Konten dari Pengguna

Mengapa Gotong Royong dapat Mempererat Persatuan? Ini Alasannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa gotong royong dapat mempererat persatuan. Foto: Unsplash/Antonio Janeski
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa gotong royong dapat mempererat persatuan. Foto: Unsplash/Antonio Janeski

Gotong royong merupakan budaya Indonesia yang sudah diwariskan secara turun-temurun dan masih relevan hingga kini. Nilai utamanya terletak pada kerja sama dan sikap saling membantu dalam kehidupan bermasyarakat demi mencapai tujuan bersama.

Dalam praktiknya, gotong royong tidak hanya memudahkan pekerjaan, tapi juga menjadi kunci penting dalam mempererat persatuan antarmasyarakat. Karena itu, tradisi ini perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaannya, mengapa gotong royong dapat mempererat persatuan? Simak artikel ini untuk mengetahui alasannya!

Mengapa Gotong Royong dapat Mempererat Persatuan?

Ilustrasi mengapa gotong royong dapat mempererat persatuan. Foto: ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Ada sejumlah nilai penting dalam kegiatan gotong royong yang berperan dalam mempererat persatuan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai inilah yang menjadi alasan mengapa gotong royong dapat mempererat persatuan antarmasyarakat Indonesia.

Dihimpun dari buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP Kelas VII oleh Zaim Uchrowi dan Ruslinawati, berikut nilai-nilai yang membuat gotong royong dapat mempererat persatuan:

1. Saling Memahami

Hal mendasar dalam kehidupan bermasyarakat adalah kemampuan untuk memahami orang lain. Contohnya sebagai berikut:

  • Memahami setiap anggota keluarga

  • Memahami teman dan lingkungan sekolah

  • Memahami para tetangga

  • Memahami masyarakat luas

Dalam konteks ini, gotong royong berperan penting karena mendorong setiap individu untuk saling mengenal, berinteraksi, dan memahami satu sama lain.

2. Saling Membantu

Saling membantu merupakan ciri utama dalam kegiatan gotong royong. Sikap ini dilakukan secara bergiliran sehingga setiap anggota masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara adil.

Sebagai contoh, warga membantu mengolah lahan milik seorang petani. Kemudian, petani yang telah dibantu juga membantu petani lain secara bergantian.

3. Saling Menghargai

Selain saling memahami, setiap anggota masyarakat juga perlu menjunjung tinggi sikap saling menghargai. Menghargai perbedaan, pendapat, dan peran masing-masing individu menjadi kunci terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis.

Dalam praktiknya, gotong royong juga mendorong setiap orang untuk saling menghormati saat bekerja bersama, seperti:

  • Menghargai pendapat dan ide orang lain

  • Menghormati peran serta kontribusi setiap individu

  • Tidak meremehkan hasil kerja orang lain

  • Menjaga sikap sopan selama kegiatan berlangsung

4. Saling Mengatasi Kekurangan

Nilai penting lainnya dalam gotong royong adalah saling melengkapi dan mengatasi kekurangan. Setiap individu memiliki kemampuan yang berbeda, sehingga keterbatasan satu orang dapat ditutupi oleh kelebihan orang lain.

Contohnya, seseorang yang tidak mampu mengerjakan tugas tertentu dapat dibantu oleh anggota lain. Kemudian, dia juga mendapatkan tugas sesuai kemampuannya.

5. Menguatkan Kebersamaan

Ungkapan “berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Ungkapan tersebut bermakna bahwa tidak ada pihak yang lebih diuntungkan atau dirugikan karena semua beban dan tanggung jawab ditanggung bersama.

Dalam gotong royong, nilai tersebut terasa nyata melalui kerja sama yang dilakukan secara kolektif. Dampaknya, rasa kebersamaan antarwarga semakin kuat dan sikap egois perlahan berkurang.

Baca Juga: 10 Manfaat Gotong Royong dalam Kehidupan Sehari-hari

(NSF)