Sejarah Nasi Goreng, Kuliner Khas Indonesia yang Mendunia

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nasi goreng merupakan hidangan favorit bagi hampir semua orang di Indonesia. Bukan hanya karena rasanya yang lezat, proses memasaknya yang mudah dan cepat membuat nasi goreng kerap jadi menu andalan untuk dihidangkan saat sarapan.
Biasanya, nasi goreng disajikan dengan pelengkap untuk menambah kenikmatannya. Pelengkapnya sangat bervariasi, mulai dari irisan tomat dan mentimun, acar, kerupuk, hingga telur dadar.
Lauk untuk disantap bersama nasi goreng pun beraneka ragam. Ada yang menyantapnya dengan ayam goreng, aneka seafood, sate ayam, chicken nugget, dan sebagainya. Setiap orang dapat menyesuaikannya dengan selera masing-masing.
Tak hanya di Indonesia, nasi goreng kini juga eksis di kancah dunia, khususnya Asia. Menu tersebut dapat ditemui di Singapura, Malaysia, hingga Thailand, meski ada sedikit modifikasi untuk menyesuaikan selera warga setempat.
Sebelum dikenal sebagai kuliner Nusantara, nasi goreng rupanya merupakan makanan dari Tiongkok. Ingin tahu kisahnya? Berikut sejarah nasi goreng yang menarik untuk disimak.
Baca juga: 6 Rekomendasi Kuliner Malam Jakarta 2022 yang Wajib Dicoba
Sejarah Nasi Goreng
Sejarah nasi goreng bermula dari kebiasaan masyarakat Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan dingin. Karena tidak boleh membuang sisa makanan, nasi yang sudah dingin digoreng lagi dengan tambahan bahan dan bumbu untuk dihidangkan kembali di meja makan.
Di China, nasi goreng lebih dikenal sebagai hanzi. Mengutip buku Hidangan Lezat: Aneka Nasi Goreng oleh Tim Dapur Esensi, sejarah mencatat bahwa salah satu menu tradisional Tionghoa ini sudah ada sejak tahun 4000 SM silam.
Nasi goreng lalu tersebar ke wilayah Asia Tenggara, dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana. Mereka kemudian menciptakan nasi goreng khas lokal dengan bumbu dan cara menggoreng yang berbeda.
Dijelaskan dalam buku 100 Resep Nasi Goreng oleh Dapur Alma, nasi goreng khas China berbumbu dasar bawang putih. Teknik membuatnya menggunakan wajan cekung (wok) yang merupakan piranti masak dapur China.
Baca juga: 5 Olahan Nasi Goreng Nikmat Untuk Santap Siang
Seiring dengan berjalannya waktu, nasi goreng lebih dikenal sebagai makanan khas Indonesia. Satu hal yang membedakan nasi goreng Indonesia dengan nasi goreng di Tiongkok adalah penggunaan kecap manis. Ini membuat tampilan nasi goreng Indonesia identik dengan warna cokelat yang menggugah selera.
Di samping itu, nasi goreng Indonesia juga lebih kaya rempah dan bumbu. Penggunaan bawang putih, bawang merah, cabai, bahkan terasi membuat makanan ini memiliki cita rasa Nusantara yang cukup kental.
Bicara soal cita rasa, nasi goreng di Indonesia pun sangat beragam macamnya. Beberapa daerah di Nusantara menciptakan nasi gorengnya sendiri dengan bumbu menyesuaikan lidah masyarakatnya masing-masing.
Misalnya, nasi goreng kambing dari Betawi, nasi goreng petai dan nasi goreng kencur dari Pasundan, nasi goreng babat dari Semarang, nasi goreng cakalang dari Manado, dan lain-lain.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Dari manakah asal-usul nasi goreng?

Dari manakah asal-usul nasi goreng?
Sebelum dikenal sebagai kuliner Nusantara, nasi goreng rupanya merupakan makanan dari Tiongkok.
Apa keunikan dari nasi goreng Indonesia?

Apa keunikan dari nasi goreng Indonesia?
Penggunaan kecap manis dan bumbu serta rempah yang lebih kaya.
Apakah nasi goreng mendunia?

Apakah nasi goreng mendunia?
Tak hanya di Indonesia, nasi goreng kini juga eksis di kancah dunia, khususnya Asia.
