Konten dari Pengguna

Mengenal Tipe Kepribadian Koleris beserta Ciri-Ciri dan Cara Menghadapinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi orang dengan kepribadian koleris. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang dengan kepribadian koleris. Foto: Shutter Stock

Florence Littauer melalui bukunya, Personality Plus, menggolongkan kepribadian manusia menjadi empat kategori. Ada kepribadian koleris (choleric), sanguinis (sanguine), melankolis (melancholic), dan plegmatis (phlegmatic).

Keempat tipe kepribadian tersebut berbeda satu sama lain. Misalnya, tipe kepribadian sanguinis yang sangat persuasif dan selalu ingin terkenal. Lain dengan kepribadian melankolis yang cenderung perfeksionis dan serba teratur.

Lalu, bagaimana dengan tipe kepribadian koleris? Apa itu koleris dan ciri-cirinya?`

Baca juga: 7 Pekerjaan yang Cocok untuk Melankolis, Apa Saja Ya?

Apa Itu Kepribadian Koleris?

Ilustrasi tipe kepribadian koleris. Foto: Unsplash

Tipe kepribadian koleris sering dijuluki sebagai “Si Kuat” karena cenderung dominan dan kompetitif. Seseorang yang memiliki tipe kepribadian ini umumnya juga berjiwa kepemimpinan.

Dijelaskan dalam buku Rahasia Tipe-Tipe Kepribadian Anak oleh Abdul Kadir, hal itu disebabkan karena orang koleris punya ambisi tinggi dalam mencapai sesuatu, berwibawa, dan biasanya mudah memerintahkan orang lain.

Mereka cenderung bersikap tegas dan berpendirian keras dalam mengambil keputusan bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, orang dengan tipe kepribadian ini tidak perlu didorong lingkungannya untuk melakukan sesuatu.

Sebaliknya, seorang kolerislah yang justru memberi motivasi bagi lingkungannya dan terlibat penuh dalam segala hal yang dilakukan lewat ide, rancangan, serta ambisinya yang kuat dan tidak pernah kendur.

Apakah koleris mudah tersinggung? Jawabannya adalah ya, mereka termasuk orang yang mudah marah karena sikap dominannya yang tidak mau salah.

Temperamennya meledak-ledak dan tidak peka terhadap perasaan orang lain. Meski begitu, tipe kepribadian koleris adalah orang yang efektif dan tidak suka membuang-buang waktu.

Meski kepribadiannya cukup bertolak belakang, tipe koleris justru disebut-sebut cocok dengan plegmatis. Koleris yang berorientasi pada masa depan dapat menjadi motivasi bagi plegmatis yang santai dalam menggapai impian.

Di sisi lain, seseorang yang berkepribadian sanguinis cocok dengan tipe melankolis. Keduanya memiliki temperamen dan kepribadian yang saling melengkapi dan menyeimbangkan satu sama lain. Orang dengan karakter melankolis yang biasanya introvert dapat meredamkan energi orang sanguinis yang terlalu berapi-api.

Baca juga: Mengenal Apa itu Temperamen dan Perbedaannya dengan Emosi

Apa Ciri-Ciri Koleris?

Ilustrasi orang dengan kepribadian koleris. Foto: Unsplash

Untuk lebih mendalami, berikut ciri-ciri kepribadian koleris yang bersumber dari buku Psychological Tests for Teens: Check Your Mental Health tulisan Nurul Chomaria, S. PSi.:

  • Suka mengatur orang.

  • Sifatnya yang bossy membuat orang koleris tak punya banyak teman.

  • Tidak mau kalah.

  • Senang dengan tantangan dan petualangan.

  • Goal oriented atau berorientasi tujuan.

  • Tegas, kuat, cepat, dan tangkas mengerjakan sesuatu.

  • Tidak mengenal istilah “tidak mungkin”.

  • Tidak mudah menyerah.

  • Senang mempimpin, membuat keputusan, dinamis, dan harus mengoreksi kesalahan.

  • Bebas dan mandiri.

  • Berani menghadapi tantangan.

  • Punya visi ke depan.

  • Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.

Bagaimana Cara Menghadapi Orang Koleris?

Ilustrasi menghadapi orang koleris. Foto: Unsplash

Berhadapan dengan orang berkepribadian koleris harus ekstra sabar. Mereka tidak suka dikritik, tapi sangat suka mengkritik orang lain. Bagi mereka, inti dari sebuah perdebatan adalah kemenangan, bukan kebenaran.

Mengutip buku 5 Fondasi Rahasia Pemimpin Unggul oleh Farendy Arlius, jika terlibat dalam perdebatan dengan orang koleris, sebaiknya mengalahlah. Alih-alih mengkritik opininya, cukup kemukakan pendapat Anda tanpa mematahkan argumentasi mereka.

Menyalahkan opini orang koleris secara blak-blakan akan melukai ego mereka. Jadi, tempatkan diri Anda pada posisi yang netral. Akan lebih bagus jika Anda mendukung argumen mereka meski sebenarnya Anda tidak setuju.

Kesimpulannya, sebisa mungkin hindari perdebatan dengan orang koleris, terlebih jika perdebatan itu membuat mereka tersinggung. Jika sudah telanjur berhadapan dengannya, pastikan Anda tidak mengucapkan kata-kata atau melakukan perbuatan yang membuatnya merasa kalah.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Apakah koleris mudah marah?

chevron-down

Mereka termasuk orang yang mudah marah karena sikap dominannya yang tidak mau salah.

Bagaimana cara menghadapi orang koleris?

chevron-down

Sebisa mungkin hindari perdebatan dengan orang kolerik, terlebih jika perdebatan itu membuat mereka tersinggung.

Bagaimana tipe koleris?

chevron-down

Tipe kepribadian koleris sering dijuluki sebagai “Si Kuat” karena cenderung dominan dan kompetitif.