Konten dari Pengguna

Mengapa Perenungan Benih hingga Secangkir Teh Menumbuhkan Cinta kepada Allah?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 13 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pelatihan KBC di platform Pintar Kemenag. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelatihan KBC di platform Pintar Kemenag. Foto: Unsplash

Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada 22–28 April 2026 bagi guru madrasah lintas mata pelajaran. Kegiatan ini berlangsung secara online melalui platform Pintar Kemenag dan dapat diakses lewat laptop maupun HP.

Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mempelajari beberapa modul yang telah disiapkan, termasuk Modul 3.7 tentang Cinta Allah dan Rasul-Nya. Usai mempelajari materi, peserta melanjutkan dengan mengerjakan 10 soal pilihan ganda sebagai bentuk evaluasi.

Salah satu pertanyaan yang akan muncul adalah “Mengapa perenungan terhadap proses dari benih hingga secangkir teh dapat menumbuhkan cinta kepada Allah?”. Untuk memudahkan dalam menjawab, simak kunci jawaban lengkapnya melalui artikel berikut!

Mengapa Perenungan terhadap Proses dari Benih hingga Secangkir Teh Dapat Menumbuhkan Cinta kepada Allah?

Ilustrasi mengapa perenungan terhadap proses dari benih hingga secangkir teh dapat menumbuhkan cinta kepada Allah? Foto: Unsplash

Berdasarkan tayangan di kanal YouTube Madrosatuna, berikut rangkuman pertanyaan beserta kunci jawaban Modul 3.7 tentang Cinta Allah dan Rasul-Nya secara lengkap.

1. Mengapa perenungan terhadap proses dari benih hingga secangkir teh dapat menumbuhkan cinta kepada Allah?

A. Karena menampilkan peran manusia sebagai pengelola utama

B. Karena memperlihatkan keteraturan yang memberi manfaat bagi manusia

C. Karena menunjukkan keindahan alam yang menenangkan

D. Karena mengungkap adanya rangkaian ketetapan yang penuh perhatian terhadap kebutuhan manusia

Jawaban: D. Karena mengungkap adanya rangkaian ketetapan yang penuh perhatian terhadap kebutuhan manusia

2. Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan hubungan antara renungan perjalanan teh dan tumbuhnya rasa syukur kepada Allah?

A. Syukur berkembang karena manusia terlibat dalam proses tersebut

B. Syukur terjadi ketika manusia merasakan kenikmatan secara langsung

C. Syukur muncul karena manusia menyadari kualitas hasil yang diperoleh

D. Syukur terbentuk dari pemahaman bahwa setiap proses mengandung makna pemberian

Jawaban: D. Syukur terbentuk dari pemahaman bahwa setiap proses mengandung makna pemberian

3. Jika peserta hanya fokus pada rasa teh tanpa mengaitkan dengan narasi, maka kemungkinan besar yang tidak tercapai adalah…

A. Kesadaran reflektif terhadap proses dan makna di baliknya

B. Pengalaman estetika dalam menikmati minuman

C. Pemahaman tentang kualitas bahan teh yang digunakan

D. Kepuasan fisiologis setelah mengonsumsi minuman hangat

Jawaban: A. Kesadaran reflektif terhadap proses dan makna di baliknya

4. Seorang siswa berkata, “Saya lebih takut dihukum jika salah daripada merasa dicintai Allah saat berbuat baik.” Hal ini menunjukkan…

A. Mengindikasikan belum optimalnya pengalaman cinta kepada Allah

B. Mencerminkan penekanan pada sisi jalaliyah Allah

C. Menunjukkan dominasi pemahaman terhadap konsekuensi perbuatan

D. Menggambarkan pendekatan hubungan berbasis rasa takut

Jawaban: A. Mengindikasikan belum optimalnya pengalaman cinta kepada Allah

5. Setiap manusia berharap mendapatkan surga dan tidak menginginkan masuk neraka. Pernyataan yang benar di bawah ini adalah …

A. Keterpaksaan dalam beribadah melahirkan sikap melaksanakan perintah Allah penuh dengan keterpaksaan karena tunduk kepada atasan

B. Takut kepada Allah melahirkan sikap melaksanakan perintah Allah penuh dengan rasa takut akan api neraka

C. Cinta kepada Allah melahirkan sikap melaksanakan perintah Allah penuh dengan kesadaran dan cinta Allah dan Rasul-Nya

D. Bertransaksi dengan Allah melahirkan sikap melaksanakan perintah Allah penuh dengan mengharap masuk surga-Nya Allah Swt.

Jawaban: C. Cinta kepada Allah melahirkan sikap melaksanakan perintah Allah penuh dengan kesadaran dan cinta Allah dan Rasul-Nya

6. Seseorang melaksanakan perintah Allah dengan niat yang bertingkat-tingkat. Pernyataan yang benar di bawah ini yang menunjukan tingkat yang paling rendah adalah ….

A. Melaksanakan perintah Allah penuh dengan mengharap masuk surga-Nya Allah Swt

B. Melaksanakan perintah Allah penuh dengan keterpaksaan karena tunduk kepada atasan

C. Melaksanakan perintah Allah penuh dengan rasa takut akan api neraka

D. Melaksanakan perintah Allah penuh dengan kesadaran dan cinta Allah dan Rasul-Nya

Jawaban: B. Melaksanakan perintah Allah penuh dengan keterpaksaan karena tunduk kepada atasan

7. Jika seseorang mampu memasukkan kesadaran tentang orang-orang yang membantu aktivitasnya, perasaan apa yang akan muncul?

A. Muncul pemaknaan mendalam bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya melalui perantaraan orang lain

B. Muncul rasa bangga karena telah mampu melibatkan banyak orang dalam keberhasilan aktivitas pribadinya

C. Muncul rasa ketergantungan yang tinggi kepada sesama manusia

D. Muncul keinginan untuk segera membalas jasa semua orang tersebut

Jawaban: A. Muncul pemaknaan mendalam bahwa Allah sangat mencintai hamba-Nya melalui perantaraan orang lain

8. Fasilitator menjelaskan bahwa aktivitas tea ceremony bertujuan mengubah aktivitas biasa menjadi jalan menuju cinta Allah. Transformasi yang terjadi adalah…

A. Aktivitas menjadi jalan mengenal, mensyukuri, dan mencintai Allah

B. Aktivitas menjadi sarana refleksi diri

C. Aktivitas menjadi lebih sadar dan terarah

D. Aktivitas menjadi lebih bermakna secara pribadi

Jawaban: A. Aktivitas menjadi jalan mengenal, mensyukuri, dan mencintai Allah

9. Jika ada dua siswa, Siswa A beribadah karena takut hukuman sedangkan Siswa B beribadah karena merasa dicintai Allah. Analisis paling tepat adalah…

A. Perbedaan terletak pada pendekatan emosional terhadap Allah

B. Siswa B menunjukkan dimensi cinta yang lebih dominan

C. Keduanya memiliki motivasi yang sah dalam beribadah

D. Keduanya mencerminkan tingkat pemahaman yang berbeda

Jawaban: B. Siswa B menunjukkan dimensi cinta yang lebih dominan

10. Aktivitas sehari-hari akan menghadirkan Allah dalam setiap tarikan nafas sehingga seluruh aktivitas manusia terasa bermakna. Makna yang bisa kita terapkan kepada aktivitas tersebut adalah …

A. Dalam setiap aktivitas manusia pasti akan ada rujukan yang dapat diambil dari para ulama , maka aktivitas itu agar bermakna kita dapat menentukan teori atau regulasi yang ada

B. Dalam setiap aktivitas manusia pasti akan ada rujukan ayat suci atau Hadits Rasul, maka aktivitas itu kita ditentukan ayatnya agar bermakna

C. Dalam setiap aktivitas manusia dapat menghadirkan Allah dan memandang bahwa alam sebagai manifestasi perwujudan Allah sehingga manusia selalu bersentuhan dengan Allah dalam setiap tarikan nafasnya

Jawaban: C. Dalam setiap aktivitas manusia dapat menghadirkan Allah dan memandang bahwa alam sebagai manifestasi perwujudan Allah sehingga manusia selalu bersentuhan dengan Allah dalam setiap tarikan nafasnya

11. Hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. menjelaskan tentang pembagian rahmat Allah. Berapa jumlah rahmat yang diturunkan Allah untuk seluruh makhluk-Nya di dunia ini?

A. Seluruh bagian rahmat telah dicurahkan sejak penciptaan dunia

B. Hanya satu bagian rahmat yang dibagikan kepada jin, manusia, dan hewan

C. Sembilan puluh sembilan bagian rahmat untuk keseimbangan alam semesta

D. Setengah dari total seratus bagian rahmat yang dimiliki-Nya

Jawaban: B. Hanya satu bagian rahmat yang dibagikan kepada jin, manusia, dan hewan

12. Sifat Jamaliyah Allah yang diterapkan seorang guru di madrasah adalah

A. Memberikan arahan, bimbingan dan melaksanakan kesepakatan kepada seseorang yang bersalah

B. Selalu memberi hukuman dan marah yang kepada seseorang yang bersalah

C. Memberikan kesempatan siswa untuk memperbaiki diri

D. Memberikan pujian kepada sesama.

Jawaban: C. Memberikan kesempatan siswa untuk memperbaiki diri

13. Dalam konteks 'Allah Sang Maha Cinta', bagaimana seorang pendidik seharusnya menjelaskan konsep hukuman Tuhan kepada siswa agar tetap seimbang dengan sisi Jamaliah?

A. Hukuman Tuhan adalah bentuk kegagalan manusia dalam mendapatkan cinta-Nya yang eksklusif

B. Hukuman adalah bagian dari keadilan Allah, namun rahmat-Nya selalu mendahului dan lebih luas daripada murka-Nya

C. Menjelaskan bahwa Allah sebenarnya sangat ingin menghukum manusia karena dosa-dosa mereka

D. Menghilangkan sama sekali bahasan tentang neraka agar siswa tidak merasa trauma atau takut.

Jawaban: B. Hukuman adalah bagian dari keadilan Allah, namun rahmat-Nya selalu mendahului dan lebih luas daripada murka-Nya

14. Dalam kegiatan tadabbur alam, murid diajak mengamati hutan kota. Sebagian murid melihat kegiatan tersebut hanya sebagai sarana rekreasi dan pengamatan ilmiah semata. Guru ingin menanamkan nilai bahwa alam merupakan tajalli (manifestasi Ilahi). Tindakan guru yang paling tepat adalah….

A. Mengajak murid mengidentifikasi manfaat ekonomi dari sumber daya hutan sebagai keanekaragaman hayati

B. Menugaskan murid membuat laporan ilmiah tentang fungsi hutan bagi kehidupan manusia sebagai wujud cinta kepada alam

C. Mengajak murid mendokumentasikan keanekaragaman tumbuhan dan hewan di hutan kota agar dapat memaknai alam sebagai ciptaan Allah

D. Mengarahkan murid merefleksikan keberagaman makhluk hidup manifestasi Nama-Nama Allah dalam ciptaan-Nya

Jawaban: D. Mengarahkan murid merefleksikan keberagaman makhluk hidup manifestasi Nama-Nama Allah dalam ciptaan-Nya

15. Peran fasilitator dalam sesi refleksi setelah minum teh paling tepat dipahami sebagai…

A. Evaluator pemahaman peserta terhadap narasi yang diberikan

B. Penyampai informasi tambahan tentang manfaat teh

C. Pengarah diskusi untuk mencapai jawaban yang seragam

D. Pemantik kesadaran peserta melalui pertanyaan reflektif

Jawaban: D. Pemantik kesadaran peserta melalui pertanyaan reflektif

16. Istilah 'Al-islamu mahjubun bil muslimin' digunakan untuk menggambarkan realitas sosiologis umat Islam saat ini. Apa ancaman terbesar dari fenomena tersebut terhadap citra Islam?

A. Kurangnya literasi digital umat Muslim dalam membalas kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak luar

B. Ajaran Islam yang indah menjadi tidak terlihat karena tertutup oleh perilaku kasar sebagian pemeluknya

C. Media Barat menjadi satu-satunya sumber informasi yang membentuk opini negatif tentang dunia Islam

D. Banyaknya kelompok minoritas yang mengatasnamakan Islam sehingga suara mayoritas tidak lagi terdengar

Jawaban: B. Ajaran Islam yang indah menjadi tidak terlihat karena tertutup oleh perilaku kasar sebagian pemeluknya

17. Teks menyebutkan bahwa meskipun kelompok yang melakukan kekerasan jumlahnya sedikit, mereka seolah-olah menjadi wajah Islam di dunia. Mengapa hal ini bisa terjadi?

A. Karena mereka secara konsisten menerapkan hukum Islam yang paling murni dalam setiap aksinya

B. Karena mereka memiliki dukungan finansial yang sangat besar dari berbagai konflik sektarian

C. Karena mayoritas umat Muslim bersikap acuh tak acuh terhadap tindakan kekerasan yang terjadi

D. Karena suara mereka sangat keras dan lantang dalam mengatasnamakan identitas umat Islam

Jawaban: D. Karena suara mereka sangat keras dan lantang dalam mengatasnamakan identitas umat Islam

18. Dalam aktivitas sarapan pagi, bagaimana penerapan konsep 'Cinta Allah dan Rasul-Nya' yang paling sesuai dalam konsep KBC?

A. Berdoa sebelum dan sesudah makan agar aktivitas tersebut mendapatkan keberkahan dari Allah

B. Membayar harga makanan dengan jujur sebagai bentuk rasa syukur

C. Mengonsumsi makanan yang halal dan thoyyib sesuai dengan sunnah Rasul

D. Menghadirkan Allah saat makan dan membayangkan orang-orang yang berjasa dalam prosesnya hingga makanan tersebut tersaji

Jawaban: D. Menghadirkan Allah saat makan dan membayangkan orang-orang yang berjasa dalam prosesnya hingga makanan tersebut tersaji

19. Apa makna terdalam dari penyebutan 'sunatullah' dalam kaitannya dengan secangkir teh yang kita minum?

A. Bahwa proses alam terjadi secara otomatis tanpa aturan yang pasti

B. Bahwa teh adalah minuman yang dianjurkan oleh syariat

C. Bahwa cinta Allah hadir melalui mekanisme alam yang teratur dan sistematis

D. Bahwa manusia memiliki kemampuan untuk mengubah aturan alam semesta

Jawaban: C. Bahwa cinta Allah hadir melalui mekanisme alam yang teratur dan sistematis

20. Jika seseorang berkata, “Saya baru menyadari bahwa secangkir teh ini melalui proses panjang yang teratur dan bermanfaat bagi manusia.” Makna yang paling relevan terkait cinta Allah dari pernyataan tersebut adalah…

A. Allah memberikan kemampuan manusia untuk mengelola alam

B. Allah menciptakan sistem yang dapat dipahami manusia

C. Allah menghadirkan keteraturan yang mendukung kehidupan

D. Allah menunjukkan kasih sayang melalui proses yang memberi manfaat

Jawaban: D. Allah menunjukkan kasih sayang melalui proses yang memberi manfaat

21. Manakah pernyataan yang paling tepat menjelaskan hubungan antara renungan perjalanan teh dan tumbuhnya rasa syukur kepada Allah?

A. Syukur berkembang karena manusia terlibat dalam proses tersebut

B. Syukur terbentuk dari pemahaman bahwa setiap proses mengandung makna pemberian

C. Syukur muncul karena manusia menyadari kualitas hasil yang diperoleh

D. Syukur terjadi ketika manusia merasakan kenikmatan secara langsung

Jawaban: B. Syukur terbentuk dari pemahaman bahwa setiap proses mengandung makna pemberian

22. Fenomena binatang liar yang mengasihi anaknya merupakan salah satu manifestasi dari rahmat Allah. Fenomena ini bersumber dari…

A. Kebaikan alamiah yang ada pada setiap makhluk hidup sejak lahir

B. Sembilan puluh sembilan rahmat yang disimpan untuk masa depan

C. Satu bagian rahmat Allah yang diturunkan ke bumi

D. Insting bertahan hidup yang terbentuk secara evolusioner

Jawaban: C. Satu bagian rahmat Allah yang diturunkan ke bumi

23. Seorang individu rajin beribadah karena sangat mengharapkan imbalan surga dan merasa rugi jika tidak mendapatkannya. Dalam KBC, mentalitas beragama seperti ini disebut sebagai…

A. Mode Budak

B. Mode Pecinta

C. Mode Jalaliah

D. Mode Pedagang

Jawaban: D. Mode Pedagang

24. Dalam analogi 'Duta Produk', seseorang harus memahami seluk-beluk produk secara mendalam untuk bisa memasarkannya. Bagaimana hal ini diaplikasikan untuk menjadi Duta Islam?

A. Mampu menghafal seluruh teks keagamaan agar bisa berdebat dengan kelompok yang berseberangan

B. Mempelajari Islam secara tuntas dari sumber terpercaya agar tidak memiliki pemahaman yang dangkal

C. Menjadi individu yang sukses secara finansial agar mencerminkan kejayaan ajaran Islam

D. Memiliki kemampuan retorika yang baik agar mampu meyakinkan orang lain tentang kebenaran Islam.

Jawaban: Mempelajari Islam secara tuntas dari sumber terpercaya agar tidak memiliki pemahaman yang dangkal

25. Seorang pendidik sering kali menekankan ancaman siksa neraka dan murka Allah saat mengajar di kelas, sehingga siswa membayangkan Allah sebagai sosok yang pemarah. Pergeseran paradigma apa yang paling tepat untuk memperbaiki pendekatan ini?

A. Pergeseran dari paradigma Nomos Oriented ke Eros Oriented

B. Pergeseran dari Mode Pedagang ke Mode Pecinta

C. Pergeseran dari paradigma Jalaliah ke Jamaliah

D. Pergeseran dari Mode Budak ke Mode Pedagang

Jawaban: A. Pergeseran dari paradigma Jalaliah ke Jamaliah

26. “Rahmat Allah lebih mendahului murka-Nya.” Makna yang paling tepat dalam membangun paradigma KBC adalah…

A. Kesadaran akan rahmat membuka jalan bagi kedekatan dengan Allah

B. Murka Allah tetap ada tetapi tidak menjadi pendekatan utama

C. Pemahaman terhadap Allah perlu diawali dari kasih sayang-Nya

D. Rahmat Allah menjadi landasan utama dalam memahami sifat-Nya

Jawaban: D. Rahmat Allah menjadi landasan utama dalam memahami sifat-Nya

27. Setelah tea ceremony, kesadaran reflektif yang muncul bahwa secangkir teh yang diminum tidak sepenuhnya hasil kerja manusia, menunjukkan makna bahwa …

A. Kesadaran bahwa Allah berperan dalam setiap proses menumbuhkan rasa syukur

B. Proses alam memiliki kontribusi besar dalam kehidupan manusia

C. Banyak faktor yang memengaruhi hasil akhir suatu produk

D. Hasil yang dinikmati melibatkan lebih dari sekadar usaha manusia

Jawaban: A. Kesadaran bahwa Allah berperan dalam setiap proses menumbuhkan rasa syukur

28. Jika kita menganalisis durasi hidup Rasulullah selama 23 tahun masa kenabian, total waktu yang digunakan untuk peperangan fisik hanya sekitar 270 hari (3%). Apa implikasi pedagogis dari data ini dalam pembelajaran sejarah Islam?

A. Umat Islam harus fokus meneladani 97% masa kehidupan Nabi yang diisi dengan perdamaian dan akhlak mulia

B. Peperangan adalah strategi utama dakwah Nabi, namun dilakukan secara singkat agar efisien

C. Peperangan Nabi tidak penting untuk dipelajari karena durasinya yang sangat singkat

D. Kurikulum sejarah harus lebih banyak porsinya dalam membahas strategi perang Nabi agar siswa memiliki jiwa ksatria.

Jawaban: A. Umat Islam harus fokus meneladani 97% masa kehidupan Nabi yang diisi dengan perdamaian dan akhlak mulia

29. Siswa diajarkan untuk mematuhi aturan agama secara ketat seperti halal-haram, namun mereka tidak memahami makna atau hikmah di balik aturan tersebut. Hal ini membuat agama terasa legalistik. Pendekatan ini merupakan ciri dari…

A. Nomos oriented

B. Paradigma Jamaliah

C. Eros oriented

D. Mode Pecinta

Jawaban: A. Nomos oriented

30. Integrasi paling tepat antara kesadaran, syukur, dan cinta kepada Allah dalam konteks tea ceremony adalah…

A. Menghargai semua pihak yang terlibat dalam produksi teh

B. Menghubungkan kenikmatan dengan proses sebagai tanda pemberian Allah

C. Menikmati teh sambil memahami manfaat kesehatannya

D. Menyadari proses, merasakan nikmat, lalu menghadirkan syukur dan kecintaan kepada Allah

Jawaban: D. Menyadari proses, merasakan nikmat, lalu menghadirkan syukur dan kecintaan kepada Allah

Modul Pembelajaran pada Pelatihan KBC

Ilustrasi modul pembelajaran pada pelatihan KBC. Foto: Unsplash

Pelatihan KBC dari Kemenag bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan KBC sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan nilai kasih sayang, toleransi, sikap saling menghargai, serta pembentukan karakter siswa.

Materi dalam pelatihan ini disusun ke dalam beberapa modul yang saling berkaitan, sebagaimana dikutip dari padang.kemenag.go.id, yaitu:

  • Landasan filosofi KBC

  • Pancacinta 1 – Cinta kepada Allah dan Rasul

  • Pancacinta 2 – Cinta terhadap ilmu pengetahuan

  • Pancacinta 3 – Kepedulian terhadap alam

  • Pancacinta 4 – Cinta diri dan sesama

  • Pancacinta 5 – Cinta tanah air

  • Penerapan KBC dalam proses pembelajaran

Baca juga: Kunci Jawaban Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta Pintar Kemenag Modul 3.7

(RK)