Pengertian Makanan Fungsional Beserta dengan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu mendengar istilah makanan fungsional? Secara umum, makanan fungsional mempunyai tiga fungsi, yaitu sebagai sumber gizi (nutrisi), sebagai pemberi cita rasa dan aroma, dan sebagai penyuplai senyawa aktif untuk mencegah atau mengobati penyakit (misalnya antioksidan untuk meredam radikal bebas yang berlebih). Makanan fungsional harus berupa makanan konsumsi sehari-hari. Jadi, suplemen dalam bentuk tablet, kapsul, kaplet, dan bubuk tidak tergolong makanan fungsional. Jelaskan pengertian makanan fungsional!
Baca juga: 3 Contoh Makanan Fungsional Lengkap dengan Fungsinya
Apa yang Termasuk Makanan Fungsional?
Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa makanan fungsional adalah makanan kesehatan yang berupa makanan segar atau olahan. Makanan ini ditujukan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit di luar fungsi nutrisinya. Contoh sederhana dari makanan fungsional adalah buah dan sayuran tertentu (dalam bentuk segar tanpa pengolahan) serta makanan dan minuman yang telah mengalami fortifikasi (makanan dan minuman olahan).
Apa yang termasuk makanan fungsional? Dikutip dari buku Real Food, True Health yang ditulis oleh Muhammad Ahkam Subroto (2008: 17), berikut adalah dua jenis makanan fungsional berdasarkan sumbernya:
Makanan fungsional nabati adalah makanan fungsional yang bersumber dari bahan tumbuhan. Contohnya kedelai, beras merah, tomat, bawang putih, brokoli, jeruk, anggur, dan teh.
Makanan fungsional hewani adalah makanan fungsional yang bersumber dari bahan hewan. Contohnya ikan, daging, sapi, serta susu dan produk-produk olahannya.
Berdasarkan cara pengolahan, makanan fungsional digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu:
Makanan fungsional alami merupakan makanan fungsional yang sudah tersedia di alam tanpa perlu pengolahan sama sekali. Contohnya adalah buah-buahan dan sayuran segar.
Makanan fungsional tradisional merupakan makanan fungsional yang diolah secara tradisional mengikuti cara pengolahan yang diturunkan dari satu generasi ke generasi. Contohnya adalh tempe, dadih, yoghurt, beras merah, susu, dan teh.
Makanan fungsional modern, adalah makanan fungsional yang dibuat khusus menggunakan resep-resep baru, seperti diabetasol dan diabetamil.
Demikian jawaban dari pertanyaan jelaskan pengertian makanan fungsional. Semoga informasi di atas bermanfaat! (CHL)
