Konten dari Pengguna

Alasan Benua Asia dan Eropa Sebenarnya Masih Satu Daratan namun Dianggap Berbeda

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi alasan benua Asia dan Eropa sebenarnya masih satu daratan namun dianggap benua berbeda, sumber foto Christian Lue on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi alasan benua Asia dan Eropa sebenarnya masih satu daratan namun dianggap benua berbeda, sumber foto Christian Lue on Unsplash

Jika Anda melihat peta maka akan terdapat hamparan daratan yang luas dimana daratan tersebut membentuk dua benua yaitu benua Asia dan benua Eropa. Jika melihat letak geografis memang tidak ada pemisah lautan antara benua Asia dengan benua Eropa tidak seperti benua yang lainnya, misalnya benua Asia dengan benua Australia yang dipisahkan oleh dua samudra yang sangat luar. Lalu mengapa benua Asia dan Eropa sebenarnya masih satu daratan namun dianggap benua berbeda, sebab adanya perbedaan sifat sosial, karakteristik, iklim dan perekonomiannya. Pada artikel ini akan mengulas mengenai sebab tersebut, berikut adalah alasannya.

Alasan Benua Asia dan Eropa Berbeda

Ilustrasi alasan benua Asia dan Eropa sebenarnya masih satu daratan namun dianggap benua berbeda, sumber foto Kyle Glenn on Unsplash

Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Sosial 3 karya Ratna Sukmayani dkk, (2004) dijelaskan bahwa sebenarnya Asia dan Eropa merupakan satu benua yang tidak terpisahkan oleh lautan. Itu sebabnya digunakan istilah Eurasia untuk menyebut keseluruhan daratan Eropa dan Asia. Namun, sejak zaman dahulu, kehidupan dan kebudayaan penduduk Asia dan Eropa sangat berbeda. Hal tersebut menjadi alasan mengapa Eropa dan Asia dibahas sebagai dua benua yang berbeda.

Benua Asia memiliki iklim tropis dan subtropis sementara itu jika dilihat dari sektor ekonomi di benua Asia kebanyakan negaranya adalah negara yang mengandalkan sektor perikanan, perkebunan, pertanian dan lainnya sebagai sumber pendapatan negara mereka, meski saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa sektor industri juga sangat berkembang pesat di benua Asia. Sementara itu di benua Eropa sudah sejak lama mengandalkan sektor industri sebagai salah satu sektor untuk mendulang pendapatan.

Selain itu dari segi kebudayaan juga cukup mencolok perbedaan antara benua Eropa dan benua Asia. Misalnya dilihat dari seninya, benua Eropa memiliki seni yang sudah dimulai pada periode Paleolitikum dan Zaman Besi yang berbentuk lukisan goa dan batu. Seni di Eropa memiliki gaya yang berbeda seperti barok, rokoko, neoklasik, dan gotik. Sementara kebudayaan di Asia lebih beragam. Negara di Asia terbagi atas regional-regional yang tiap daerahnya memiliki kebudayaan yang berbeda. Benua Asia terkenal akan seni kaligrafi dan dan alat musik yang beragam.

Jadi alasan benua Asia dan Eropa sebenarnya masih satu daratan namun dianggap benua berbeda sebab ada perbedaan baik dari segi kebudayaan atau kebiasaan yang cukup mencolok di dua benua tersebut. (WWN)