Konten dari Pengguna

Mengenal Jenis-Jenis dan Contoh Purwakanthi

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi purwakanthi biasanya digunakan oleh orang Jawa. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi purwakanthi biasanya digunakan oleh orang Jawa. Foto: Freepik

Purwakanthi merupakan salah satu bagian dari karya sastra Jawa yang digunakan sejak ratusan tahun lalu. Masyarakat Jawa sejak dahulu menggunakan purwakanthi sebagai ungkapan agar lebih ringkas dengan susunan kata yang indah dan mudah diingat.

Hingga saat ini, masyarakat Jawa masih menggunakan purwakanthi dalam kehidupan sehari-hari. Berikut pengertian, jenis-jenis, dan contoh purwakanthi.

Pengertian Purwakanthi

Ilustrasi menulis purwakanthi. Foto: Unsplash

Secara bahasa, purwakanthi berasal dari dua suku kata, yaitu purwa dan kanthi. Dalam bahasa Jawa, purwa artinya awalan dan kanthi artinya mengulang. Secara harfiah, purwakanthi adalah mengulang atau mengikuti kata yang di awal atau kata sebelumnya.

Dikutip dari Unsur-Unsur Budaya dalam Babad Sekaten oleh Mulyono Atmosiswartoputra (2021: 201), purwakanthi adalah permainan alunan bunyi yang sama pada beberapa kata dalam suatu kalimat yang dipergunakan agar kalimat tersebut menjadi lebih indah.

Di dalam purwakanthi, penggunaan rima atau alunan bunyi yang sama dalam beberapa kata membuat pendengar mudah menangkap maksud ucapan tersebut.

Jenis Purwakanthi

Ilustrasi masyarakat Jawa. Foto: Unsplash

Purwakanthi dibagi menjadi tiga jenis, yaitu purwakanthi guru swara, purwakanthi guru sastra, dan purwakanthi lumaksita. Berikut penjelasannya:

1. Purwakanthi Guru Swara

Purwakanthi guru swara adalah purwakanthi yang memiliki persamaan dalam bunyi huruf vokalnya. Persamaan bunyi huruf vokal dapat berupa huruf a, i, u, e, dan o. Tujuannya untuk memberi penguatan rasa dalam puisi.

Dalam bahasa Indonesia, purwakanthi guru swara disebut juga asonansi, yaitu rima yang berpatokan pada suara vokal. Suara vokal tersebut terdapat pada awal, tengah, dan akhir baris, yang diurutkan atau disambung antar larik puisi.

2. Purwakanthi Guru Sastra

Purwakanthi guru sastra merupakan purwakanthi yang memiliki persamaan huruf di setiap awalan kata. Purwakanthi ini memiliki ciri khusus penggunaan huruf konsonan yang sama.

Purwakanthi guru sastra disebut juga aliterasi. Aliterasi, yaitu konsonan yang diulang pada awal kata dengan urut. Konsonan awal kata akan berhubungan dengan kata lain dalam satu larik maupun antarlarik lain dalam puisi.

3. Purwakanthi Guru Basa (Lumaksita)

Purwakanthi guru basa adalah perulangan seluruh kata atau bunyi dalam rangkaian kalimat. Purwakanthi guru basa disebut juga dengan purwakanthi lumaksita.

Dinamakan purwakanthi lumaksita karena ada kata yang berpindah atau berulang. Artinya, kata yang sudah disebut di depan akan diulang kembali di bagian selanjutnya.

Baca Juga: Cara Membuat Geguritan Bahasa Jawa Lengkap dengan Contohnya

Contoh Purwakanthi

Ilustrasi menulis purwakanthi. Foto: Unsplash

Adapun beberapa contoh purwakanthi sesuai dengan jenisnya, yaitu:

Contoh Purwakanthi Guru Swara

  • Ati karep, bandha cupet

  • Ayem tentrem

  • Bagas waras

  • Bareng wis makmur, lali marang sedulur

  • Bungah susah iku lumrah

  • Becik ketitik, ala ketara

  • Gemah ripah

  • Gendhon rulon

  • Gemi setiti ngati-ati

  • Gelem obah, mesthi mamah

Contoh Purwakanthi Guru Sastra

  • Madat, minum, madon, mateni lan main

  • Mandhep, manteb, melu mara tua, mangan ora mangan

  • Asah, asih, asuh

  • Babat, bibit, bobot, bebet

  • Saya suwe saya sumengka

  • Sepi sepa lir sepah samun

  • Tata titi tutug tatug, tanggung jawab

  • Tata, titi, tentrem.

  • Tatag, teteg, bakal tutug

  • Laras, lurus, leres, laris

Contoh Purwakanthi Guru Basa (Lumaksita)

  • Asung bekti, bektine kawula marang gusti

  • Bibis tasik, tasik madu wino tirto

  • Durna putra, putra putri madukara

  • Nemu kembang, kembange wangi, wangine gawe keblinger

  • Janur gunung, gunung geni lor ngayogya

  • Pandhu suta, suta madyaning Pandhawa

  • Raja pura, putra daleme Ngastina

  • Remuk rempu, rempu dadi awu

  • Witing klapa, klapa mudha saumpama

  • Carang wreksa, wreksa wilis tanpa patra

Baca Juga: 3 Contoh Geguritan Bahasa Jawa Tema Kehidupan

(VIO & SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa saja jenis purwakanthi?
chevron-down

1. Purwakanthi Guru Swara 2. Purwakanthi Guru Sastra 3. Purwakanthi Guru Basa (Lumaksita)

Apa itu purwakanthi guru swara?
chevron-down

Purwakanthi guru swara adalah purwakanthi yang memiliki persamaan dalam bunyi huruf vokalnya.

Apa itu lumaksita?
chevron-down

Purwakanthi guru basa disebut juga dengan purwakanthi lumaksita. Dinamakan purwakanthi lumaksita karena ada kata yang berpindah atau berulang.