuasaan Tuhan hanya ada di luar diri manusia terkait dengan alam semesta

D. Alam semesta dan manusia sistem yang tidak sistemik dan saling berkaitan

Jawaban: A. Tanda kebesaran Tuhan dapat dianalisis melalui keterkaitan antara alam dan Manusia

5. Seorang guru madrasah sangat menguasai materi tauhid dan kalam dengan baik, tetapi sering kali bersikap tidak adil kepada siswa. Fenomena ini menunjukkan bahwa …

A. Ilmu belum tentu melahirkan ketakwaan

B. Ilmu tauhid tidak penting

C. Ilmu agama bersifat teoritis

D. Iman tidak memerlukan ilmu

Jawaban: A. Ilmu belum tentu melahirkan ketakwaan

6. Orang berilmu tidak otomatis menjadi orang yang bertakwa, hal ini dikarenakan …

A. Ilmu memerlukan pengamalan dan keikhlasan

B. Ilmu tidak berkaitan dengan ketakwaan seseorang

C. Ilmu bertentangan dengan iman

D. Iman tidak memerlukan ilmu

Jawaban: A. Ilmu memerlukan pengamalan dan keikhlasan

7. Seorang guru memberikan studi kasus agar murid dapat mengaitkan teori dengan situasi nyata. Pendekatan ini menunjukkan …

A. Pendekatan paradigma ilmu sebagai hafalan menjadi konsep

B. Pendekatan Paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi ukuran kualitas pembelajaran

C. Paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi pengetahuan yang melibatkan hati nurani

D. Paradigma ilmu sebagai kuantitas materi menjadi dampak pada diri sendiri

Jawaban: C. Paradigma ilmu sebagai pengetahuan menjadi pengetahuan yang melibatkan hati nurani

8. Seorang siswa dikenal cerdas dan selalu mendapat nilai tinggi, tetapi sering meremehkan teman sekelasnya, beribadah seadanya, dan belajar hanya meraih peringkat. Jika dianalisis menggunakan pesan QS. Az-Zumar: 9, kesimpulan yang paling tepat adalah …

A. Ilmunya belum utuh karena tidak disertai kesadaran ibadah dan kerendahan hati

B. Sikapnya wajar karena fokus utama pelajar adalah prestasi

C. Ilmunya sudah cukup karena nilai akademiknya tinggi

D. Ia termasuk orang berilmu karena menguasai banyak pengetahuan

Jawaban: A. Ilmunya belum utuh karena tidak disertai kesadaran ibadah dan kerendahan hati

9. Seorang guru sering mengikuti berbagai pelatihan pembelajaran, tetapi gaya mengajarnya tidak berubah dan tidak memberi dampak pada peserta didik. Jika dikaitkan dengan konsep cinta ilmu, maka masalah utama dari kondisi ini adalah …

A. Kurangnya fasilitas

B. Rendahnya kemampuan pedagogik

C. Materi terlalu sulit

D. Ilmu belum mentransformasi kehidupan

Jawaban: D. Ilmu belum mentransformasi kehidupan

10. Pak Bayu seorang guru di sebuah madrasah yang belajar dan mengajar secara serius agar ilmunya dapat diajarkan dan diamalkan oleh siswa. Orientasi belajar guru tersebut menunjukkan bahwa ilmu dipahami sebagai …

A. Tuntutan profesional

B. Alat peningkatan karier

C. Kewajiban administratif

D. Amanah yang harus disebarkan

Jawaban: D. Amanah yang harus disebarkan

11. Guru mendeteksi adanya siswa yang menyepelekan pelajaran saat kegiatan belajar berlangsung. Sikap yang dapat dianjurkan guru kepada siswa agar cinta ilmu adalah …

A. Meningkatkan target prestasi

B. Mengevaluasi niat dan orientasi belajar

C. Menghindari diskusi

D. Membandingkan diri dengan orang lain

Jawaban: B. Mengevaluasi niat dan orientasi belajar

12. Setelah mempelajari ilmu agama secara mendalam, seseorang mulai memandang Allah sebagai tujuan akhir hidupnya, bukan sekadar konsep teologis semata. Fungsi ilmu dalam kasus ini adalah …

A. Pembentuk mindset ketuhanan

B. Sumber otoritas

C. Pengetahuan normatif

D. Alat legitimasi

Jawaban: A. Pembentuk mindset ketuhanan

13. Di dalam kelas, terdapat dua orang siswa. Siswa A rajin belajar dan memiliki pemahaman mendalam tentang Ilmu yang guru berikan, sementara siswa B hanya mengejar nilai tanpa perubahan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Guru menilai bahwa keduanya berbeda bukan hanya dari prestasi, tetapi dari kualitas dirinya. Perbedaan ini paling tepat dijelaskan oleh konsep cinta ilmu bahwa …

A. Ilmu dan iman melahirkan derajat yang berbeda

B. Lingkungan belajar adalah faktor utama

C. Prestasi akademik menentukan keunggulan

D. Kecerdasan bawaan lebih utama

Jawaban: A. Ilmu dan iman melahirkan derajat yang berbeda

14. Ketika terindikasi ilmu agama digunakan untuk membenarkan tindakan yang merugikan orang lain, sikap yang tepat dilakukan adalah …

A. Membela pendapat sendiri

B. Menghindari dialog

C. Mengembalikan ilmu pada nilai ketuhanan

D. Mencari pembenaran dalil

Jawaban: C. Mengembalikan ilmu pada nilai ketuhanan

15. Seorang narasumber menggunakan ilmunya berbagai pelatihan semata-mata untuk mengejar keuntungan materi, tanpa mempertimbangkan nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Ilmu dalam kasus ini berpotensi …

A. Menjadi netral nilai

B. Menjadi lebih efektif

C. Kehilangan dimensi transendennya

D. Mempercepat kemajuan peradaban

Jawaban: C. Kehilangan dimensi transendennya

16. Dalam pembelajaran, guru ingin mengubah pendekatan dari knowledge ke wisdom. Kegiatan proses pembelajaran yang paling sesuai adalah …

A. Memberikan informasi data dan fakta sebanyak-banyaknya

B. Membiasakan siswa menghafal semua materi pembelajaran

C. Mengajak murid berdiskusi tentang “mengapa” dan “bagaimana” suatu konsep Diaplikasikan

D. Melaksanakan evaluasi dengan soal pilihan ganda berbasis teori

Jawaban: C. Mengajak murid berdiskusi tentang “mengapa” dan “bagaimana” suatu konsep Diaplikasikan

17. Salah satu contoh implementasi sikap “cinta ilmu” di madrasah adalah …

A. Merasa paling benar

B. Terus belajar dan memperbaiki diri

C. Menuntut kepatuhan mutlak

D. Menjaga jarak dengan siswa

Jawaban: B. Terus belajar dan memperbaiki diri

18. Merancang pembelajaran berbasis pengalaman dikaitkan dengan proses pembelajaran, pendekatan yang paling sesuai adalah…

A. Fokus hanya menganalisis teori, fenomena alam dan diri sendiri

B. Mengamati, membandingkan, dan menganalisis fenomena alam dan manusia

C. Mengamati, membandingkan fakta dan data

D. Menghafal tanpa memahami

Jawaban: B. Mengamati, membandingkan, dan menganalisis fenomena alam dan manusia

19. Cinta ilmu memberikan paradigma holistik integral dalam memandang realitas secara menyeluruh. Analisis untuk konteks pembelajaran adalah …

A. Mengutamakan seluruh aspek material jasmani dan rohani

B. Kesatuan sistem pengetahuan akademik dari nilai kehidupan

C. Mengintegrasikan penggunaan data dan fakta

D. Mengintegrasikan akal, hati, jasmani, dan ruhani

Jawaban: D. Mengintegrasikan akal, hati, jasmani, dan ruhani

20. Banyak siswa menyukai pelajaran karena sikap gurunya rendah hati, terbuka belajar, dan mengamalkan ilmunya. Hal ini menunjukkan pentingnya guru berperan sebagai …

A. Sumber materi

B. Pembimbing siswa

C. Teladan dalam mengamalkan ilmu

D. Evaluator pendidikan

Jawaban: C. Teladan dalam mengamalkan ilmu

21. Bila dalam proses pembelajaran murid hanya dikuatkan pada aspek kognitif tanpa memperhatikan pada pembentukan karakter dan spiritualitas, akan menghasilkan lulusan yang…

A. Mampu mengintegrasikan ilmu dan nilai

B. Seimbang dalam semua aspek perkembangan

C. Kuat dalam makna hidup dan moral

D. Pintar secara teknis tetapi kehilangan arah hidup

Jawaban: D. Pintar secara teknis tetapi kehilangan arah hidup

22. Seorang pendidik mencintai ilmu karena melihatnya sebagai cerminan sifat Allah Yang Maha Mengetahui. Sikap ini menunjukkan bahwa ilmu dipahami sebagai …

A. Alat kekuasaan

B. Sarana ekonomi

C. Manifestasi sifat Ilahi

D. Produk rasionalitas

Jawaban: C. Manifestasi sifat Ilahi

23. Kepala madrasah menginstruksikan kebijakan adanya integrasi iman, ilmu, dan amal. Sikap guru yang sesuai dengan kebijakan tersebut adalah …

A. Memisahkan pelajaran agama dan umum

B. Membatasi kegiatan non akademik

C. Menerapkan nilai agama dalam setiap aktivitas

D. Fokus pada capaian akademik

Jawaban: C. Menerapkan nilai agama dalam setiap aktivitas

24. Dalam konteks pendidikan, ilmu yang hakiki adalah ilmu yang …

A. Bersifat teknis

B. Netral dan objektif

C. Menyatu antara iman, ilmu, dan amal

D. Menekankan aspek kognitif

Jawaban: C. Menyatu antara iman, ilmu, dan amal

25. Guru menjelaskan pentingnya kejujuran, tetapi pada pengisian raport guru masih berupaya memanipulasi nilai pelajaran siswa. Sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh guru adalah …

A. Konsisten antara ucapan dan perbuatan

B. Menjaga citra madrasah

C. Menyesuaikan dengan kondisi budaya madrasah

D. Menghindari adanya kritik orang tua

Jawaban: A. Konsisten antara ucapan dan perbuatan

26. Ilmu yang berorientasi pada Allah tercermin dalam sikap warga madrasah yang …

A. Ambisius dan kompetitif

B. Individualistis

C. Bertanggung jawab dan rendah hati

D. Materialistis

Jawaban: C. Bertanggung jawab dan rendah hati

27. Perbedaan utama antara knowledge dan wisdom dalam konteks pembelajaran terletak pada…

A. Kecepatan menyelesaikan soal

B. Kemampuan mengingat kembali materi dalam bentuk informasi

C. Kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan makna dan implementasi

D. Materi yang diajarkan

Jawaban: C. Kemampuan menghubungkan pengetahuan dengan makna dan implementasi

28. Siswa menjadi gemar belajar karena melihat gurunya rendah hati dan mengamalkan ilmu. Sikap guru yang paling berpengaruh dalam hal ini adalah …

A. Penguasaan materi

B. Pemberian tugas

C. Keteladanan sikap

D. Ketegasan aturan

Jawaban: C. Keteladanan sikap

29. Seorang murid mengamati keteraturan planet dan sistem tubuh manusia. analisis yang tepat dalam konteks rahasia di semesta dan jiwa adalah…

A. Planet tidak memiliki keterkaitan dengan manusia

B. Hanya sistem tubuh manusia yang memiliki makna

C. Keduanya ada sistem yang sistemik

D. Keduanya terjadi secara kebetulan

Jawaban: C. Keduanya ada sistem yang sistemik

30. Di sebuah Madrasah Aliyah, dua orang siswa sama-sama berprestasi. Siswa pertama semakin rendah hati, sedangkan siswa kedua sering merasa paling pintar di hadapan temannya. Sikap yang paling mencerminkan pemahaman ilmu yang disertai iman adalah …

A. Menunjukkan kemampuan agar diakui

B. Menjaga kerendahan hati dan menghargai sesama

C. Merasa bangga karena lebih pintar dari teman lain

D. Bersaing untuk mendapatkan pujian

Jawaban: B. Menjaga kerendahan hati dan menghargai sesama

Baca juga: Kunci Jawaban Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta Pintar Kemenag Modul 3.7

(RK)