Cara Menanam Singkong yang Benar untuk Hasil Panen Maksimal

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menanam singkong merupakan hal yang tidak sulit. Namun cara menanam singkong yang benar memerlukan usaha lebih. Dengan begitu singkong dapat menghasilkan umbi lebih banyak dan berkualitas.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Menanam Singkong yang Benar untuk Dipelajari
Untuk hasil panen yang maksimal, cara menanam singkong yang perlu diperhatikan adalah
Pemilihan lokasi dan lahan yang cocok: Lokasi yang cocok adalah tanah gembur, subur, berdrainase baik, dan memiliki pH tanah 5,5–6,5
Bersihkan lahan: Lahan perlu dibersihkan dari gulma dan semak
Pemilihan bibit: Pilih bibit dengan batang singkong berumur 8-12 bulan;
Potong batang: Batang perlu dipotong dengan panjang 20–25 cm untuk menghasilkan 5–7 ruas
Jemur batang: Batang yang telah dipotong dijemur selama 1–2 hari untuk mengurangi kadar air dan mencegah busuk
Beri air: Tanah untuk menanam perlu diberi air yang cukup
Tanam batang: Pohon singkong perlu ditanam dengan jarak 100 cm x 80 cm dan sedikit miring kurang lebih 45° atau tegak lurus;
Beri pupuk: Rawat dengan memberikan pupuk berkala.
Cara Memberikan Pupuk dalam Menanam Singkong
Dikutip dari buku Singkong: Budaya, Manfaat, dan Inovasi oleh Tresno Saras (2023) singkong adalah tanaman umbi-umbian yang cukup mudah untuk ditanam, terutama di daerah tropis seperti di Indonesia.
Namun, dengan memberikan pupuk yang benar membuat hasil panen semakin maksimal, yakni:
Beri pupuk kandang: Pupuk kandang/kompos perlu diberi sebesar 10 ton/hektare
Pupuk NPK rendah fosfor: Pupuk NPK yang rendah fosfor pada awal penanaman perlu diberi, seperti 13-2-13, 17-5-17, 18-3-18, 20-3-19
Pupuk dengan nitrogen lebih tinggi: Setelah singkong berumur 2-3 bulan, berikan pupuk dengan kandungan nitrogen lebih tinggi seperti 15-15-15 atau 16-16-16;
Kesalahan dalam Menanam Singkong
Beberapa orang lupa atau tidak mencabut gulma, semak secara rutin, dan menghilangkan hama. Dampaknya singkong tidak dapat tumbuh dengan maksimal.
Pada awal-awal penanaman, bibit singkong yang rusak atau tumbuh abnormal tidak dicabut. Padahal penyakit tersebut bisa menyebar ke pohon singkong lainnya.
Tidak melakukan pemangkasan, terutama tumbuhan singkong yang memiliki lebih dari 2-3 cabang.
Tidak melakukan pemberian atau terlalu banyak air sebelum menanam singkong.
Baca Juga: Cara Menanam Singkong agar Berbuah Banyak dan Besar untuk Pemula
Kesimpulan
Cara menanam singkong yang benar memuat berbagai langkah, mulai dari menentukan lokasi hingga perawatan
Berikan pupuk secara tepat dengan tepat agar tumbuh dengan maksimal
Hindari berbagai kesalahan agar singkong bisa tumbuh subur
(MZM)
