Ngaku Suka Nonton Porno, Ganjar Pranowo: Saya Dewasa dan Sehat

Membicarakan apa saja yang sedang ramai.
Tulisan dari Berita Heboh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu membuat pengakuan yang menuai kontroversi. Pengakuan tersebut ia ungkapkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah Selasa kemarin (3/12).
Pengakuan Ganjar Pranowo itu bermula saat membicarakan gubernur Jawa Tengah itu tidak pernah memblokir akun Twitter siapa pun, kecuali akun porno. Hal tersebut lantaran, ia pernah secara tidak sengaja menekan ikon like dalam sebuah video porno di Twitter sehingga diketahui publik.
Ganjar Pranowo pun mendapat tanggapan dari warganet yang keheranan warganet mengapa orang nomor satu di Jawa Tengah itu menonton film porno. Namun, seakan tidak mau menganggap hal-hal berbau seks tabu lagi, ia pun bicara blak-blakan.
"Kalau saya nonton film porno itu salah saya dimana? Wong saya suka kok. Saya udah dewasa dan punya istri. Bener nggak?" kata Ganjar Pranowo kepada Deddy Corbuzier.
Jawabannya itu pun membuat Deddy Corbuzier tertawa terbahak-bahak. Ganjar Pranowo melanjutkan, bahwa yang seharusnya tidak boleh dilakukan adalah menyebarkan video tersebut karena tindakan tersebut bisa dikenai pasal UU ITE.
Pernyataan itu pun kembali mengundang tawa Deddy Corbuzier. Ganjar Pranowo mengaku dirinya memang terkadang tebersit ingin menonton video porno karena dewasa dan sehat.
"Kadang-kadang, sebagai orang dewasa kan perlu," lanjutnya.
Menanggapi pengakuan Ganjar Pranowo tersebut, Deddy Corbuzier pun mengingatkan bahwa kata-kata tersebut bisa mengundang komentar negatif sebagian orang.
Hal itupun diterima oleh Ganjar Pranowo. Ia mengaku menyadari sepenuhnya bahwa pernyataannya itu bisa membuatnya dicap sebagai gubernur kotor. Namun, baginya itu tidak masalah karena ia tidak menonton tiap hari dan tidak mengatakan hal-hal berbau porno.
Selain itu, Ganjar Pranowo juga mengungkapkan bahwa menonton hal-hal seperti itu merupakan urusan pribadi, bukan untuk disebarkan. Karena baginya, ada ruang-ruang privat yang harus dimengerti.
(wnd)
