Konten dari Pengguna

4 Fungsi Masjid Nabawi Selama Kehidupan Nabi Muhammad SAW

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bangunan Masjid Nabawi. Foto: Unsplash/Sulthan Auliya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bangunan Masjid Nabawi. Foto: Unsplash/Sulthan Auliya

Dalam agama Islam, terdapat 3 masjid yang memiliki keistimewaan. Bahkan, menunaikan ibadah di ketiga masjid tersebut memiliki keutamaan yang jauh lebih besar dibandingkan masjid-masjid lainnya. Salah satu dari ketiga masjid tersebut adalah Masjid Nabawi yang ada di Madinah. Berikut 4 fungsi Masjid Nabawi selama kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Fungsi Masjid pada Zaman Rasulullah Selain Sebagai Tempat Ibadah

4 Fungsi Masjid Nabawi Selama Kehidupan Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi fungsi Masjid Nabawi pada zaman Nabi Muhammad SAW. Foto: Unsplash/Anas Miah

Dikutip dari buku Keajaiban Masjid Nabawi oleh M. Irawan (2014: 74), Masjid Nabawi merupakan salah satu masjid terpadat yang ada di kota Madinah, Arab Saudi. Masjid tersebut adalah masjid ke-2 yang dibangun Nabi Muhammad SAW setelah Masjid Quba yang didirikan saat perjalanan hijrah dari kota Makkah ke Madinah.

Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad sejak pertama kali beliau menginjakkan kaki ke kota Madinah, yaitu di tempat unta tunggangan Nabi Muhammad SAW menghentikan perjalanannya. Sebelumnya lokasi tersebut merupakan tempat untuk penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara milik Sahl dan Suhail bin 'Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah SAW untuk dibangunkan sebuah masjid dan sebagai tempat untuk kediaman beliau.

Pada awalnya, masjid tersebut hanya berukuran sekitar 50 x 50 meter. Dengan tinggi atap sekitar 3,5 meter. Nabi Muhammad SAW membangun dengan tangannya sendiri dan dibantu oleh para sahabat dan kaum muslimin lainnya. Pada sisi tembok, ke empat sisi masjid tersebut terbuat dari batu bata dan tanah. Sedangkan atapnya terbuat dari daun kurma dan sebagian atapnya dibiarkan terbuka dengan tiang-tiang penopangnya dari batang pohon kurma.

Selain itu, di samping masjid dibangun kediaman Nabi Muhammad SAW. Kediaman beliau tidaklah besar dan tidak lebih mewah dari keadaan masjidnya, hanya saja lebih tertutup. Selain itu, ada pula bagian yang digunakan sebagai tempat para fakir miskin yang tidak mempunyai rumah.

Adapun 4 fungsi Masjid Nabawi selama kehidupan Nabi Muhammad SAW yakni:

  1. Sebagai tempat berlangsungnya ibadah umat muslim. Baik itu shalat, dzikir dan lain sebagainya.

  2. Sebagai tempat dalam menuntut ilmu baik ilmu agama maupun ilmu yang sifatnya umum. Disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengajar dalam bentuk halaqah, di mana para sahabat mengelilinginya sambil memberikan pengajaran.

  3. Sebagai tempat layanan sosial, hal ini terlihat ketika Madinah banjir dan mereka yang kehilangan tempat tinggal pun menempati wilayah masjid yang dinamakan Ashabush-Shuffah.

  4. Tempat bermusyawarah perkara kehidupan sehari-hari, mulai dari masalah jual beli, perkawinan, pembagian hak waris, dan lainnya.

Demikianlah penjelasan tentang fungsi Masjid Nabawi selama kehidupan Nabi Muhammad SAW. Jika masjid banyak digunakan dalam berbagai kegiatan, maka sudah sepatutnya masjid-masjid diramaikan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat.(MZM)