Apa Ciri-Ciri Tanaman Kekurangan Air? Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa ciri-ciri tanaman kekurangan air? Tanaman yang mengalami kekurangan air dapat terlihat dari kondisi fisiknya, seperti daun tampak layu atau mengering.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Ciri-Ciri Tanaman Kekurangan Air? Ini Penjelasannya
Orang yang gemar merawat tanaman kerap memiliki banyak pertanyaan. Contoh pertanyaan tersebut adalah apa ciri-ciri tanaman kekurangan air? Tanaman yang kekurangan air menunjukkan gejala fisik, antara lain:
Kering: Daun serta batang tanaman yang kekurangan air akan tampak kering. Beberapa jenis tanaman bahkan dapat memiliki daun yang rapuh saat disentuh, misalnya mudah menjadi serbuk, sobek, atau rontok.
Layu: Tanaman yang mengalami kekurangan air atau kekeringan akan menunjukkan tanda berupa daun menjadi layu. Ciri khas daun layu adalah tampak lemas, tidak kokoh seperti daun pada umumnya.
Kerutan: Daun juga dapat menunjukkan kerutan bila kekurangan air. Tanaman sukulen seperti kaktus yang mampu menyimpan air pun dapat mengalami kerutan. Ciri sukulen kekurangan air adalah batang yang seharusnya tegak dan segar, tampak mengerut.
Warna Pudar: Warna daun tanaman yang kekurangan air akan tampak memudar, yakni tidak sepekat warna asli atau umum. Contohnya, daun yang seharusnya memiliki warna hijau pekat menjadi warna hijau muda kekuningan atau kuning.
Dampak Jangka Panjang Kekurangan Air pada Tanaman
Air merupakan kebutuhan penting bagi tanaman. Dikutip dari buku Air Sumber Kehidupan, Nuryani (2012: 20), akar tumbuhan di dalam tanah menyerap air untuk keperluan pengolahan makanan bagi tumbuhan tersebut.
Jika terus-menerus mengalami kekurangan air atau kekeringan, tanaman dapat mengalami dampak buruk. Beberapa dampak jangka panjang kekurangan air pada tanaman, yaitu:
Pertumbuhan tanaman menjadi terhambat;
Tanaman yang seharusnya memproduksi buah menjadi tidak produktif atau hasil produksinya menurun;
Jaringan tanaman menjadi rusak seperti daun mengering atau batang rapuh; dan/atau
Kematian pada tanaman karena tidak memiliki nutrisi yang cukup serta tidak mampu melakukan fotosintesis.
Jenis Tanaman yang Rentan Mengalami Kekeringan
Tanaman yang rentan mengalami kekeringan adalah tanaman yang menghasilkan bahan pangan, termasuk jenis tanaman buah. Beberapa contoh, yaitu:
Padi karena habitat alami tanaman tersebut adalah lahan dengan air yang tergenang.
Tanaman jagung karena membutuhkan air serta nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan dan pembentukan buah.
Tanaman sayur, seperti bayam, kangkung, dan sawi.
Cara Mengatasi Kekurangan Air pada Tanaman
Cara mengatasi kekurangan air pada tanaman mencakup banyak pilihan, antara lain:
Mempelajari waktu menyiram tanaman yang baik sesuai dengan karakteristik tanaman tersebut.
Memperhatikan kondisi tanah, yakni lembap. Namun, tidak memuat genangan air atau terlampau lembap.
Menggunakan mulsa seperti serutan kayu atau daun kering untuk menjaga kelembapan tanah.
Baca juga: Penyebab Daun Tanaman Menguning dan Cara Mengatasinya
Kesimpulan
Ciri-ciri tanaman kekurangan air dapat terlihat dari kondisi fisik, seperti kering, layu, berkerut, atau warna yang memudar.
Dampak jangka panjang jika tanaman terus-menerus kekurangan air adalah pertumbuhan terhambat, penurunan produksi (terutama tanaman buah), jaringan tanaman rusak, atau kematian tanaman.
Jenis tanaman yang rentan mengalami kekeringan adalah tanaman sayur atau buah.
Cara mengatasi kekurangan air dapat mencakup upaya mempelajari waktu menyiram tanaman, memperhatikan kondisi tanah, dan/atau menggunakan mulsa. (AA)
