Cara Membuat Pot Ecobrick, Kelola Sampah Jadi Wadah Bermanfaat

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat pot ecobrick meliputi enam langkah, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga dekorasi. Setiap orang dapat melakukan langkah tersebut secara lebih mudah jika mempunyai komitmen dan ketelatenan dalam mengelola sampah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Membuat Pot Ecobrick untuk Mengelola Sampah Plastik
Dikutip dari buku Gerakan Pelestarian Lingkungan Berbasis 3R (Reuse, Reduce, Recycle), Yasir (2023: 71), ecobrick adalah konsep cara pengelolaan sampah plastik yang melibatkan penggunaan botol plastik bekas yang diisi dengan berbagai jenis sampah plastik yang telah dibersihkan dan dikeringkan.
Ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai pot tanaman. Berikut ini adalah urutan cara membuat pot ecobrick untuk mengelola sampah plastik menjadi wadah khusus tanaman.
Pengumpulan: Tahap ini meliputi pengumpulan sampah botol plastik dengan ukuran sama (330 ml atau 600 ml) dan sampah kemasan berbahan plastik.
Pencucian: Pencucian sampah botol dan kemasan berbahan plastik bertujuan untuk menghilangkan debu, kotoran, serta aroma tidak sedap. Tahap ini perlu menggunakan air bersih serta sabun.
Pengguntingan: Sampah yang perlu digunting adalah sampah kemasan berbahan plastik. Sampah tersebut perlu digunting agar ukurannya lebih kecil sehingga dapat memenuhi botol secara optimal (padat, tanpa rongga).
Pembuatan: Proses pembuatan meliputi upaya memasukkan sampah kemasan berbahan plastik ke dalam botol plastik hingga penuh dan padat.
Penggabungan: Botol-botol yang telah terisi penuh perlu digabungkan agar menjadi wadah yang utuh, baik berbentuk persegi, lingkaran, maupun bentuk lain sesuai keinginan pembuatnya.
Dekorasi: Tahap ini merupakan momen bagi pembuat untuk menghias pot ecobrick. Proses menghias dapat menggunakan cat, pita, atau benda dekorasi lainnya.
Jenis Sampah Plastik yang Cocok untuk Pot Ecobrick
Bahaya sampah plastik terhadap lingkungan sangat jelas, seperti menghambat aliran air, menimbulkan zat beracun seperti dioksin, serta merusak habitat akuatik. Bahaya tersebut membuat pengelolaan sampah menjadi penting, termasuk pembuatan ecobrick.
Sampah plastik yang cocok untuk membuat pot ecobrick, antara lain:
Botol plastik bekas minuman kemasan;
Plastik bekas kemasan makanan, minuman, atau deterjen; serta
Kantong plastik.
Berat Ideal Ecobrick untuk Menjadi Pot Tanaman
Berat ideal ecobrick untuk menjadi pot tanaman berkisar antara 200 – 250 gram untuk setiap pot. Berat tersebut termasuk ideal karena cukup untuk menampung tanaman hias serta memudahkan pemakai untuk memindahkan pot.
Baca juga: 3 Cara Membuat Kerajinan dari Sampah Plastik
Kesimpulan
Cara membuat pot ecobrick meliputi pengumpulan sampah plastik, pencucian, pengguntingan, pembuatan, penggabungan, serta dekorasi.
Sampah yang dapat menjadi bahan baku pot ecobrick meliputi botol plastik bekas, bekas kemasan (makanan/minuman/deterjen), dan kantong plastik.
Berat ideal pot tanaman dari ecobrick berkisar antara 200 – 250 gram. (AA)
