17 Contoh Makanan Fungsional dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makanan fungsional dikenal sebagai salah satu jenis makanan yang memiliki fungsi dan manfaat khusus bagi tubuh manusia. Apa saja contoh makanan fungsional yang bisa dikonsumsi?
Berikut ini adalah 17 contoh makanan fungsional yang dapat Anda konsumsi beserta penjelasan singkat tentang jenis-jenis dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.
17 Contoh Makanan Fungsional dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
Bahan pangan merupakan salah satu kebutuhan primer bagi kelangsungan hidup manusia. Ada banyak jenis bahan pangan yang dapat dikonsumsi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, salah satunya makanan fungsional. Apa itu makanan fungsional?
Menurut International Food Information Council (IFIC) yang dikutip dari Gizi Kesehatan Masyarakat oleh Almira Sitasari, dkk., (2022: 204), pangan fungsional adalah makanan yang dapat memberikan manfaat kesehatan selain fungsi utama dari zat gizi makanan tersebut.
Dalam buku tersebut juga memaparkan bahwa pengertian lain dari pangan fungsional adalah produk pangan alami yang mengandung komponen bioaktif yang bermanfaat atau pangan yang diperoleh melalui perlakuan teknologi yang meningkatkan komponen bioaktif.
Selain itu, menurut Muhammad Ahkam Subroto dalam Real Food True Health (2008: 16), makanan fungsional atau disebut sebagai makanan kesehatan dapat berupa makanan segar atau makanan olahan yang dianggap memiliki sifat-sifat peningkatan kesehatan atau pencegahan penyakit di luar nutrisinya.
Ada banyak sekali ragam makanan fungsional yang dapat dikonsumsi setiap hari, mulai dari buah hingga sayuran. Berikut ini 17 contoh makanan fungsional yang dapat Anda konsumsi.
Apel
Almond
Bayam
Beri
Buncis
Jeruk
Kembang kol
Kangkung
Kacang mete
Pistachio
Pisang
Pir
Salmon
Sarden
Teri
Teh hijau
Tempe
Sederet contoh makanan fungsional di atas dapat Anda konsumsi untuk memperoleh manfaat kesehatan yang dikandungnya. Anda dapat mengonsumsi makanan fungsional ini setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh secara maksimal.
Secara umum, makanan fungsional memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi tubuh, seperti sebagai sumber nutrisi, pemberi cita rasa dan aroma, serta sebagai penyuplai senyawa aktif untuk mencegah dan mengobati penyakit.
Baca Juga: Pengertian Makanan Fungsional Beserta dengan Contohnya
Jenis Makanan Fungsional dan Contohnya
Masih dikutip dari buku yang sama, Muhammad Ahkam Subroto menyebutkan bahwa makanan fungsional dibagi menjadi dua jenis, yaitu berdasarkan sumber makanan dan cara pengolahan. Berikut jenis makanan fungsional dan contohnya yang bisa dipahami.
A. Berdasarkan Sumber Makanan
Berdasarkan sumbernya, makanan fungsional digolongkan menjadi dua macam, yaitu makanan fungsional nabati dan makanan fungsional hewani. Berikut penjelasannya:
Makanan fungsional nabati adalah makanan fungsional yang bersumber dari bahan tumbuhan. Contohnya kedelai, beras merah, tomat, bawang putih, brokoli, jeruk, anggur, dan teh.
Makanan fungsional hewani adalah makanan fungsional yang bersumber dari bahan hewan. Contohnya ikan, daging sapi, serta susu dan produk-produk olahannya.
B. Berdasarkan Cara Pengolahannya
Berdasarkan cara pengolahannya, makanan fungsional digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu makanan fungsional alami, tradisional, dan modern. Berikut penjelasannya:
Makanan fungsional alami adalah makanan fungsional yang sudah tersedia di alam tanpa perlu pengolahan sama sekali. Contohnya buah-buahan dan sayuran segar yang bisa langsung dimakan.
Makanan fungsional tradisional adalah makanan fungsional yang diolah secara tradisional mengikuti cara pengolahan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Contohnya tempe, yoghurt, beras merah, susu, dan teh.
Makanan fungsional modern adalah makanan fungsional yang dibuat khusus menggunakan resep-resep baru. Contohnya produk-produk makanan yang ditujukan khusus untuk penderita diabetes, seperti Diabetasol dan Diabetamil.
Baca Juga: Pengertian dan Contoh Makanan Fungsional Khas Daerah
Manfaat Makanan Fungsional
Seperti yang sudah dijelaskan, makanan fungsional dapat berupa makanan segar atau olahan yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Dirangkum dari Healthline, adapun beberapa manfaat makanan fungsional, yaitu:
Menyediakan sumber antioksidan yang mampu melawan kerusakan sel-sel tubuh akibat radikal bebas, seperti karotenoid, flavonoid, likopen, antosianin, dan polifenol.
Mengurangi peradangan dalam tubuh.
Membantu mencegah penyakit, seperti mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, kondisi neurologis, depresi, atau kanker.
Mendukung kesehatan sistem pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Menjaga kesehatan organ-organ tubuh yang berperan penting dalam menjalankan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Menjaga kesehatan sistem pencernaan dan menurunkan risiko beberapa jenis kanker.
Menjaga kesehatan jantung, mental, dan fungsi penglihatan.
Meningkatkan detoksifikasi senyawa-senyawa yang tidak diinginkan dan meningkatkan pertahanan antioksidan seluler.
Mengurangi bakteri patogen dan mikroba.
Meningkatkan penyerapan kalsium dan menjaga fungsi kekebalan tubuh.
(DAP & SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa jenis makanan fungsional berdasarkan penggolahannya?

Apa jenis makanan fungsional berdasarkan penggolahannya?
Berdasarkan cara pengolahannya, makanan fungsional digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu makanan fungsional alami, tradisional, dan modern.
Apa contoh makanan fungsional alami?

Apa contoh makanan fungsional alami?
Makanan fungsional alami adalah makanan fungsional yang sudah tersedia di alam tanpa perlu pengolahan sama sekali. Contohnya buah-buahan dan sayuran segar yang bisa langsung dimakan.
Apa contoh makanan fungsional nabati?

Apa contoh makanan fungsional nabati?
Makanan fungsional nabati adalah makanan fungsional yang bersumber dari bahan tumbuhan. Contohnya kedelai, beras merah, tomat, bawang putih, brokoli, jeruk, anggur, dan teh.
