6 Ciri-Ciri Teks Inspiratif beserta Struktur dan Cara Menyusunnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Terdapat beberapa jenis teks yang dipelajari dalam Bahasa Indonesia, salah satunya teks inspiratif. Teks inspiratif sering disebut juga dengan cerita inspirasi. Ketahui 6 ciri ciri teks inspiratif yang dilengkapi dengan struktur dan cara penulisan dalam artikel berikut ini.
Pengertian teks inspiratif terdapat dalam buku Bestie Book Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII, VIII, & IX yang disusun oleh The King Eduka (2022:69). Dijelaskan dalam buku tersebut, teks inspiratif adalah bahan tertulis yang digunakan sebagai media untuk mendapatkan ide, ilham, atau gagasan yang dapat menambah semangat dalam mencapai tujuan.
Baca juga: Contoh Teks Inspiratif tentang Pendidikan yang Penuh Motivasi.
6 Ciri-Ciri Teks Inspiratif
Teks inspiratif memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan jenis teks lain. 6 Ciri-ciri teks inspiratif adalah sebagai berikut:
Umumnya Diangkat dari Kisah Nyata. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bahwa hal-hal positif yang terjadi, dapat juga dirasakan oleh pembacanya.
Memiliki Tema Tertentu. Setiap bentuk tulisan teks inspirasi dapat dikembangkan dari satu tertentu menjadi kisah inspiratif yang menarik.
Memiliki Judul yang Menarik. Setiap teks inspirasi harus memiliki judul yang memudahkan pembaca mengidentifikasi tentang gambaran isi teks.
Memiliki Alur yang Menarik. Dalam teks inspiratif terdapat penggambaran urutan waktu kejadian yang dialami tokoh dari awal hingga akhir.
Bersifat Naratif. Teks inspiratif akan menguraikan urutan kejadian suatu peristiwa.
Terdapat Tokoh yang Diceritakan. Tokoh cerita memiliki beragam kisah hidup dan latar belakang yang dijadikan sebagai sumber inspirasi.
Struktur dan Cara Menyusun Teks Inspiratif
Struktur yang dimiliki oleh teks inspiratif antara lain;
Orientasi, tahapan pengenalan tokoh dan latar belakang cerita.
Rangkaian peristiwa, adalah paragraf yang bercerita awal terjadinya peristiwa hingga puncak masalah.
Kompliksi, merupakan tahap puncak dari peristiwa sampai bagaimana menemukan solusi.
Resolusi, yaitu tahap penyelesaian masalah atau konflik.
Koda, berisi kesimpulan dan pesan moral dari kisah.
Adapun cara menyusun teks inspiratif adalah sebagai berikut;
Tentukan tema dan amanat yang ingin disampaikan.
Tetapkan sasaran pembaca.
Susun peristiwa-peristiwa utama dalam bentuk skema alur.
Bagi peristiwa menjadi bagian awal, perkembangan, dan akhir cerita.
Beri detail-detail pada peristiwa utama sebagai pendukung.
Susun tokoh, watak, latar, dan sudut pandang.
6 Ciri-ciri teks inspiratif diatas, diharapkan akan memudahkan Anda dalam membedakan teks inspirasi dengan jenis teks lain. Umumnya, tokoh dalam teks inspiratif adalah manusia dengan segudang prestasi atau yang memiliki keterbatasan.(DK)
