Konten dari Pengguna

3 Cara Praktis Menentukan Arah Kiblat Menggunakan Kompas

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kompas yang digunakan untuk menunjukan arah kiblat. Foto: dok. https://unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Kompas yang digunakan untuk menunjukan arah kiblat. Foto: dok. https://unsplash.com/

Sholat merupakan ibadah yang penting untuk dikerjakan dalam Islam. Maka dari itu, kita perlu mengetahui apa saja yang mempengaruhi keabsahan sholat yang ditunaikan, termasuk arah kiblat. Untuk menentukan arah kiblat menggunakan kompas, berikut ini adalah cara yang dapat Anda ikuti sebagai panduan.

3 Cara Praktis Menentukan Arah Menggunakan Kompas Saat Bepergian

Menentukan arah kiblat sebelum sholat merupakan hal yang penting untuk dilakukan, terlebih saat kita berada di lokasi yang tak pernah kita kunjungi. Hal ini perlu dilakukan karena sholat dengan menghadap kiblat merupakan perintah dan termasuk ke dalam syarat sah sholat.

Hal tersebut sesuai dengan yang tertuang dalam ayat Alquran berikut:

وَمِنْ حَيْثُ خَرَجْتَ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ اَلْمَسْجِدِ اَلْحَرَامِ } اَلْبَقَرَةِ

Artinya: “Di antara syarat shalat lainnya adalah menghadap kiblat. Allah Ta’ala berfirman, ‘Dan dari mana saja kamu (keluar), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram.’ (QS. Al-Baqarah: 150)”

Berdasarkan ayat tersebut, kita dapat mengetahui bahwa Masjidil Haram merupakan arah yang digunakan sebagai kiblat dalam melaksaakan sholat. Sebagaimana yang tertuang dalam buku berjudul Pengantar Ilmu Falak: Pedoman Lengkap Tentang Teori dan Praktik Hisab, Arah Kiblat, Waktu Salat, Awal Bulan Qamariah & Gerhana yang disusun oleh Muhammad Hadi Bashori, ‎Achmad Zirzis, Lc (2015:115).

Kompas yang digunakan untuk menunjukan arah kiblat. Foto: dok. https://unsplash.com/

Dalam buku tersebut tertulis bahwa kiblat adalah arah yang merujuk ke suatu tempat di mana bangunan ka'bah di Masjidil Haram, Makkah berada. Kiblat tersebut umumnya digunakan ketika umat Muslim mengerjakan sholat fardhu atau sunnah. Arah kiblat yang dituju kaum muslimin adalah Ka'bah yang terletak di tengah-tengah Masjidil Haram di Kota Makkah.

Umat Muslim dapat menggunakan berbagai cara untuk menentukan arah kiblat, salah satunya dengan menggunakan kompas.

Untuk menentukan arah kiblat menggunakan kompas, kita perlu memutar kompas hingga kompas menunjukan nilai azimuth berikut ini:

  • Utara: 0/360 derajat

  • Timur Laut: 45 derajat

  • Timur: 90 derajat

  • Tenggara: 135 derajat

  • Selatan: 180 derajat

  • Barat Daya: 225 derajat

  • Barat: 270 derajat

  • Barat Laut: 315 derajat

Baca Juga: Cara Menentukan Arah Kiblat Indonesia dengan Mudah

Mengetahui arah kiblat sebelum sholat. Foto: dok. https://unsplash.com/

Setelah mengetahui nilai azimuth yang untuk mengetahui arah kiblat, berikut ini adalah 3 cara praktis menentukan arah kiblat menggunakan kompas yang dapat Anda lakukan:

  • Putar dial derajat pada kompas sehingga menunjukkan nilai azimuth yang dimaksud

  • Putar posisi kompas sehingga azimuth magnetik searah dengan pandangan lurus. Pastikan posisi memegang kompas sudah benar.

  • Posisikan diri dengan memutar badan hingga ujung jarum kompas yang menunjukkan arah utara berimpit dengan utara skala kompas.

Penggunaan kompas manual untuk menentukan arah kiblat memang termasuk cukup sulit karena pusat magnet tidak tepat di kutub utara. Tak hanya itu, benda yang memiliki magnet juga dapat mempengaruhi kinerja kompas.

Maka dari itu, untuk mempermudah menentukan arah kiblat kita dapat menggunakan aplikasi kompas dan pencari kiblat menggunakan smartphone yang kita miliki. Kita juga dapat menentukan arah kiblat dengan melihat arah terbit matahari dan juga rasi bintang di langit.

Pemaparan singkat mengenai cara mudah menentukan arah kiblat dengan kompas dapat Anda jadikan sebagai panduan untuk mengetahui arah kiblat saat di perjalanan. (DAP)