Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasannya

Konten dari Pengguna
11 Agustus 2022 18:23
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasannya.(Foto: Connor Hall | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasannya.(Foto: Connor Hall | Unsplash.com)
ADVERTISEMENT
Zakat merupakan sebagian harta yang wajib dikeluarkan atau dibayarkan oleh setiap muslim. namun, tidak semua umat muslim wajib membayarkan zakat. Orang yang wajib membayar zakat adalah orang-orang yang mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya secara layak. Bagi umat muslim yang tidak mampu, maka zakat tidak diwajibkan. Melainkan orang tersebut wajib diberikan zakat. Terdapat beberapa orang yang ditunjuk untuk mendistribusikan zakat. Orang tersebut disebyt dengan amil zakat. Amil zakat bertugas menyalurkan zakat kepada mustahiq. Berikut penjelasannya.
ADVERTISEMENT

Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasan Lengkapnya

Ilustrasi Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasan Lengkapnya. (Foto: Jon Tyson | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Amil Zakat Bertugas Menyalurkan Zakat, Ini Penjelasan Lengkapnya. (Foto: Jon Tyson | Unsplash.com)
Zakat berasal dari kata “zaka” yang memiliki arti berkah, tumbuh, suci, baik, dan juga berkembang. Mengutip buku dengan judul Fikih Sunah, Sabiq (2008:5) meneybutkan bahwa dinamakan zakat, karena di dalamnya terkandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan. Pada zaman Rasulullah SAW, orang yang bertugas untuk mendistibusikan zakat adalag sahabat nabi yang mumpuni, dapat dipercaya, serta cakap. Setiap orang memiliki kewajiban menyalurkan zakat ke wilayah-wilayah tertentu.
Saat ini setiap orang yang ingin menjadi amil zakat harus memenuhi beberapa syarat. Syaratnya adalah memiliki agama islam, sudah akil balig, bersifat jujur, memiliki ilmu agama dalam hukum zakat, serta kuat jiwa dan raga.
ADVERTISEMENT
Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama muslim, Indonesia telah menetapkan undang-undang terkait pengelolaan zakat.undang-udang tersebut adalag UU No. 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat dan juga PP No. 14 Tahun 2014 Pasal 1 tentang Pelaksanaan UU No. 23 tahun 2011. Lalu siapa saja orang yang berhak menerima zakat? Orang yang berhak menerima zakat diantaranya adalah fakir, miskin, amil, mualaf, riqabgharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil. Berikut jenis-jenis zakat yang wjaib diketahui umat muslim.
  1. Zakat Emas, Perak, dan Logam Mulia Zakat jenis ini wajib dibayarkan saat seorang muslim memiliki ermas, perak, atau logam mulia lainnya yang telaj mencapai haul dan juga nisab.
  2. Zakat Perniagaan Zakat jenis ini dikenakan bagi setiap mislim yang memiliki usaha perniagaan yang telah mencapai nisab dan haul.
  3. Zakat Pendapatan dan Jasa Zakat jenis ini dikeluarkan dari penghasilan yang berasal dari profesi saat menerima pembayaran.
ADVERTISEMENT
Amil zakat bertugas dan berkewajiban menyalurkan zakat kepada semua orang yang berhak mendapat zakat. Ternyata terdapat beberapa jenis zakat yang wajib dibayarkan oleh umat beragama islam. semoga artikel ini menambah pengetahuan kalian mengenai zakat ya. (FAR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020