Konten dari Pengguna

Mengenal Sekolah Kedinasan beserta Daftar Jurusan dan Program Studinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi Lulus Kuliah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Lulus Kuliah Foto: Shutterstock

Sekolah kedinasan merupakan sekolah tinggi yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga pemerintahan. Sejak dulu, jenis sekolah ini selalu menjadi pilihan favorit bagi siswa/i lulusan SMA/SMK/sederajat.

Umumnya, sekolah kedinasan tidak membebankan biaya pendidikan kepada mahasiswanya. Sebagian atau seluruh biaya tersebut akan ditanggung oleh lembaga terkait yang menaungi sekolah kedinasan tersebut, seperti Kementerian Keuangan, Kementetrian Perhubungan, dan lain-lain.

Setelah lulus, mahasiswa akan langsung diterima sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) tanpa harus melalui serangkaian tes terlebih dahulu. Mereka akan ditempatkan di beberapa lokasi yang masih terkait dengan lembaga tersebut.

Itu mengapa banyak orang yang berlomba-lomba untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan setelah pendaftaran dibuka. Bagi yang masih awam, simak penjelasan berikut agar lebih paham.

Baca juga: Daftar Sekolah Kedinasan untuk SMK yang Bisa Jadi Incaran

Apakah Sekolah Ikatan Dinas Langsung Kerja?

Ilustrasi mahasiswa ujian. Foto: exam student/Shutterstock

Semua sekolah kedinasan akan mengangkat mahasiswanya yang telah lulus menjadi pegawai kementerian atau lembaga. Jika Anda adalah lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), maka akan ditempatkan di Kementerian Keuangan.

Pertanyaan yang sering muncul, apa perbedaan antara sekolah kedinasan dan ikatan dinas? Jawabannya sederhana, sekolah kedinasan adalah nama perguruan tingginya, sedangkan ikatan dinas adalah status yang disandang.

Umumnya, sebagian hingga seluruh biaya pendidikan sekolah kedinasan ditanggung pemerintah dan lembaga terkait. Beberapa sekolah bahkan membebaskan biaya kepada para mahasiswa.

Setelah lulus sekolah kedinasan, mahasiswa akan langsung diangkat menjadi PNS di instansi tertentu. Misalnya di Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kantor BPS, dan lain-lain.

Baca juga: 4 Pilihan Sekolah Kedinasan untuk Jurusan IPA Terbaik

Sekolah Kedinasan Ada Apa Aja?

Ilustrasi mahasiswa sedang mengerjakan tugas. Foto: StockImageFactory.com/Shutterstock

Ada 8 instansi di Indonesia yang membuka pendaftaran sekolah kedinasan. Masing-masing memiliki bidang studi yang berbeda sesuai dengan peruntukannya. Dikutip dari buku Celoteh Guru susunan Dr. Em Saidi, dkk., berikut daftar lengkapnya:

1. PKN STAN

Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi (PKN STAN) berada di bawah naungan Kementerian Keuangan. Sekolah ini menyelenggarakan pendidikan program studi diploma bidang keuangan negara.

Sistem ikatan dinas STAN didasarkan pada Keputusan Menteri Keuangan RI No. 289/KMK.014/2004. PKN STAN menjadi salah satu sekolah kedinasan yang gratis, sehingga mahasiswa tidak dibebankan biaya pendidikan apapun.

2. STIS

STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) menyediakan program Diploma IV di bidang statistik. Sekolah kedinasan ini telah berdiri sejak tahun 1958 di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS).

STIS membuka kesempatan bagi siswa/i lulusan SMA jurusan IPA. Sekolah kedinasan ini memiliki tujuan untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik.

3. STSN

STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara) berada di bawah naungan Badan Cyber dan Sandi Negara. Sekolah ini menjadi satu-satunya pendidikan tinggi persandian di Indonesia. Tujuannya pendidikannya untuk meningkatkan kebutuhan SDM aparatur bidang siber dan sandi agar dapat melindungi ancaman penyerangan rahasia negara.

4. STIN

STIN (Sekolah Tinggi Intelejen Negara) adalah sekolah kedinasan yang diawasi langsung oleh Badan Inteljen Negara. Sekolah kedinasan ini bertujuan menyelenggarakan pendidkan akademik di bidang inteligen dan pendidikan profesi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

5. STMKG

STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisiska) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden RI No. 35 Tahun 2014. Tujuannya yaitu untuk membentuk SDM kompeten di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Baca juga: Apa Saja Syarat Masuk Sekolah Kedinasan 2022?

6. STTD

STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) bernaung di bawah Kementerian Perhubungan. Sekolah kedinasan ini bertujuan menciptakan program pendidikan profesional di bidang transportasi darat. Ada banyak program yang disediakan, mulai dari Diploma 1 hingga Diploma 4.

7. IPDN

IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) memiliki kampus yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, NTB, Papua, Kalimantan Barat, hingga Riau. Ikatan dinas ini berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri.

Beberapa fakultas yang tersedia di PDN berhubungan dengan sistem pemerintahan dalam negeri. Sekolah kedinasan ini menggratiskan semua biaya pendidikan kepada para mahasiswanya.

8. POLTEKIP dan POLTEKIM

POLTEKIP (Politeknik Permasyarakatan) dan POLTEKIM (Politeknik Imigrasi) berada di bawah naungan Kemenkumham. POLTEKIP didirikan untuk mengurusi persoalan pelanggar hukum dan pemasyarakatan, sedangkan POLTEKIM bertujuan untuk menghasilkan aparatur keimigrasian yang terampil dan profesional.

9. PPI

PPI (Politeknik Perkeretaapian Indonesia) merupakan sekolah kedinasan yang baru berdiri pada tahun 2014. Sekolah ini berada di bawah naungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Indonesia.

10. STIP

STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran) merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Kampusnya berada di wilayah Jakarta, tepatnya di Jalan Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

11. PPI

PPI (Politeknik Penerbangan Indonesia) berada di bawah naungan Kementerian Penerbangan. Sekolah kedinasan ini bertanggung jawab melakukan pendidikan profesional dan pelatihan di bidang penerbangan sipil. Ada dua program yang bisa dipilih, yakni Diploma III dan Diploma IV.

Masing-masing sekolah kedinasan tersebut memiliki ketentuan dan proses seleksi yang berbeda. Bagi siswa/i SMA jurusan IPA bisa mengikuti seleksi di semua sekolah kedinasan tersebut.

Jika ingin tahu sekolah kedinasan apa saja yang gratis, Anda bisa mencari informasinya melalui situs resmi mereka. Beberapa sekolah kedinasan gratis yang bisa dicoba yaitu STIS, IPDN, STIN, STMKG, STAN, dan POLTEKIM.

Baca juga: 3 Rekomendasi Sekolah Kedinasan untuk Jurusan IPS

Jurusan Apa Saja yang Ada di Sekolah Kedinasan?

Ilustrasi mahasiswa sedang mengerjakan tugas. Foto: BongkarnGraphic/Shutterstock

Berikut beberapa jurusan di sekolah kedinasan favorit yang bisa Anda ikuti seleksinya:

1. STAN

  • Diploma IV Akuntansi Sektor Publik

  • Diploma IV Manajemen Keuangan Negara

  • Diploma IV Manajemen Aset Publik.

2. IPDN

  • Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (Baik)

  • Studi Kebijakan Publik (Baik)

  • Politik Indonesia Terapan (Baik)

3. STSN

  • Rekayasa Keamanan Siber (RKS)

  • Rekayasa Kriptografi (RK)

  • Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi (RPK)

4. STIS

  • D-III Statistika

  • D-IV Statistika

  • D-IV Komputasi Statistik

5. STMKG

  • Program Studi Meteorologi

  • Prorgram Studi Klimatologi

  • Program Studi Georafi

  • Program Stude Instrumentasi

Baca juga: Daftar Sekolah Kedinasan di Jakarta Beserta Jumlah Kuotanya

Kapan Pembukaan Kedinasan 2023?

Ilustrasi mahasiswa. Foto: Shutterstock

Pendaftaran sekolah kedinasan akan dibuka pada bulan Maret-April. Anda bisa mencari informasi detailnya melalui laman resmi masing-masing sekolah.

Adapun syarat pendaftarannya secara umum sama saja. Dirangkum dari buku Panduan Memilih Perguruan Tinggi susunan Elik Susanto, dkk., berikut ini rangkaian ujian seleksi sekolah kedinasan yang bisa Anda persiapkan sebelumnya:

1. Tes Administrasi

  • Nilai rata-rata > 7,0

  • Usia per tanggal mendaftar minimal 17 tahun dan maksimal 20 tahun

  • Fotokopi KTP

  • Fotokopi Akte Kelahiran

  • Fotokopi ijazah atau STTB (legalisir)

  • Surat Keterangan Berbadan Sehat

  • Surat pernyataan belum pernah menikah

  • Pasfoto

  • Tidak cacat badan, bebas dari narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

2. Tes Kesehatan

Melakukan pemeriksaan tes mata, buta warna, gigi dan mulut, tekanan darah, paru-paru, detak jantung, tinggi, dan berat badan. Hal ini untuk mengantisipasi jika ada penyakit-penyakit yang dapat menggugurkan saat tes kesehatan.

3. Tes Kesamaptaan

Ini adalah tes kebugaran peserta. Jadi sebaiknya, rutin lah berolahraga dan jangan mengonsumsi minuman suplemen penambah energi.

4. Tes Psikotes

Uji materi psikotes yang terdiri dari logika aritmatika, tes kemampuan verbal, spasial, dan lain sebagainya.

5. Tes Wawancara

Saat tes wawancara, panitia akan menilai kesopanan peserta, cara komunikasinya, dan minat peserta untuk memasuki sekolah kedinasan tersebut.

6. Tes Akademis

Akan diuji materi akademik yang berkaitan dengan sekolah kedinasan tersebut. Adapun soal yang diujikan biasanya sama seperti soal dari tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: 4 Rekomendasi Sekolah Kedinasan Gratis dan Populer

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu sekolah kedinasan?
chevron-down

Sekolah kedinasan merupakan sekolah tinggi yang berada di bawah naungan kementerian dan lembaga pemerintahan.

Apa itu STAN?
chevron-down

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

Apa perbedaan sekolah kedinasan dan ikatan dinas?
chevron-down

Sekolah kedinasan adalah nama perguruan tingginya, sedangkan ikatan dinas adalah status yang disandang.