Bacaan dan Tata Cara Sholat Witir Beserta Doanya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salat witir adalah salah satu ibadah sunah yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. Ibadah ini sering disebut sebagai ibadah penutup bagi serangkaian ibadah lainnya di malam tersebut. Sehingga bacaan dan tata cara salat witir pun harus dilakukan sesuai dengan sunah.
Dikutip dari buku Panduan Sholat Untuk Perempuan karya Nurul Jazimah (2018: 173), sesuai dengan namanya yang berarti ganjil. Maka salat witir adalah salat yang jumlah rakaatnya ganjil. Tetapi pada umumnya dilaksanakan sebanyak 3 rakaat dan paling sedikit 1 rakaat.
Bacaan dan Tata Cara Sholat Witir
Pada bulan Ramadan, salat witir biasa dilakukan bersamaan dengan salat tarawih. Meski ada orang yang memilih melaksanakannya sendirian di rumah.
Salat witir ini merupakan penutup serangkaian ibadah yang dilakukan pada malam tersebut. Berikut adalah bacaan dan tata cara sholat witir beserta doanya sebagai panduan.
1. Membaca Niat Salat Witir 3 Rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكْعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
"Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka’atin mustaqbilal qiblati adaan lillahi ta’ala."
Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah salat witir tiga rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat
3. Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-A’laa
4. Rukuk
5. I'tidal
6. Sujud pertama
7. Duduk di antara dua sujud
8. Sujud kedua
9. Berdiri dan masuk rakaat kedua
10. Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-Kafirun
11. Rukuk
12. Iktidal Sujud pertama
13. Duduk di antara dua sujud
14. Sujud kedua
15. Berdiri dan masuk rakaat ketiga
16. Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjut surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas
17. Rukuk
18. I'tidal
19. Sujud pertama
20. Duduk di antara dua sujud
21. Sujud kedua
22. Duduk tasyahud akhir
23. Salam.
Doa Setelah Salat Witir
Setelah salam, maka dianjurkan untuk membaca doa, yaitu sebagai berikut:
(3x) سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوسِ
“Subhanal Malikil Quddus.” 3x
Artinya, “Mahasuci Allah Dzat Yang Maha Merajai dan Yang Maha Esa.”
سُبْحَانَ المَلِكِ القُدُّوْسِ رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ، جَلَّلْتَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضِ بِالعَظَمَةِ وَالْجَبَرُوْتِ، وَتَعَزَّزْتَ بِالْقُدْرَةِ، وَقَهَّرْتَ الْعِبَادَ بِالْمَوْتِ. اَللّٰهُمَّ إنِّيْ أَعُوذُ بِرِضَـاكَ مِنْ سُخْطِكَ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم (وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ)
Artinya, “Mahasuci Allah Penguasa Yang Kudus, Tuhan para malaikat dan Jibril. Engkau penuhi langit dan bumi dengan kemuliaan dan keperkasaan-Mu. Engkau memiliki keperkasaan dengan kekuasaan-Mu, dan Engkau tundukkan hamba-Mu dengan kematian. “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksaan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari-Mu, aku tidak bisa menyebut semua pujian untuk-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri. Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan terkutuk dari tiupan dan bisikannya, dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, ‘Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim.”
Baca Juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan
Demikian pembahasan mengenai bacaan dan tata cara salat witir beserta doanya. Salat witir bisa dilaksanakan dengan jumlah ganjil dan paling sedikit 1 rakaat. (Umi)
