Sunnah dan Rukun Shalat Berdasarkan Ajaran Rasulullah SAW

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rasulullah SAW adalah tauladan bagi umat Muslim hingga akhir zaman. Bahkan dalam beribadah pn umat Muslim harus mengikuti apa yang telah diajarkan oleh beliau, baik rukun maupun sunnahnya terutama ketika shalat.
Dalam ilmu fiqih, rukun shalat dimaknai sebagai amalan yang wajib dilakukan saat shalat. Apabila ditinggalkan, baik secara sengaja atau tidak, shalatnya akan dianggap tidak sah atau batal.
Sementara sunnah shalat adalah gerakan atau bacaan yang sebaiknya ditunaikan ketika shalat. Namun apabila tidak dikerjakan, baik secara sengaja atau tidak, shalatnya tetap sah.
Apa saja sunnah dan rukun shalat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW? Simak uraian artikel di bawah ini untuk mengetahui jawaban lengkapnya.
Rukun Shalat
Secara keseluruhan, rukun shalat terbagi menjadi tiga kategori, yakni rukun qauli, fi’il, dan qalbi. Berikut penjelasan lebih lengkapnya seperti yang dikutip dari buku Terapi Shalat Sempurna oleh Ustaz Ahmad Baei Jaafar.
1. Rukun Qauli
Rukun qauli merupakan perkataan atau bacaan dalam shalat. Rukun qauli ini wajib dibaca hingga dapat didengar oleh telinga sendiri. Rukun ini terdiri dari:
Takbiratul ihram;
Membaca surat Al Fatihah;
Membaca tahiyat akhir;
Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam tahiyat akhir;
Salam yang pertama.
2. Rukun Fi'li
Rukun fi’il adalah perbuatan-perbuatan dalam shalat. Semua rukun dalam shalat penting dilakukan, namun bagi orang yang baru belajar shalat sebaiknya diajari cara melakukan rukun fi'li terlebih dahulu, di antaranya yaitu:
Berdiri dengan benar;
Rukuk;
l'tidal;
Sujud;
Duduk diantara dua sujud;
Duduk tahiyat akhir.
3. Rukun Qalbi
Rukun qalbi adalah aktivitas dalam shalat yang melibatkan hati. Tanpa rukun ini, shalat seseorang tidak akan dianggap sah walaupun sudah sempurna rukun qauli dan fi'li-nya. Rukun qalbi tidak banyak, yakni sebagai berikut:
Niat;
Tertib.
Baca Juga: 13 Rukun Shalat yang Wajib Diketahui Agar Pahala Sholat Diterima
Sunnah Shalat
Perlu diketahui bahwa sunnah shalat jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, tapi meninggalkannya tidak berdosa. Mengutip Buku Pintar Shalat oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, berikut sunnah shalat yang sebaiknya ditunaikan umat Muslim.
Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ihram, akan melakukan rukuk, bangkit dari rukuk (i'tidal), dan berdiri pada rakaat yang ketiga (setelah tahiyat awal).
Meletakkan telapak tangan kanan di atas pergelangan tangan kiri ketika bersedekap.
Membaca doa iftitah sesudah takbiratul ihram. Membaca ta'awudz sewaktu akan membaca surat Al Fatihah.
Membaca “aamiin” setelah membaca surat Al Fatihah.
Membaca ayat atau surat lain dalam Alquran sesudah membaca surat Al Fatihah pada rakaat pertama dan rakaat kedua.
Mengeraskan bacaan Al Fatihah dan surat lain dalam Alquran pada rakaat pertama dan kedua dalam shalat Maghrib, Isya, dan Subuh bagi imam.
Membaca takbir ketika berpindah rukun.
Meluruskan bagian belakang kepala dengan punggung ketika rukuk.
Membaca tasbih ketika rukuk dan sujud.
Membaca “Sami'allaahu liman hamidah” ketika bangkit dari rukuk disusul membaca “Rabbanaa walakal-hamdu”.
Meletakkan kedua telapak tangan di atas paha ketika duduk tasyahud. Telapak kiri dibuka (menelungkup) sedangkan telapak kanan menggenggam sambil menunjukkan jari telunjuk.
Duduk iftirasy dalam semua duduk shalat.
Duduk tawamuk (bersimpuh) pada waktu tasyahud akhir.
Membaca salam yang kedua.
Memalingkan muka ke kanan pada waktu membaca salam dan ke kiri saat salam kedua.
(NDA)
