Mengenal Apa Itu QRIS beserta Manfaatnya bagi Pengguna dan Merchant

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Indonesian Standard. Baru-baru ini, viral kasus penipuan menggunakan QRIS yang terjadi di masjid Nurul Iman Blok M Square.
Mengutip kumparanNEWS, penipuan tersebut dilakukan pelaku untuk mendulang keuntungan pribadi dengan cara memasang QRIS palsu di Masjid Nurul Iman. Jadi, jika orang memindai dan beramal via QRIS tersebut, uang diduga akan masuk ke rekening pribadinya.
Dalam beberapa tahun terakhir, QRIS memang menjadi salah satu sistem pembayaran favorit masyarakat. Banyak dari mereka yang menganggap transaksi dengan QRIS lebih praktis dan aman ketimbang menggunakan cash maupun debit.
Bagi yang belum tahu apa itu QRIS, manfaat, dan cara membuatnya, simak informasi selengkapnya dalam artikel ini.
Apa Itu QRIS?
QRIS (dibaca: kris) merupakan standar QR code yang dikembangkan Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia untuk memfasilitasi seluruh metode pembayaran dengan QR code di Indonesia. Dengan begitu, transaksi menggunakan QR code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.
Menurut situs Bank Indonesia, dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran baik dari bank maupun non bank dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, parkir, warung, tiket wisata, hingga donasi berlogo QRIS meski penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang dipakai masyarakat.
QRIS dapat digunakan untuk semua smartphone yang dilengkapi dengan pemindai QR code. Untuk melakukan transaksi, pengguna hanya perlu memindai QR code yang disediakan merchant lalu membayarnya. Namun, nominal transaksi QRIS dibatasi, yaitu maksimal sebesar Rp10 juta.
Terdapat dua macam QRIS, yaitu QRIS statis dan dinamis. QRIS statis merupakan QR code berisi merchant ID dan bersifat tetap. Kode ini biasanya dipajang secara permanen di etalase toko.
Sedangkan, QRIS dinamis merupakan QR code yang dibuat secara real time ketika hendak melakukan transaksi. Nominal transaksi akan di-generate otomatis sehingga pengguna tidak perlu lagi memasukkannya secara manual.
Baca juga: Cara Membuat QRIS untuk Merchant dan Persyaratannya
Manfaat QRIS
Tak sedikit masyarakat yang beralih menggunakan QRIS untuk bertransaksi sehari-hari. Wajar, ada banyak manfaat dan keunggulan QRIS yang tak hanya dirasakan pengguna, tetapi juga oleh merchant. Apa saja?
Ada banyak manfaat QRIS yang dirasakan oleh merchant maupun pengguna. Apa saja?
Bagi Pengguna
Transaksi lebih cepat.
Tidak perlu repot membawa uang tunai.
Terlindungi keamanannya karena semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) QRIS sudah memiliki izin dan diawasi oleh Bank Indonesia.
Bagi Merchant
Penjualan berpotensi meningkat karena bisa menerima pembayaran berbasis QR apa pun.
Meningkatkan branding.
Lebih praktis karena hanya menggunakan satu QRIS.
Terhindar dari uang palsu.
Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
Transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat kapan saja.
Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
Mengurangi biaya pengelolaan kas.
Memuudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.
(ADS)
Baca juga: QRIS Mandiri: Pengertian dan Cara Menggunakannya
Frequently Asked Question Section
QRIS untuk apa?

QRIS untuk apa?
QRIS dikembangkan dengan tujuan memfasilitasi seluruh metode pembayaran dengan QR code di Indonesia sehingga transaksi lebih mudah, cepat, dan aman.
Bagaimana cara bayar pakai QRIS?

Bagaimana cara bayar pakai QRIS?
Untuk melakukan transaksi, pengguna hanya perlu memindai QR code yang disediakan merchant lalu membayarnya.
Berapa maksimal nominal transaksi dengan QRIS?

Berapa maksimal nominal transaksi dengan QRIS?
Nominal transaksi QRIS dibatasi, yaitu maksimal sebesar Rp10 juta.
