Makanan Kelomang dan Cara Memberikannya yang Benar

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
29 November 2022 11:38
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
ADVERTISEMENT
Kelomang merupakan satwa khas daerah pesisir pantai yang termasuk dalam spesies genus coenobita. Saat ini, coenobita berjumlah 16 spesies yang merupakan genus tropis dan subtropis di mana sebagian besar populasinya mendiami wilayah pulau dan pesisir.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman The Spruce Pets, di alam liar, kelomang darat adalah omnivora, artinya mereka memakan tumbuhan dan hewan. Umumnya, makhluk ini tidak pilih-pilih soal makanan dan siap memakan apa saja yang mereka temukan.
Kelomang menggunakan penglihatan, sentuhan, rasa, suara, dan bau untuk menemukan makanan sekaligus bertahan hidup di alam liar. Salah satu indra kelomang yang paling utama adalah penciuman. Mereka memiliki ratusan antena kecil yang ditutupi rambut untuk mendeteksi aroma.
Kelomang juga memiliki indra perasa yang tinggi. Selain itu, kelomang juga menggunakan penglihatannya untuk mencari makanan. Mereka memiliki penglihatan 360 derajat dan dapat membedakan warna, tetapi kesulitan untuk melihat bentuk.
Meski dapat mendengar frekuensi sedang dan rendah, kelomang tidak terlalu mengandalkan pendengarannya untuk mencari makan. Seperti apa makanan kelomang?
ADVERTISEMENT

Makanan Kelomang

Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
Banyak orang yang memutuskan untuk memelihara kelomang sebagai hewan peliharaan karena relatif murah dan mudah dirawat. Meski demikian, Anda harus benar-benar tahu bagaimana cara merawat kelomang yang benar, termasuk dalam memberi asupan makanan.
Nah, berikut ini makanan kelomang yang bisa Anda berikan seperti yang dihimpun dari laman American Tarantula & Animals.
  • Sayur-sayuran seperti bayam, wortel, selada, serta buah-buahan seperti mangga, kelapa dan pepaya.
  • Daging unggas, ikan, atau sapi. Dengan mengonsumsi daging, kebutuhan protein untuk mendukung perkembangannya akan terpenuhi.
  • Kacang-kacangan, rumput laut, udang air asin, dan potongan ikan.

Makanan yang Harus Dihindari Kelomang

Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
Saat merawat kelomang, Anda juga perlu mengetahui makanan apa saja yang dilarang untuk diberikan kepada hewan berkaki 10 tersebut. Di bawah ini adalah daftar makanan yang harus dihindari.
ADVERTISEMENT

1. Kulit alpukat

Kulit alpukat mengandung racun bagi kelomang dan spesies krustasea lainnya. Namun, untuk daging alpukat masih bisa diberikan.

2. Buah jeruk

Kulit jeruk dan daun mengandung insektisida alami berbahaya jika tertelan oleh kelomang.

3. Air keran atau air yang diklorinasi

Air keran atau air yang diklorinasi mengandung bahan kimia dan logam yang beracun bagi kelomang. Jika tertelan dapat menyebabkan komplikasi kesehatan pada hewan tersebut.

Cara Memberi Makan Kelomang

Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi makanan kelomang. Foto: Pexels
Cukup mudah untuk memelihara kelomang agar tetap sehat, yakni hanya dengan memberikannya makan. Jika ini merupakan pengalaman pertama Anda memeliharannya, simak cara memberi makan kelomang berikut ini.

1. Berbagai buah dan sayuran

Anda dapat memberikan buah dan sayuran secara bergantian agar kelomang tidak bosan dengan makanannya. Buah-buahan dan sayuran dapat memberikan asupan vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan kelomang.
ADVERTISEMENT
Sebelum disajikan, Anda harus mencuci sayuran secara menyeluruh. Tujuannya untuk menghilangkan pestisida yang menempel di sayuran atau buah-buahan.

2. Makanan yang kaya protein

Protein membantu kelomang untuk menjaga kesehatan kerangka luarnya serta dalam hal pengolahan karbohidrat. Anda bisa memberi berbagai macam makanan yang kaya protein seperti daging sapi, unggas, dan makanan laut.
Mereka juga dapat mengonsumsi cacing tanah dan cacing darah. Anda harus memberi kelomang sumber protein yang baru setiap harinya. Makanan tersebut dapat disajikan mentah tanpa perlu dimasak.

3. Tambahkan makanan kelomang dengan kalsium

Anda bisa menambahkan potongan tulang sotong, cangkang telur, atau cangkang tiram. Makanan ini membantu kelomang untuk menjaga kerangka luarnya dengan kandungan kalsium. Jika kebutuhan kalsiumnya tak terpenuhi, pertumbuhan kelomang akan menjadi tidak sehat.

4. Kudapan

Selain sayuran, buah-buahan,dan daging, Anda juga dapat memberikan kudapan kepada kelomang sebagai variasi.
ADVERTISEMENT
  • Selai kacang. Namun, pastikan untuk memperhatikan bahan-bahannya agar terhindar dari zat-zat yang mungkin beracun bagi mereka.
  • Popcorn, rumput yang sudah dicuci, dan madu.

5. Sajikan makanan di wadah yang rata

Hidangkan makanan pada wadah yang rata agar kelomang mudah mengambil makanannya. Selain itu, gunakan wadah yang terbuat dari plastik atau keramik karena kelomang sensitif terhadap logam.
(ANS)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020