Society 5.0: Pengertian, Ciri-ciri, dan Bedanya dengan Masyarkat 4.0

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Society 5.0 adalah salah satu konsep dan cara hidup masyarakat kini. Konsep ini merupakan penyempurnaan dari konsep-konsep sebelumnya, dimulai dari Society 1.0 hingga Society 4.0.
Society 5.0 merupakan konsep sosial dan ekonomi yang berasal dari Jepang. Dengan kecanggihan teknologi, society 5.0 dapat mengintegrasikan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk memahami lebih lanjut mengenai society 5.0, simak penjelasan lengkapnya di sini.
Pengertian Society 5.0
Society 5.0 adalah sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi. Dikutip dari buku Kewirausahaan di Era Ssociety 5.0 oleh Suhardi, Society 5.0 adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan era baru dalam evolusi masyarakat yang didorong oleh inovasi dan digitalisasi.
Pada era ini, masyarakat diharapkan mampu menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial dengan memanfaatkan teknologi modern seperti kecerdasan buatan, robotika, dan internet of things.
Konsep ini merupakan penyempurnaan dari konsep-konsep sebelumnya, dimulai dari Society 1.0 hingga Society 4.0, dengan fokus pada konteks manusia.
Dalam menghadapi era Society 5.0, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM dengan mengajarkan kecakapan hidup abad 21 seperti kreativitas, berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.
Baca Juga: 3 Perbedaan Revolusi Industri 1.0 dengan 4.0 di Era Globalisasi
Ciri-Ciri Society 5.0
Ciri-ciri masyarakat Society 5.0 perlu diketahui untuk memahami konsep ini dengan baik. Ciri-ciri Society 5.0 adalah sebagai berikut:
Pemanfaatan teknologi, termasuk internet of things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan robotika.
Fokus pada konteks manusia, di mana Society 5.0 lebih berorientasi pada memenuhi kebutuhan manusia daripada pengembangan teknologi itu sendiri.
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan cara menyelesaikan berbagai tantangan dan permasalahan sosial menggunakan teknologi modern.
Inklusif dan terjangkau bagi semua anggota masyarakat, tidak peduli usia, kemampuan, atau status sosio-ekonomi mereka.
Mendorong kerjasama dan co-creation antara individu, organisasi, dan pemerintah.
Bertujuan mencapai keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui penggunaan teknologi dan praktik canggih yang meminimalkan dampak negatif.
Memungkinkan manusia menggunakan ilmu pengetahuan berbasis modern untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Konsep Society 5.0 merupakan evolusi dari konsep-konsep sebelumnya, dengan fokus pada integrasi teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.
Baca Juga: Dampak dari Revolusi Industri 4.0 pada Bidang Otomotif
Perbedaan Society 5.0 dan Society 4.0
Society 5.0 dan Society 4.0 memiliki perbedaan dalam fokus, teknologi yang digunakan, dan dampak pada kehidupan manusia. 4.0 fokus pada pengembangan teknologi, sementara Society 5.0 lebih berfokus pada konteks manusia
Society 5.0 sendiri memungkinkan manusia menggunakan ilmu pengetahuan berbasis modern, seperti kecerdasan buatan, robot, dan IoT, untuk memenuhi kebutuhan manusia dan mempermudah aktivitas manusia.
Society 4.0 didukung oleh teknologi digital, sementara Society 5.0 didukung oleh teknologi yang lebih canggih, seperti kecerdasan buatan, robot, dan IoT.
Teknologi dalam Society 5.0 digunakan untuk kolaborasi manusia-mesin dan manusia-manusia, dengan menggunakan teknologi seperti virtual reality, augmented reality, dan teknologi komunikasi lainnya untuk meningkatkan interaksi antara manusia dan mesin.
Society 5.0 merupakan evolusi dari konsep-konsep sebelumnya, dengan penekanan yang lebih besar pada pemanfaatan teknologi untuk kesejahteraan manusia.
Dengan demikian, dampak positif yang diharapkan dari Society 5.0 mencakup kemajuan dan perubahan yang dibawa oleh teknologi modern, seperti meningkatkan kualitas hidup, menciptakan pekerjaan baru, dan memungkinkan lebih banyak orang mengakses kekayaan dan kemampuan yang sebelumnya.
(SAI)
