Konten dari Pengguna

Perbedaan Padi Hibrida dan Inbrida beserta Keunggulannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi padi. Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi padi. Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO

Perbedaan padi hibrida dan inbrida merupakan pemahaman yang penting dimengerti sebelum membudidayakannya. Dengan demikian, petani dapat memilih padi yang tepat untuk meningkatkan produktivitas juga ekonomi mereka secara keseluruhan.

Dalam bidang pertanian, padi hibrida dianggap memiliki lebih banyak keunggulan ketimbang padi inbrida. Meski begitu, tak sedikit petani yang masih ragu untuk beralih dari padi inbrida ke padi hibrida.

Mengapa demikian? Apa sebenarnya perbedaan padi hibrida dan inbrida? Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Apa Itu Padi Hibrida?

Ilustrasi padi. Foto: Arnas Padda/ANTARA FOTO

Mengutip buku Teknik Pemuliaan Tanaman oleh Dr. Muhamad Syukur, SP., M.Si. dkk., padi hibrida merupakan turunan persilangan antara dua varietas berbeda. Persilangan bebas ini diharapkan mampu menghasilkan keturunan yang pertumbuhannya lebih baik daripada kedua tetuanya.

Umumnya, padi hibrida dihasilkan dengan menggunakan tiga galur, yaitu galur A, galur B, dan galur R. Galur A adalah galur mandul jantan, sedangkan galur B adalah galur pelestari atau pemelihara yang berfungsi melestarikan dan memperbanyak galur A. Sementaa itu, galur R merupakan galur pemulihan kesuburan.

Padi hibrida memiliki banyak keunggulan dibandingkan padi inbrida. Di antaranya yaitu produktivitas yang lebih tinggi, lebih tahan terhadap gulma, dan bobot butir gabah yang lebih tinggi.

Di sisi lain, jenis padi tersebut juga punya kekurangan, misalnya petani harus membeli benih baru setiap tanam, butuh sarana dan infrastruktur yang lebih memadai, harga benih yang mahal, dan produksi benih yang lebih rumit.

Baca juga: Tips dan Cara Menanam Padi Agar Melimpah

Apa Itu Padi Inbrida?

Ilustrasi padi. Foto: Abriawan Abhe/ANTARA FOTO

Mengutip skripsi Perbandingan Kinerja Padi Sawah Inbrida dan Hibrida Beras Putih dengan Penambahan Unsur Mikro Boron pada Media Tanam tulisan Muhammad Ikhwan Al Rasyid, inbrida merupakan hasil penyerbukan sendiri tanpa penyerbukan silang dengan varietas lain.

Persilangan galur murni tersebut membuat umur panen padi inbrida umumnya lebih singkat, produksi benihnya pun lebih sederhana ketimbang padi hibrida. Maka, wajar jika banyak petani yang masih setia membudidayakan padi inbrida dan belum mau beralih ke padi hibrida.

Perbedaan Padi Hibrida dan Inbrida

Ilustrasi padi. Foto: Pixabay

Dijelaskan dalam laman tanamanpangan.pertanian.go.id, pada dasarnya, perbedaan padi hibrida dan inbrida terletak pada budidayanya. Budidaya padi inbrida bersari bebas atau hasil perkawinan sendiri, berbeda dengan padi hibrida yang merupakan hasil perkawinan dua indukan unggul.

Karena itu, produktivitas padi hibrida lebih tinggi dibandingkan padi inbrida. Ini juga yang membuat padi hibrida sangat disarankan sebagai alternatif untuk meningkatkan produktivitas padi di tengah maraknya alih fungsi lahan sehingga lahan sawah berkurang.

Baca juga: Cara Pemupukan Padi yang Benar untuk Optimalkan Hasil Panen

Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan padi hibrida dan inbrida yang dirangkum dari Buku Teks Fisiologi & Metabolisme Benih tulisan Sholeh Avivi dkk.:

  • Teknik persilangan padi hibrida dilakukan berulang-ulang sehingga membutuhkan waktu yang lama, sedangkan teknik persilangan padi inbrida lebih sederhana dan bisa dilakukan sendiri oleh petani.

  • Padi hibrida melibatkan perkawinan antara tanaman, sedangkan padi inbrida melibatkan teknik persarian bebas dari tetua yang sudah ada.

  • Produksi padi hibrida dapat mencapai 9 ton/ha, sedangkan rata-rata produksi padi inbrida adalah 5-7 ton/ha.

  • Benih padi hibrida berasal dari penangka benih, sedangkan benih padi inbrida dapat diproduksi oleh perorangan.

  • Padi hibrida memiliki keunggulan seperti produktivitas tinggi, tahan terhadap perubahan lingkungan, dan tahan penyakit. Sedangkan, padi non hibrida atau padi inbrida sering kali tidak tahan penyakit karena berasal dari beragam genetik tetua.

(ADS)

Baca juga: 4 Cara Mengusir Walang Sangit pada Tanaman Padi

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan padi inbrida?

chevron-down

Padi hibrida merupakan turunan persilangan antara dua varietas berbeda.

Apa keunggulan padi hibrida dibandingkan dengan padi inbrida?

chevron-down

Di antaranya yaitu produktivitas yang lebih tinggi, lebih tahan terhadap gulma, dan bobot butir gabah yang lebih tinggi.

Apa kelemahan padi hibrida?

chevron-down

Antara lain harga benih yang mahal dan produksi benih yang lebih rumit.