kumparan
search-gray
Food & Travel7 Februari 2020 17:54

Sejarah Kerajaan Majapahit: Imperium Terbesar yang Kini Runtuh

Konten kiriman user
Sejarah Kerajaan Majapahit: Imperium Terbesar yang Kini Runtuh  (409283)
Ilustrasi Sejarah Kerajaan Majapahit Foto: Wikimedia Commons
Kerajaan Majapahit adalah salah satu imperium terbesar yang pernah dimiliki Indonesia pada abad ke-13. Majapahit menjadi kerajaan Hindu-Budha terakhir yang menguasai Nusantara.
ADVERTISEMENT
Menggema dengan Sumpah Palapa-nya yang melegenda, Majapahit dibawah pimpinan Gajah Mada berhasil menyatukan wilayah-wilayah di Nusantara dan mengantarkan Majapahit ke gerbang kejayaan. Tak kurang dari 98 kerajaan bernaung dibawah kekuasaan Majapahit, mulai dari kerajaan Nusantara hingga mancanegara.
Mencapai kejayaan di era Hayam Wuruk dengan dukungan Mahapatih Gajah Mada, Kerajaan Majapahit mulai goyah sepeninggalnya sang raja. Kejayaan Majapahit berangsur redup setelah mengalami berbagai konflik di tengah keluarga kerajaan. Serangan Kerajaan Islam Demak saat itu juga berhasil membuat Majapahit takluk hingga akhirnya runtuh pada 1478 M.
Berikut uraian fakta menarik sejarah Kerajaan Majapahit yang telah kami rangkum

Berdirinya Majapahit

Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya dengan gelar Kertajasa Jayawardhana (1293-1309). Kata Majapahit sendiri berasal dari kata ‘buah maja yang rasa nya pahit’, dimana buah tersebut banyak ditemukan di daerah hutan tempat kerajaan Majapahit berdiri. Awalnya Majapahit berpusat di Mojokerto, Jawa Timur. Pada era Jayanegara Ibukota dipindahkan ke Triwulan, lalu pada tahun 1456 Ibukota Majapahit kembali dipindahkan ke Kediri.
ADVERTISEMENT

Raja-raja Majapahit

Berdiri hampir 2 abad lamanya, berikut daftar Raja yang pernah memimpin Kerajaan Majapahit
  1. Raden Wijaya (1293-1309 M)
  2. Jayanegara (1309-1328 M)
  3. Tribuana Tunggadewi (1328-1350 M)
  4. Hayam Wuruk (1350-1389 M)
  5. Kusumawardani Wikramawardhana (1389-1399 M)
  6. Suhita (1399-1429 M)
  7. Bhre Tumapel atau Kertawijaya (1447-1451 M)
  8. Rajasawardhana (1451-1453 M)
  9. Purwawisesa (1456-1466 M)
  10. Kertabumi (1466-1478 M)

Puncak kejayaan hingga keruntuhan

Kerajaan Majapahit mencapai puncak keemasannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang merupakan cicit Raden Wijaya. Hayam wuruk diangkat menjadi raja pada usia nya yang masih belia yaitu 16 tahun. Meskipun usianya masih sangat muda, Hayam Wuruk adalah raja yang bijaksana dan tangguh.
Bersama dengan Mahapatih Gajah Mada, Hayam Wuruk berhasil menjadikan Majapahit kerajaan terbesar di eranya saat itu. Menduduki hampir seluruh Wilayah Nusantara, hingga memperluas kekuasaan ke Thailand, Singapura, dan Malaysia.
ADVERTISEMENT
Setelah Hayam Wuruk wafat, kerajaan Majapahit mengalami kemunduran. Ditambah dengan semakin banyaknya Kerajaan Islam yang menduduki tanah jawa saat itu. Akan tetapi, banyak diantara sejarawan yang berpendapat bahwa kemunduran Majapahit memang sudah terlihat sejak Hayam Wuruk wafat di tahun 1389. Konflik keluarga kerajaan disinyalir menjadi penyebab lain runtuhnya kerajaan. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perang Paregreg yang memperebutkan kekuasaan pasca Hayam Wuruk wafat dan memperlemah kerajaan.
Pergantian kekuasaan terus berlanjut, tetapi tidak ada raja secakap Hayam Wuruk dan Mahapatih setangguh Gajah Mada yang mampu mempertahankan tahta. Hingga akhirnya Kerjaan Majapahit kehilangan kedudukannya setelah Kerajaan Demak menyerang di tahun 1478. Demak yang kala itu dipimpin oleh Pati Unus berhasil menduduki Majapahit, dan mengambil alih pemerintahan.
ADVERTISEMENT
(RDR)
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white