Sholat Rebo Wekasan Jam Berapa? Ini Informasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rebo Wekasan adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merujuk pada Rabu terakhir bulan Safar dalam kalender Hijriah. Di tahun ini, Rebo Wekasan jatuh pada hari Rabu, 12 Agustus 2026.
Sebagian masyarakat meyakini bahwa hari tersebut penuh bala atau kesialan. Oleh karena itu, mereka melaksanakan sholat sunnah pada Rebo Wekasan dengan harapan terhindar dari bala.
Lantas, pelaksanaan sholat Rebo Wekasan jam berapa? Simak informasi lengkapnya berikut ini!
Sholat Rebo Wekasan Jam Berapa?
Dikutip dari laman Baznas Kota Semarang, pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak waktu Maghrib. Karena itu, Rebo Wekasan berlangsung sejak Maghrib pada hari Selasa hingga sebelum Maghrib hari Rabu.
Mengacu pada rentang waktu tersebut, sholat sunnah mutlak Rebo Wekasan dapat dikerjakan pada:
Selasa - Mulai pukul 18.00 waktu setempat
Rabu - Sepanjang hari hingga pukul 18.00 waktu setempat
Apakah Muslim Boleh Sholat Rebo Wekasan?
Menurut laman Baznas Kota Semarang yang merujuk penjelasan Pesantren Tebuireng, sholat sunnah mutlak Rebo Wekasan sebenarnya tidak dikenal dalam syariat Islam, sehingga Muslim tidak dianjurkan meyakini adanya amalan tersebut.
Jika sholat diniatkan untuk menolak bala dengan lafal sholat Rebo Wekasan, maka hukumnya tidak sah dan haram. Hal ini mengikuti kaidah fikih bahwa ibadah yang tidak dianjurkan syariat, maka hukum asalnya tidak sah.
Kalangan ulama pun berbeda pendapat mengenai hukum pelaksanaan sholat pada Rebo Wekasan. Bersumber dari laman NU Online Lampung, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari berpandangan bahwa sholat tersebut haram, karena anjuran sholat sunnah berdasarkan hadits shahih hanya berlaku untuk sholat-sholat yang memang disyariatkan.
Sementara itu, Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Quds al-Maki memberikan pandangan berbeda. Beliau membolehkan pelaksanaan sholat pada waktu tersebut, asalkan diniatkan sebagai sholat sunnah mutlak secara umum.
Dikutip dari Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah) oleh Saiful Hadi El Sutha, sholat sunnah mutlak adalah ibadah yang dapat dikerjakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dilarang. Ibadah ini dilakukan murni untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, dan tidak terbatas jumlah rakaatnya.
Bacaan Sholat Sunnah Mutlak
Jika ingin melaksanakan sholat sunnah mutlak, berikut niat yang bisa dibaca:
أُصَلِّي سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatan rak'ataini lillaahi Ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat melaksanakan sholat sunnah dua rakaat semata-mata karena Allah Ta'ala."
Setelah melaksanakan sholat sunnah mutlak, dianjurkan untuk membaca doa yang dikutip dari Buku Praktis Ibadah oleh Irwan dkk. berikut ini:
اللَّهُمَّ أَسْأَلُكَ تَوْفِيقَ أَهْلِ الهُدَى وَأَعْمَالَ أَهْلِ اليَقِينِ وَمُنَاصَحَةً أَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ أَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ أَهْلِ الخَشْيَةِ وَطَلَبَ أَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُدَ أَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ أَهْلِ العِلْمِ حَتَّى أَخَافَكَ
Allâhumma as'aluka taufiqa ahli-l-huda wa a'mâla ahli-l-yaqin wa munâshata ahli-t-taubah wa 'azma ahli-s-shabri wa jidda ahli-l- khasyati wa thalaba ahli-r-raghbati wa ta'abuda ahli al-wara'l wa 'irfâna ahli-l-ilmi hatta akhâfaka
Artinya: "Ya Allah saya memohon kepada-Mu Taufik yang telah kau berikan pada orang-orang yang mendapat petunjuk, amalan-amalan orang yang mendapat keyakinan, keikhlasan orang-orang yang bertobat, keteguhan hati orang-orang yang bersabar, kesungguhan orang-orang yang takut pada-Mu, mencari cinta-Mu seperti orang-orang yang mencitai-Mu, ibadahnya orang-orang yang wara' dan pengetahuan orang-orang yang berilmu sehingga aku menjadi takut pada-Mu."
Baca juga: Amalan Rebo Wekasan untuk Memohon Perlindungan dan Keberkahan
(FHK)
