Memahami Soal Bahasa Panda dan Materi UTBK Lainnya yang Diujikan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) adalah tes masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT. Tes ini dapat diikuti oleh semua siswa/i pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) yang dinyatakan telah lulus.
UTBK juga boleh diikuti oleh lulusan paket C. Tes ini menjadi syarat utama yang harus diikuti calon mahasiwa agar bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di PTN pilihannya.
Melalui UTBK, pihak PTN bisa memprediksi calon mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu. Jenis tes ini memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengikuti rangkaiannya secara fleksibel.
Soal-soal UTBK dirancang sesuai dengan kaidah akademik yang telah ditetapkan. Apa saja materi yang diujikan di UTBK? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasannya dalam artikel berikut.
Baca juga: Apa itu UTBK? Ini Pengertian dan Persyaratannya
Materi yang Diujikan di UTBK
Materi UTBK disusun dan dirancang sesuai dengan kaidah akademik di perguruan tinggi. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar dan memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi.
Mengutip buku Strategi Sukses UTBK SBMPTN Soshum 2021 susunan Muhammad Amien, dkk,, soal-soal UTBK terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Berikut rinciannya yang bisa Anda simak:
1. Tes Potensi Skolastik (TPS)
TPS bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang dianggap penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi. Tes ini menguji kemampuan penalaran dan pemahaman umum, kemampuan kuantitatif (matematika dasar), serta kemampuan memahami bacaan dan tulisan.
Ada empat materi utama yang diujikan dalam TPS, di antaranya Tes Potensi Kognitif, Tes penalaran Matematika, Tes Literasi Bahasa Indonesia, dan Tes Literasi Bahasa Inggris. Masing-masing materi memiliki bobot penilaian yang berbeda.
Baca juga: 5 Contoh Soal UTBK Saintek Lengkap dengan Pembahasannya
2. Tes Kompetensi Akademik (TKA)
TKA bertujuan untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil di perguruan tinggi. TKA dapat mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran di sekolah.
Soal-soal di TKA dikategorikan sebagai soal HOTS (Higher Order Thinking Skill). Ada dua kelompok soal yang diujikan, yaitu Saintek (Sains dan Teknologi) dan Soshum (Sosial Humaniora).
Kelompok Saintek memuat materi Matematika Saintek, Fisika, Biologi, dan Kimia. Sedangkan kelompok Soshum terdiri dari materi Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.
Baca juga: Cara Menghitung Skor UTBK dan Sistem Penilaiannya
Apakah UTBK Ada Bahasa Panda?
Soal pengkodean atau bahasa panda diujikan dalam pelaksanaan UTBK. Jenis soal ini masuk dalam kategori coding & decoding, yakni suatu pengkonversian suatu kata menjadi ungkapan tertentu menjadi suatu pola.
Soal pengkodean atau coding dapat ditemukan pada urutan huruf atau angka yang digunakan sebagai pengganti kata asli atau seri angka yang dikodekan. Pada soal ini, karakter kata, angka, dan seri campuran harus ditemukan polanya. Kemudian, diberikan suatu kode yang mesti diubah ke dalam bentuk karakter huruf dan susunan kata angka yang dikodekan.
Soal coding atau bahasa panda termasuk TPS Penalaran Akademik. Ada 4 cara yang bisa digunakan untuk menyelesaikan soal TPA ini, di antaranya simple arrangement (aturan sederhana), direct substitution (subtitusi langsung), pattern substitution (subtitusi pola), alphanumeric coding (pengkodean alfanumerik).
Dirangkum dari buku FAST: Fokus & Siap UTBK SNBT 2023 susunan Ahmad Faisal, dkk., berikut contoh soal TPS Bahasa Panda selengkapnya yang bisa Anda simak:
Soal 1
Dalam bahasa kode, ABLASI dikodekan sebagai BAALIS. Dengan pengkodean yang sama maka CANDRA menjadi ….
A. CAADNR
B. CNAARD
C. ACDNAR
D. ACANDR
E. ACDNRA
Penyelesaian:
Pengkodean ABLASI menjadi BAALIS, diperoleh dari menukarkan letak dari urutan setiap dua huruf.
AB ditukar menjadi BA
LA ditukar menjadi AL
SI ditukar menjadi IS
Sehingga dengan pola pengkodean yang sama, maka kata dari CANDRA:
CA ditukar menjadi AC
ND ditukar menjadi DN
RA ditukar menjadi AR
Jadi, CANDRA dikodekan menjadi ACDNAR
Soal 2
Jika dalam bahasa kode tertentu, RESPECT dikodekan sebagai 18519165320, maka FRAGILE diberi kode ….
A. 618719225
B. 68127125
C. 6181171925
D. 61187125
E. 618179125
Penyelesaian:
Pada kata RESPECT yang dikodekan sebagai 18519165320, bisa dijabarkan sesuai dengan urutan alfabeth yang ada: R →18; E→5; S→19; P→16; E→5; C→3; T→20
R E S P E C T = 18, 5, 19, 16, 5, 3, 20
Pola tersebut sesuai dengan urutan alfabeth tanpa ada perubahan, sehingga kata perubahan, sehingga kata FRAGILE FRAGILE bisa dijabarkan menjadi:
F →6; R →18; A →1; G →7; I →9; L →12; E →5
Jadi, pengkodean untuk kata FRAGILE adalah 618179125.
Baca juga: Perbedaan UTBK dan SBMPTN yang Wajib Diketahui
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Apa itu UTBK?

Apa itu UTBK?
UTBK merupakan singkatan dari Ujian Tertulis Berbasis Komputer.
Apa saja kelompok ujian UTBK SNBT?

Apa saja kelompok ujian UTBK SNBT?
Ada dua kelompok, yakni Soshum dan Saintek.
Apa saja mata pelajaran yang diujikan di kelompok ujian soshum?

Apa saja mata pelajaran yang diujikan di kelompok ujian soshum?
Matematika, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.
