Konten dari Pengguna

Pahala Suami Sabar Menghadapi Istri dan Tips Menerapkannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi suami sabar menghadapi istri. Foto: Kmpzzz/shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi suami sabar menghadapi istri. Foto: Kmpzzz/shutterstock

Sebagaimana istri yang diperintahkan sabar untuk menghadapi suaminya, suami sabar menghadapi istri juga dianjurkan demi menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

Mengutip buku Fiqh Keluarga Terlengkap oleh Rizem Aizid, menghadapi istri dengan penuh kesabaran termasuk bagian dari kewajiban suami selain bersikap lapang dada dan memperlakukannya dengan baik.

Saat menghadapi masalah, pasangan Muslim dianjurkan untuk mencari solusi bersama untuk menghindarkan rumah tangga dari konflik. Apa pun masalahnya, sebaiknya dibicarakan bersama pasangan dengan sabar dan kepala dingin.

Selain bisa mewujudkan pernikahan ideal, suami yang sabar menghadapi istrinya juga akan mendapat pahala dan kemuliaan dari Allah SWT. Apa pahala suami sabar menghadapi istri?

Baca juga: Cara Menghadapi Istri Keras Kepala Menurut Islam

Pahala Suami Sabar Menghadapi Istri

Ilustrasi suami sabar menghadapi istri. Foto: Tirachard Kumtanom/Shutterstock

Berdiam diri ketika mendapat omelan atau bahkan cacian dari istri rupanya memiliki keutamaan dan pahala yang sangat besar. Sebab dengan bersabar, suami otomatis menjauhi kekerasan terhadap istrinya, baik itu kekerasan fisik maupun verbal.

Mengutip buku Suami Isteri Berkarakter Surgawi oleh Syaikh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi, bagi suami yang sabar menghadapi istrinya, Allah akan memberikan padanya kebaikan istrinya itu. Dalam sebuah hadits disebutkan:

Diriwayatkan bahwa Imran bin Hathan, seorang pengikut Khawarij, wajahnya buruk namun demikian dia mempunyai seorang istri yang sangat cantik. Suatu saat istrinya melihat suaminya dan berkata, ‘Alhamdulillah.’ Imran bertanya, ‘Kenapa kamu memuji Allah?’ Istrinya menjawab, ‘Karena engkau telah diberi rezeki istri yaitu diriku, lalu engkau mensyukurinya dan aku telah diberi rezeki suami yaitu dirimu, lalu aku bersabar. Bukankah orang yang bersyukur dan yang bersabar, keduanya di surga.’

Yang dimaksud bersabar bukan berarti membiarkan istri berbuat semena-mena terhadap suami, pula tidak menjadikan suami takut istri. Bersabar adalah salah satu upaya menjadi pemimpin rumah tangga yang baik dengan cara menasihati istri secara baik-baik.

Dalam kitab karya Kiai Nawawi bin Umar Al Banteni, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

Barang siapa sabar atas jeleknya akhlak istrinya, maka Allah memberikan pahala kepada dirinya seperti pahala yang diberikan Allah kepada Nabi Ayyub AS atas cobaan (yang menimpa).

Jika seorang suami menemukan hal yang tidak disukainya dari sang istri, sebaiknya ia melihat lagi sisi-sisi baik yang dimiliki istrinya itu. Sebab, satu keburukan sejatinya dapat menutupi seribu kebaikan seseorang.

Baca juga: 5 Cara Mengatasi Istri yang Tidak Menghargai Suami

Cara Menghadapi Istri dengan Kesabaran

Ilustrasi suami sabar menghadapi istri. Foto: metamorworks/Shutterstock

Mengutip buku Kesalahan Fatal Suami oleh Ustdz. M. Kamaluddin S.Pd.I MM, ada beberapa cara menghadapi istri egois dengan sabar, tapi tetap membuat mereka sadar akan perannya dalam rumah tangga. Berikut di antaranya:

1. Bersikap Tegas

Sebagian kaum wanita tidak menyadari bahwa mereka sudah bertindak egois dengan mengorbankan pasangan mereka. Jadi, suami harus membuat istri menyadari kesalahannya dengan bertindak tegas padanya setiap kali dia berperilaku demikian.

2. Menegaskan Peran Masing-Masing

Istri umumnya bersikap egois ketika dirinya merasa lebih dibanding suaminya, baik dari segi penghasilan ataupun status sosial. Apa pun kondisinya, Islam tidak memperkenankan istri untuk membangkang kepada suami.

Karena itu, suami sebaiknya mempertegas kembali apa sebenarnya peran istri dalam rumah tinggi. Jangan lupa tunjukkan padanya bahwa Anda ingin dia berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

3. Hindari Suara Tinggi

Menggunakan nada tinggi saat menghadapi istri yang sedang emosi justru akan semakin menyulut amarah mereka. Mereka akan merasa tersinggung dan tidak mendengarkan nasihat yang diberikan suaminya.

Jadi, sampaikanlah nasihat itu secara tegas, tapi tetap dengan bahasa dan nada yang halus.

Baca juga: Cara Menghadapi Ujian Pernikahan dalam Islam

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana sikap suami terhadap istri?
chevron-down

Bersikap lapang dada, memperlakukannya dengan baik, dan menghadapinya dengan penuh kesabaran.

Bagaimana cara menghadapi istri yang egois dan keras kepala?
chevron-down

Antara lain bersikap tegas, menegaskan peran masing-masing, dan menghindari suara tinggi.

Apakah suami boleh membentak istri?
chevron-down

Menggunakan nada tinggi saat menghadapi istri yang sedang emosi justru akan semakin menyulut amarah mereka.