Konten dari Pengguna

Cara Bayar Fidyah Puasa dengan Beras dalam Ajaran Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Bayar Fidyah Puasa dengan Beras Sendiri, Sumber Unsplash Matt L
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Bayar Fidyah Puasa dengan Beras Sendiri, Sumber Unsplash Matt L

Puasa Ramadan wajib dilakukan oleh semua umat muslim. Namun bila tak bisa melaksanakannya dan kesulitan untuk mengganti di lain hari, maka cara bayar fidyah puasa dengan beras perlu diperhatikan.

Cara ini dapat dilakukan oleh umat muslim dengan kondisi tertentu. Misalnya adalah sakit parah.

Cara Bayar Fidyah Puasa dengan Beras untuk Diperhatikan

Ilustrasi Cara Bayar Fidyah Puasa dengan Beras, Sumber Unsplash Wolfgang Hasselmann

Fidyah merupakan denda yang diibayarkan umat muslim sebagai pengganti puasa karena alasan tertentu. Menurut baznas.go.id, orang yang bisa mengganti puasa dengan fidyah adalah sebagai berikut:

  • Orang tua renta yang tak lagi bisa berpuasa

  • Orang sakit parah yang kemungkiinan sembuhnya kecil

  • Ibu hamil atau menyusui yang khawatir dengan kondisi diri atau bayinya atas rekomendasi dokter

Di Indonesia, fidyah bisa dibayar dengan beras. Lantas, bagaimana cara bayar fidyah puasa dengan beras? Berikut langkah-langkahnya.

1. Menghitung Jumlah Puasa yang Ditinggalkan

Fidyah wajib dibayar sesuai dengan jumlah hari puasa yang diitinggalkan untuk satu orang saja. Jadi, umat muslim harus membayar hari puasa yang ditinggalkan tersebut dengan pasti.

2. Mengukur Ukuran Beras

Setelah menghitung jumlah puasa yang ditinggalkan, umat muslim bisa mengukur ukuran beras untuk dibayarkan. Menurut baznas.go.id, biasanya beras yang dikeluarkan adalah sekiitar 1,5 kilogram. Hal ini menurut pendapat ulama Hanafiyah.

Di sisi lain, ulama lain bisa mempunyai pendapat berbeda. Imam Malik dan Imam As-Syafi’i mengatakan bahwa fidyah yang harus dibayarkan adalah sebesar 1 mud atau sekitar 0,75 kg. Namun, hal ini berlaku untuk gandum.

Bila masih ragu, umat muslim bisa mengecek ketentuan ukuran ini ke ulama setempat. Jadi, umat muslim bisa membayar fidyah dengan semakin yakiin.

3. Mencari Orang untuk Diberi Fidyah

Fidyah tak bisa diberikan ke sembarang orang. Jadi, umat muslim perlu mencari fakir miskin sebagai penerima fidyah ini. Umat muslim bisa memilih untuk membayar fidyah satu takaran ke satu orang atau menggabung takaran untuk beberapa orang saja.

Baca juga: Doa Niat Membayar Fidyah Ibu Hamil dan Menyusui yang Tidak Puasa Ramadhan

Cara bayar fidyah puasa dengan beras ini bisa membantu umat muslim untuk menegakkan ajaran agama. Dengan demikian, umat muslim terhindar dari dosa meskipun tak bisa berpuasa. (LOV)